Video: Selamat, Yuni Sedih Lihat Ibu & Adiknya Terkubur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nurhayati, bocah yang kehilangan anggota keluarganya, saat longsor melanda Pengalengan, Bandung. TEMPO/Dicky Zulfikar Nawazaki

    Nurhayati, bocah yang kehilangan anggota keluarganya, saat longsor melanda Pengalengan, Bandung. TEMPO/Dicky Zulfikar Nawazaki

    TEMPO.CO, Bandung – Nurul, 8 tahun, dan Dedeh, 35 tahun, adalah dua nama yang disebut oleh Akib, kerabat Nurhayati, di video ini. Akib menceritakan bahwa rumah Nurhayati rata dengan tanah. Nurul dan Dedeh ada di rumah itu. Selasa kemarin, 12 Mei, Nurul dan Dedeh, dua nama di antara tujuh korban meninggal yang bisa ditemukan.

    Yang lebih mengharukan di video ini adalah kisah Nurhayati biasa dipanggil Yuni. Bocah kelas 5 sekolah dasar itu, setelah bencana tanah longsor menimbun kampungnya, Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa, 5 Mei 2015, ia berkumpul bersama saudaranya. Menatap sedih rumahnya yang rata dengan tanah, ia menceritakan bagaimana saat gemuruh longsor terdengar. "Saya lari... Tapi ibu kembali ke rumah mengambil adik yang lagi sakit."

    Ia berharap ada mereka ditemukan.

    DICKY ZULFIKAR NAWAZAKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.