Ahok Sayangkan Tiga 'Orang Baik' Tak Jadi Menteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyayangkan beberapa politikus muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tak dilibatkan dalam Kabinet Kerja. Ahok berujar Eva Kusuma Sundari, Maruarar Sirait, dan Rieke Dyah Pitaloka seharusnya menjadi menteri pada pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Baca: Eva Sundari Kecewa Tak Jadi Menteri Jokowi)

    "Sayang sekali kalau tiga orang yang begitu baik itu tidak masuk ke kabinet," kata Ahok di Lapangan Eks IRTI Monumen Nasional, Selasa, 28 Oktober 2014. Presiden Jokowi mengumumkan daftar nama menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja pada Ahad sore, 26 Oktober lalu. Nama ketiga politisi itu tak tercantum di dalam kabinet Jokowi. (Baca: Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri?)

    Ahok juga menyampaikan kekecewaan tersebut melalui akun Twitter @basuki_btp. Ia berujar ketiga orang tersebut memiliki keahlian mumpuni untuk bekerja bersama Jokowi. Selain itu, ketiga politisi muda tersebut juga mendukung kepemimpinan Jokowi sejak awal. "Saya tahu mereka sejak awal berjuang untuk Pak Jokowi," cuit Ahok pada pagi ini, Selasa, 28 Oktober 2014.

    Eva sebelumnya disebut-sebut sebagai calon Menteri Sosial di kabinet Jokowi. Maruarar, di hari terakhir sebelum pengumuman komposisi Kabinet Kerja, diyakini akan didapuk sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika yang justru sekarang dijabat oleh Rudiantara.

    Sedangkan Rieke, yang selama lima tahun menjadi anggota Komisi Ketenagakerjaan DPR, gencar menyuarakan aspirasi buruh. Ia pernah disebut menjadi salah satu calon menteri tenaga kerja dan transmigrasi.

    Ahok berpendapat, Eva, Maruarar, dan Rieke setidaknya memiliki kompetensi yang layak untuk dijadikan staf ahli. Pada kesempatan berikutnya, mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan ketiganya bisa menggantikan menteri yang di-reshuffle oleh Jokowi saat pemerintahan berjalan. "Mungkin kalau ada reshuffle kabinet berikutnya, mereka bisa ditarik masuk ke kabinet," ujar Ahok.

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Latar Belakang Menteri Jokowi dari Parpol dan Profesional
    Tujuh Pertanyaan Ibas kepada Jokowi
    Mereka Jadi 'Korban Fashion' Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.