Air Asia Hilang, Warga dan Pemda Luwu Gelar Doa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Heli MI-17 milik Penerbangan TNI AD, mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang Bangka Belitung, 29 Desember 2014. Heli ini dikerahkan dalam pencarian pesawat  AirAsia QZ8501 yang hilang kontak saat penerbangan dari Surabaya- Singapura pada 28 Desember 2014. ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    Heli MI-17 milik Penerbangan TNI AD, mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang Bangka Belitung, 29 Desember 2014. Heli ini dikerahkan dalam pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak saat penerbangan dari Surabaya- Singapura pada 28 Desember 2014. ANTARA FOTO/Eric Ireng.

    TEMPO.CO, Belopa - Bupati Kabupaten Luwu Andi Mudzakkar mendoakan proses pencarian pesawat Air Asia QZ8501 berjalan lancar dan segera ditemukan sehingga para penumpangnya bisa selamat.

    Hal itu disampaikan Andi Mudzakkar saat membawakan sambutan dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Luwu tahun 2015, di ruang Paripurna DPRD Luwu, Selasa, 30 Desember 2014. (Baca: Serpihan Dudaga Air Asia Berwarna Merah dan Putih )

    "Segenap masyarakat dan pemerintah Kabupaten Luwu ikut prihatin dan mendoakan, agar proses pencarian pesawat Air Asia oleh tim gabungan berjalan lancar dan bisa segera ditemukan," kata Andi Mudzakkar.

    Selain Bupati Luwu, doa teriring dari masyarakat dan pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara. Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara Indah Putri Indriani berbelasungkawa atas musibah yang menimpa Air Asia beserta kru dan penumpangnya. (Baca:Nelayan Ini Temukan Serpihan Diduga Air Asia)

    "Ini adalah musibah yang tidak kita inginkan, semoga keluarga para penumpang bisa bersabar dan memberikan kesempatan pada pemerintah yang terus berupaya melakukan pencarian," kata Indah Putri Indriani.

    Hal ini pun dilakukan Wali Kota Palopo Judas Amir dan Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma yang turut mendoakan dan meminta seluruh masyatakat, baik yang beragama muslim maupun nonmuslim, menggelar doa bersama di tempat ibadah masing-masing, sebagai wujud keprihatinan atas musibah yang menimpah maskapai Air Asia. (Baca:Basarnas Perluas Area Pencarian Air Asia)

    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palopo Syarifuddin Daud meminta masyarakat Kota Palopo ikut mendoakan. Kalaupun seluruh penumpang Air Asia meninggal, itu adalah musibah yang tidak bisa dihindari.

    "Kita hanya bisa mendoakan dan semoga bisa segera ditemukan. Musibah itu datangnya dari Allah SWT yang tidak mungkin bisa kita hindari, harapan kami, agar keluarga para penumpang, bisa mengikhlaskan," kata Syarifuddin Daud.

    HASWADI

    Baca juga:
    Serpihan Diduga Air Asia Berwarna Merah dan Putih
    Pilkada Serentak di Jateng Akhir 2015
    Cari Puing Diduga Air Asia, Nelayan Diajak Terbang
    Jika di Bangka, Air Asia Mungkin Ikuti ATC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.