Pendaftaran SBMPTN Ditutup, 41.887 Peserta di Bandung Siap Bertarung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan Ribu Peserta Ikuti SBMPTN

    Puluhan Ribu Peserta Ikuti SBMPTN

    TEMPO.CO, Bandung - Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Bandung menutup pendaftaran online peserta, Sabtu, 30 Mei 2015, pukul 16.00 WIB. Jumlah pendaftar sebanyak 41.887 orang. Peserta tes terbanyak dari kelompok sosial dan humaniora.

    Sekretaris Panitia Lokal SBMPTN Bandung Asep Gana Suganda mengatakan, peserta tes kelompok sains dan teknologi berjumlah sekitar 16 ribu pendaftar, kelompok sosial dan humaniora 19 ribu orang, serta kelompok campuran sekitar 6 ribu pendaftar. "Ditambah 2.000 pendaftar tes di subpanitia lokal Tasikmalaya," katanya kepada Tempo, Sabtu, 30 Mei 2015.

    Data tersebut dihimpun hingga batas akhir pendaftaran. Sesuai jadwal, waktu penutupan pendaftaran yaitu Jumat, 29 Mei 2015, pukul 22.00 WIB. Namun panitia memperpanjang batas penutupan pendaftaran hingga Sabtu, 30 Mei, pukul 16.00 WIB.

    Perpanjangan tersebut, kata Asep, agar calon peserta yang belum menyelesaikan pendaftarannya bisa segera menuntaskan hingga mencetak kartu tanda peserta.

    Tahun ini, panitia juga menerima pendaftar tes tertulis SBMPTN di Bandung dari kalangan berkebutuhan khusus. Dari 25 orang pendaftar, baru 12 orang yang datang melapor ke sekretariat panitia di kampus ITB. Calon peserta tunawicara dan tunadaksa masing-masing 1 orang, tunanetra 7 orang, dan 3 orang tunarungu. Panitia masih menunggu 13 pendaftar lainnya untuk mengisi surat pernyataan bersama pendamping hingga 4 Juni 2015.

    Ujian tulis SBMPTN akan digelar sehari pada Selasa, 9 Juni 2015. Selanjutnya peserta ujian keterampilan SBMPTN menjalani tes pada Rabu hingga Kamis, 10-11 Juni. Pengumuman SBMPTN dijadwalkan pada 9 Juli mendatang.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.