Ini Kinerja Menteri-menteri yang Dinilai Positif Media  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Sudirman Saad (kanan), memperlihatkan ikan hasil tangkapan pada Tradisi Mane'e di pulau Intata,  kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, 7 Mei 2015. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Sudirman Saad (kanan), memperlihatkan ikan hasil tangkapan pada Tradisi Mane'e di pulau Intata, kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, 7 Mei 2015. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar

    TEMPO.CO, Jakarta - Political Communication Institute membuat riset tentang komunikasi kinerja menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam riset itu mereka menyatakan media massa sering menuliskan kinerja positif dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    “Media massa membingkai kerja paling positif kepada Menteri Susi sebanyak 10,9 persen,” kata Direktur Political Communication Institute Heri Budianto di Jakarta, Senin, 11 Mei 2015.

    Menteri Susi dinilai positif karena dianggap sosok yang jujur dan tegas. “Kerja Menteri Susi yang paling dianggap berhasil adalah soal sanksi pencuri ikan dan penenggelaman kapal asing,” kata Heri.

    Posisi kedua dari versi media yang dinilai memberikan kinerja positif adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Menteri Anies mendapat persentase pemberitaan positif media sebanyak 5,3 persen. “Keputusannya soal penundaan Kurikulum 2013 dan penghapusan ujian nasional sebagai satu-satunya standar kelulusan dinilai positif oleh media,” katanya.

    Pada posisi ketiga, ada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Hanif ditulis baik oleh media sebanyak 4,7 persen. Salah satu tindakan Menteri Hanif yang dinilai baik adalah dalam hal keberpihakannya pada tenaga kerja Indonesia dan sanksi keras pada Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia nakal dan sertifikasi profesi.

    Selanjutnya, ada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang diberitakan secara positif sebanyak 3,1 persen. Jonan dianggap mumpuni dalam mengatur penerbangan dan menata bandara. Disusul Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Marwan Jafar yang dinilai sebanyak 2,1 persen. Media menilai Marwan positif karena fokus memperjuangkan dana desa dan pembangunan daerah tertinggal dan daerah perbatasan Indonesia.

    Poling dilakukan Political Communication Institute disarikan dari 15 media massa nasional cetak, online, maupun televisi. Ada 32.047 berita antara Oktober 2014-April 2015 dengan periode riset antara 1-7 Mei 2015.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.