Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Santri Dihukum Cambuk, Ustad: Itu Kasih Sayang

image-gnews
Ilustrasi Hukuman Cambuk. ANTARA/Ampelsa
Ilustrasi Hukuman Cambuk. ANTARA/Ampelsa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hukuman cambuk yang diterapkan untuk pelanggaran berat di Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur, dianggap bisa menimbulkan efek tobat. Bahkan hukuman cambuk tersebut diklaim sebagai bentuk kasih sayang pada santri yang melakukan pelanggaran syariat Islam.

"Itu hukum dari Zat Yang Maha Sayang dan itu (hukuman cambuk) betuk kasih sayang," kata pengasuh Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo, KH Mohamad Qoyim Yaqub, Selasa, 9 Desember 2014. (Baca: Polisi Jombang Usut Video Santri Dihukum Cambuk)

Menurutnya, hukuman itu sekaligus sebagai bentuk pertaubatan seseorang. Ia menegaskan bahwa hukuman cambuk di pesantren hanya diterapkan untuk pelanggaran berat. Itu pun atas permintaan santri dan persetujuan keluarga. "Kami tawarkan apakah keluar dari pondok atau mau taubat. Rata-rata memilih taubat dan dihukum cambuk," ujarnya. (Baca: Jombang Dihebohkan Video Hukuman Cambuk Santri)

Pelanggaran yang berat misalnya minum minuman keras dan berzina. Sedangkan untuk pelanggaran ringan atau sedang, pesantren setempat menerapkan hukuman yang mendidik atau tanpa kekerasan fisik seperti istigfar dan puasa.

Ia mengklaim bahwa hukuman yang sesuai dengan syariat Islam bersifat kasih sayang meski dilakukan dengan cara kekerasan fisik. "Anjuran Islam itu (cambuk) tidak akan membahayakan. Itu kasih sayang semuanya," katanya. Qoyim mengatakan hukuman cambuk itu diterapkan sejak pesantren tersebut berdiri di tahun 1946.

Sebuah video berisi hukuman cambuk pada tiga orang santri menghebohkan warga Jombang. Setelah diselidiki berdasarkan lokasi pencambukan dan orang yang ada dalam video diketahui bahwa hukuman itu terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Peristiwa yang direkam dengan kamera ponsel tersebut sengaja diunggah ke situs www.youtube.com dan jadi kontroversi. Padahal peristiwa tersebut diduga sudah lama terjadi antara tahun 2009 atau 2010 namun baru ramai dipersoalkan sekarang.

Polisi yang juga mengetahui video ini tengah memeriksa keaslian video yang beredar di masyarakat serta mengklarifikasi pengunggah video dan pengasuh serta pengurus pondok pesantren. "Jika ditemukan unsur pidananya maka akan kami proses," kata Kepala Kepolisian Resor Jombang Ajun Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan.

ISHOMUDDIN

Baca juga:
Ahok 'Ketiban' Janji Jokowi Soal Persija
Jokowi Kuliahi Mahasiswa UGM Soal Pembangunan
3 Alasan Polisi Kerap Menyiksa demi Informasi
Jokowi-SBY Mesra Hanya karena Perpu Pilkada

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Sejoli di Aceh Dihukum Cambuk 100 Kali, Terbukti Berzina

55 hari lalu

Eksekusi hukum cambuk pada dua warga yang divonis terbukti berzina di halaman Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Foto: Teras.id/KabarTamiang.com
Sejoli di Aceh Dihukum Cambuk 100 Kali, Terbukti Berzina

Eksekusi hukuman cambuk ini merupakan yang pertama di Kabupaten Aceh Tamiang di tahun 2024


Pengadilan Malaysia Tolak Banding Mantan Dewan Perkosa PRT Indonesia

1 Maret 2024

Ilustrasi perkosaan. prameyanews7.com
Pengadilan Malaysia Tolak Banding Mantan Dewan Perkosa PRT Indonesia

Pengadilan Malaysia menolak banding mantan anggota dewan Paul Yong Choo Kiong yang dinyatakan bersalah memperkosa PRT asal Indonesia


Ini Kasus yang Menjerat Mantan Menteri Malaysia Syed Saddiq

11 November 2023

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq. TEMPO/M Taufan Rengganis
Ini Kasus yang Menjerat Mantan Menteri Malaysia Syed Saddiq

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq dijatuhi hukum cambuk sebanyak dua kali dan penjara 7 tahun. Saddiq pun mengajukan banding


Korupsi, Mantan Menpora Malaysia Syed Saddiq Divonis 7 Tahun Penjara

9 November 2023

Politisi Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman berbicara selama wawancara dengan Reuters di Petaling Jaya, Malaysia 3 September 2020. [REUTERS/Lim Huey Teng]
Korupsi, Mantan Menpora Malaysia Syed Saddiq Divonis 7 Tahun Penjara

Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman juga dihukum denda Rp33 miliar dan cambuk dua kali


Kronologi WNI Berenang dari Malaysia ke Singapura Lalu Dihukum Cambuk, Alasannya Bikin Sedih

3 November 2023

Turis berfoto di sebelah patung singa Merlion di kawasan pusat bisnis Singapura 6 Februari 2015. [REUTERS / Edgar Su]
Kronologi WNI Berenang dari Malaysia ke Singapura Lalu Dihukum Cambuk, Alasannya Bikin Sedih

WNI bernama Muhammad Izal nekat berenang dari Malaysia ke Singapura


Berenang ke Singapura dari Malaysia, Pria Indonesia Dihukum Penjara dan Hukum Cambuk

3 November 2023

Turis berfoto di sebelah patung singa Merlion di kawasan pusat bisnis Singapura 6 Februari 2015. [REUTERS / Edgar Su]
Berenang ke Singapura dari Malaysia, Pria Indonesia Dihukum Penjara dan Hukum Cambuk

Seorang pria Indonesia yang telah dideportasi dan dilarang memasuki Singapura, berenang dari Malaysia dengan kantong sampah


Mengenal Qanun, Hukum Syariat Islam Di Aceh

6 September 2023

Terpidana pelanggar hukum syariat Islam menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Desa Beurawe, Banda Aceh, Aceh, Senin (1/8). Pengadilan Mahkamah Syariah Banda Aceh menvonis hukuman enam hingga 21 kali cambuk di muka umum kepada 11 warga yang melanggar Qanun (peraturan daerah) tentang maisir (judi) dan Khalwat (zina). ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Mengenal Qanun, Hukum Syariat Islam Di Aceh

Terpidana pelanggar peraturan daerah (qanun) hukum syariat islam menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, Pada Senin, 4 September 2023. Apa itu qanun?


Iran Hukum Cambuk Warga Negara Belgia dan Penjara 40 Tahun

11 Januari 2023

Ilustrasi hukum cambuk di Aceh. REUTERS
Iran Hukum Cambuk Warga Negara Belgia dan Penjara 40 Tahun

Iran menghukum warga negara Belgia atas tuduhan mata-mata.


Singapura Pertimbangkan Hukum Cambuk untuk Pria Lansia, Terutama Predator Anak

9 Januari 2023

Singapura Pertimbangkan Hukum Cambuk untuk Pria Lansia, Terutama Predator Anak

Presiden Singapura Halimah Yacob meminta agar aturan yang mengecualikan pria di atas 50 tahun dari hukum cambuk segera dicabut.


Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan, 9 di Antaranya Wanita

22 November 2022

Milisi Taliban berdatarangan saat pemimpin senior Taliban Mullah Abdul Manan Niazi, memberikan pidato kepada pejuang, di distrik Shindand Afghanistan, 27 Mei 2016. Niazi mengatakan, bersedia untuk mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan tapi menuntut pemberlakuan hukum Islam dan keberangkatan semua pasukan asing. AP/Allauddin Khan
Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan, 9 di Antaranya Wanita

Sejak berkuasa kembali, Taliban perlahan-lahan menerapkan hukuman cambuk di Afghanistan.