Jual Rumah Bonus Isteri: 3 Persamaan Indira dan Wina Lia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiri: Wina Lia, penjual rumah bonus istri di Sleman, Yogyakarta. TEMPO/Muh. Syaifullah Kanan: Indira Astarisa, mantan model yang menjual rumah sekaligus mencari pasangan hidup. TEMPO/Eko Widianto

    Kiri: Wina Lia, penjual rumah bonus istri di Sleman, Yogyakarta. TEMPO/Muh. Syaifullah Kanan: Indira Astarisa, mantan model yang menjual rumah sekaligus mencari pasangan hidup. TEMPO/Eko Widianto

    TEMPO.CO, Malang –Janda penjual rumah bonus istri, Indira Astarisa, 40 tahun, yang tinggal di Malang Jawa Timur rupanya amat serius menjual rumah sekaligus mau  diperisteri oleh pembelinya.  Mantan model ini telah menunjuk advokat Rully Sugiono sebagai kuasa jual.

     "Saya mewakili pemilik rumah dalam negosiasi. Pembeli yang serius bertemu saya," kata Rully, Sabtu 30 Mei 2015. Jika pembeli serius, katanya, akan diajak melihat rumah di Perumahan Permata Jingga, Blok Pinus nomor 30. Jika cocok dan sepakat dengan harga akan diikat dalam akta jual beli. "Tak hanya telepon, pembeli yang serius bakal ke Malang," katanya.

    Sebelumnya, Wina Lia dari Yogyakarta juga menggunakan modus yang sama.  Berikut persamaan keduanya:

    1. Menggunakan Iklan.

    Seorang sahabat Indira  memasang iklan baris di Harian Surya 28 Mei 2015 mencantumkan nomor teleponnya. Intinya rumah milik Indira dijual Rp 1,7 miliar dan ia mau diperisteri.  Dua bulan lalu, Wina Lia, juga beriklan serupa. Bedanya janda yang tinggal di Yogyakarta ini beriklan lewat media sosial.

    2. Janda Cantik

    Baik Indira  maupun Wina Lia merupakan janda muda yang cukup cantik. Usianya sama-sama 40 tahun. Indira  tinggal berdua bersama anak tunggalnya, Arya Tereoga Gimbaralam, sejak berpisah dengan suaminya, 15 tahun lalu. Ia membesarkan seorang diri sejak Reo berusia empat tahun. Indira rela berjualan tas, baju dan kosmetik.

    Adapun Wina Lina mempunyai 2 anak, tapi sudah dewasa dan tidak tinggal serumah.  Wina bekerja di salon kecantikan.

    3. Kesulitan ekonomi

    Indira ingin menjual rumah untuk membiayai kuliah anaknya  sekaligus modal usaha butik yang dirintis. Alasan Wina Lia pun mirip. Intinya, "Butuh dana. Detilnya saya tak bisa katakan," kata Wina saat itu. . Ia menjual rumahnya dengan harga sekitar Rp 1 miliar

    Kendati modus dua janda itu mirip,  Indira mengaku tak meniru cara Wina Lia, "Tak ada niat meniru," katanya. Menurut kuasa jualnya, Rully, hingga kini  200 orang yang menghubungi  Indira.

    EKO WIDIANTO I M. SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.