Anies Bentuk Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memberikan sambutan saat meresmikan Gedung  SMA  Sekolah  Indonesia di Kota Kinabalu,  Sabah,  Malaysia, 20 Desember 2014. Foto: Sekretariat Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memberikan sambutan saat meresmikan Gedung SMA Sekolah Indonesia di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 20 Desember 2014. Foto: Sekretariat Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu

    TEMPO.CO , Padang:Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah sedang merestrukturisasi kelembagaannya di antaranya dengan membentuk Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

    Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Bawesdan mengatakan kementerian sudah mengusulkan restrukturisasi ke Presiden Joko Widodo. Restrukturisasai di antaranya mengembangkan pengelolaan guru melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (baca:Anies: Mau Kurikulum Apa pun Bisa, Asalkan...)

    "Kita sedang menunggu peraturan presiden menyangkut struktur baru itu," ujar Anies   di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu 24 Januari 2015. (Baca:Menteri Anies: Mendidik Beda dengan Kekerasan )

    Menurut Anies, pengelolaan birokrasi pendidikan harus berubah. Ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dengan melakukan revolusi mental. "Kemendikbud masih sama persis sebelum otonomi daerah. Itu yang ingin kita ubah secara serius," ujarnya.

    Anies juga  ingin konsentrasi pada regional agar segala urusan lebih mudah. "Perubahan cara pandang. Kita ingin mengubah dari melaporkan apa yang sudah dikerjakan menjadi apa yang sudah diraih. Capaian lebih penting," ujarnya. (Baca:Tiga Perubahan Ujian Nasional Ala Menteri Anies )

    Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengatakan salah satu bentuk impelentasi revolusi mental adalah memprioritaskan pembangunan pendidikan. Ia mendukung pembentukan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pengajar. "Agar urusan guru lebih baik. Semoga komitmen itu terwujud," ujarnya saat Konferensi Kerja Nasional II PGRI 2015 di Kota Padang.

    ANDRI EL FARUQI

    Baca juga:
    Jokowi, Kalah Tegas dari Ketua RT dan Lupa Janji

    Gamba Osaka Gilas Persija Jakarta 4-0

    Lawan Middlesbrough, Man City Andalkan Aguero

    Deputi KPK: Lembaga KPK Terancam Dihancurkan


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.