Senin, 25 Juni 2018

KAA 2015, Indonesia Inisiasi Kerja Sama Maritim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (tengah) melihat pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) sebagai bagian dari rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 19 April 2015. Tempo/Aditia Noviansyah

    Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (tengah) melihat pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) sebagai bagian dari rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 19 April 2015. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Indonesia mendorong negara-negara Asia dan Afrika untuk bekerja sama pada bidang maritim. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan salah satu hasil Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika adalah kemitraan strategis baru Asia-Afrika (New Asia-Africa Strategic Partnership), yang akan terealisasi melalui kerja sama maritim yang diinisiasi Indonesia.

    "Indonesia akan memicu terjadinya kerja sama di bidang maritim untuk memperkecil jarak yang masih terjadi di antara negara-negara Asia-Afrika," kata Retno saat memberikan pidato pembukaan dalam Pertemuan Pejabat Senior Konferensi Asia-Afrika di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin, 20 April 2015.

    New Asia-Africa Strategic Partnership (NAASP) merupakan satu dari tiga hal yang dihasilkan selama KAA. Dua hasil lain adalah Pesan Bandung (Bandung Message) dan deklarasi dukungan atas kemerdekaan Palestina. 

    Retno mengatakan pembahasan dalam KAA kali ini akan memperbarui kerja sama nyata NAASP. "Dokumen yang dulu telah disepakati memuat kerja sama prioritas," ujarnya. Kali ini, menurut dia, negara-negara Asia-Afrika harus menembus batas tersebut dan menyertakan juga mekanisme operasional, "Untuk memastikan implementasi di lapangan."

    Dokumen NAASP yang baru, kata Retno, akan membuat negara-negara Asia-Afrika mampu terlibat nyata dalam kerja sama yang lebih intensif, terstruktur, dan sistematis. "Ini akan membuka jendela baru di antara negara-negara Asia dan Afrika," katanya. 

    Pembahasan rinci mengenai kerja sama apa saja yang akan direncanakan dalam NAASP akan dibahas dalam sesi tertutup di antara para menteri luar negeri yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga malam nanti.

    Hari ini, agenda KAA adalah lanjutan pertemuan pejabat senior. Para menteri luar negeri akan bertemu untuk membahas lebih lanjut tiga rancangan hasil KAA itu.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.