Anggota TNI Foto Narsis di Puing Air Asia Dikecam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota TNI berpose di depan ekor pesawat AirAsia QZ8501 di atas kapal Crest Onyx yang sedang menuju Pelabuhan Utar Kumai, Pangkalan Bun, 10 Januari 2015. AFP/Getty Images

    Seorang anggota TNI berpose di depan ekor pesawat AirAsia QZ8501 di atas kapal Crest Onyx yang sedang menuju Pelabuhan Utar Kumai, Pangkalan Bun, 10 Januari 2015. AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Foto seorang petugas berseragam TNI Angkatan Laut yang berada di depan puing ekor pesawat Air Asia QZ8501 menuai kritik media asing. Foto pria yang sedang tersenyum lebar itu dinilai tak etis.

    Seperti dikutip dari laman media Inggris, Mirror.co.uk, pria dalam foto itu tak menunjukkan kesedihan. Ia justru tersenyum lebar hingga tampak deretan giginya. Dalam beritanya, Mirror menyatakan petugas ini memiliki selera rendahan. "Is this the most tasteless photo opportunity ever?" (Baca: Ekor Air Asia Sudah Diangkat, Black Box Belum Jelas)

    Kritik juga diungkapkan oleh media lain asal Inggris, Dailymail.co.uk. Dalam foto yang sama dijelaskan bahwa seorang pria terlihat tersenyum ke arah rekannya yang memegang telepon pintar, yang bersiap untuk mengabadikan momen itu. (Baca: Puing Pertama Air Asia Sudah Diangkat)

    Dailymail berkomentar lebih sopan. Media ini mengatakan pria itu sedang berdiri di depan ekor yang telah diangkat dari dasar laut dua pekan setelah pesawat Air Asia QZ8501 hilang. Laman ini juga menekankan bahwa pria itu berseragam.

    Berita dari media Inggris itu menuai beragam reaksi. Pemilik akun rs4b5-520bhp mengatakan wajar saja bila pria berseragam itu berfoto di depan puing pesawat Air Asia. "Apakah kalian mengharapkan dia menangis? Dia membantu pencarian salah satu potongan besar pesawat. Pasti akan terasa senang ketika tahu bahwa mereka dapat menyediakan jawaban untuk keluarga yang ditinggalkan."

    Adapun pemilik akun Dave Murray pesimistis pemerintah Indonesia dapat melakukan investigasi sendiri tanpa bantuan Amerika Serikat dan Inggris.

    DINI PRAMITA | DAILY MAIL | MIRROR

    Berita Terpopuler:
    Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa yang Bodoh'
    Black Box Air Asia Ternyata Kejepit Bodi Pesawat
    Ahok Robohkan Ruko, Veronica: Kamu Tega!
    Kartun Muhammad Dicetak Ulang, Surat Kabar Diteror
    Unggah Foto Ikan di Twitter, Menteri Susi Didukung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.