Guru Cantik Bergaji Seharga 5 Gorengan Juga Jago Merias  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswi Mts Syuhada terlihat cantik dengan polesan make up dan kreasi jilbab karya Susita. Phesi Ester Julikawati

    Siswi Mts Syuhada terlihat cantik dengan polesan make up dan kreasi jilbab karya Susita. Phesi Ester Julikawati

    TEMPO.CO, Begkulu - Susita, guru cantik yang mengajar di sekolah gratis di Madrasah Tsanawiyah Syuhada di Mukomuko, Bengkulu, ternyata tidak hanya piawai mendidik siswa. Perempuan 23 tahun itu juga memiliki bakat di bidang tata rias dan kecantikan. (Baca: Kenalkan Susita, Guru Cantik yang Digaji Seharga 5 Gorengan)

    Sedikitnya tujuh murid MTS Syuhada tampil berbeda saat menghadiri wisuda dan perpisahaan perdana sekolah di Desa Aurcina, Kecamatan Selagan Raya, Kamis, 21 Mei 2015, tersebut. Mereka tampak cantik dengan polesan makeup dan kreasi jilbab karya Susita.

    Susita (23), saat mengajar di kelas, di sekolah Mts Syuhada sekolah gratis di pinggir hutan Bengkulu. TEMPO/Phesi Ester Julikawati

    Menurut Susita, sejak Kamis dinihari tadi, para siswi mengantre di kediamannya untuk didandani. "Mereka yang minta dirias karena ingin tampil spesial dan berkesan di hari perpisahannya," ucap Susita kepada Tempo, Kamis, 21 Mei 2015. (Baca: Cara Guru yang Digaji Seharga 5 Gorengan Gapai Asa)

    Susita mengaku tak pernah belajar tata rias. Semua dia ketahui secara otodidak, termasuk mengkreasikan jilbab. Susita tidak memungut bayaran untuk merias para siswi. Namun mereka sepakat memberi Rp 15 ribu per orang sebagai pengganti beli makeup.

    Dia menuturkan di desanya tidak ada salon kecantikan yang memberikan jasa tata rias, sehingga yang Susi lakukan hari ini sangat berarti untuk para siswi. "Ada sih rencana buat salon, tapi nantilah kalau sudah ada biaya," ujarnya. (Baca: Kisah Guru Lulusan Sarjana yang Digaji Seharga 5 Gorengan)

     Susita sedang mengajar siswa-siswanya di Mts Syuhada, Bengkulu. TEMPO/Phesi Ester Julikawati --

    Salah seorang siswi, Waskita Putri Perdana Melani, mengaku sangat puas dengan hasil tata rias Susita. "Hasilnya bagus. Saya suka. Utung ada Ibu Susi, jadi kami bisa jadi cantik-cantik hari ini," kata siswi MTS Syuhada tersebut.

    Susita adalah guru di sekolah gratis MTS Syuhada di Desa Aurcina, Kecamatan Air Selagan, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Meski lulusan sarjana, Susita mengaku rela dibayar Rp 5.000 per jam atau seharga lima gorengan.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.