Sapi Jadi Hewan Kurban Favorit di Jabar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menjaga sapi kurban dari SBY dan Boediono di tempat penampungan sementara, halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, 4 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas menjaga sapi kurban dari SBY dan Boediono di tempat penampungan sementara, halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, 4 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan pedagang ternak mengeluhkan turunnya omzet pada hari raya kurban tahun ini. "Bukan karena kesalehan sosial menurun, tapi lebih pada hukum pasar. Ternyata harga cukup mahal, mungkin ini sedikit menghambat," kata Aher selepas salat id di Lapangan Gasibu, Bandung, Ahad, 5 Oktober 2014.

    Aher itu tidak merinci penurunan omzet itu. Namun, menjelang salat id dilaksanakan, ada pengumuman data yang dikumpulkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. Menurut data itu, hewan kurban jenis sapi tahun ini menembus 115.832 ekor dan domba 276.994 ekor. (Baca: Menabung 14 Bulan, Siswa Miskin Ini Bisa Berkurban)

    Untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri, para pegawai diimbau menyisihkan penghasilannya untuk membeli hewan kurban bersama. Pada tahun ini terkumpul 464 ekor sapi dan 1.040 domba. Tahun lalu, dari semua pegawai Pemerintah Provinsi, terkumpul 1.068 sapi dan lebih dari 1.300 domba.

    Aher berharap penjualan hewan-hewan kurban pada hari-hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Adha, yang jatuh hari ini, mampu mendongkrak penjualan hewan kurban. "Penurunan omzet itu kabar kemarin, tapi kita akan lihat seperti apa, kita akan evaluasi. Kalau kemudian penjualan hewan hari-hari terakhir sama seperti hari-hari terakhir tahun lalu, bisa jadi enggak ada pengaruh apa-apa," kata Aher. (Baca: Menikmati Lebaran dengan Sajian Daging Kurban)

    Menurut Aher, turunnya penjualan hewan kurban tahun ini kemungkinan disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya, dampak dari turunnya jatah impor sapi tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Dampaknya, persediaan lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya, tapi bukan berarti hewan kurban tidak tersedia."

    Aher mengatakan hari raya kurban ini merupakan hari makan dan minumnya orang-orang yang tidak mampu. "Mari kita maknai Idul Adha ini sebagai hari berbagi. Kata Nabi, hari raya itu hari makan dan minumnya bagi orang-orang tidak mampu dengan kualitas makan dan minum yang lebih memadai dari sisi gizi karena ada daging yang dibagi-bagikan," katanya sambil berceramah.

    Aher dan keluarganya tahun ini merayakan kurban dengan menyembelih tiga ekor sapi dan kambing sembilan ekor. Seekor sapi disembelih di Masjid Raya Bandung, dua ekor sapi sisanya disembelih di rumah dinasnya di Gedung Negara Pakuan. "Ada titipan keluarga, sanak famili, lumayan, bisa dibagi-bagikan pada masyarakat," kata Aher.

    Aher mengatakan banyak masyarakat yang masih memahami kurban itu sekali seumur hidup. "Ini tidak tepat karena kurban itu sebaiknya justru ketika mampu setiap tahun minimal satu ekor kambing atau sepertujuh sapi, atau kerbau. Tapi, kalau seorang diri, seekor sapi juga boleh."

    Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat Doddy Firman Nugraha mengatakan tahun ini terjadi pergeseran tren pembelian hewan kurban yang menyebabkan secara kumulatif jumlahnya turun tahun ini dibandingkan tahun lalu. "Banyak yang beralih dari domba dengan membeli sapi karena lebih praktis."

    Doddy mengatakan tren pembelian hewan kurban jenis sapi naik 5-10 persen kendati tidak merinci jumlahnya. "Kalau dilihat prosentase rata-rata di pasar, pembelian sapi naik 5-10 persen, walaupun harganya tahun ini lumayan mahal."

    Harga penjualan sapi tahun ini menembus rata-rata Rp 55 ribu per kilogram berat badan hidup, sementara tahun lalu rata-ratanya masih berkisar Rp 40 ribuan per kilogram berat badan hidup. Bobot sapi hidup yang diperdagangkan untuk hewan kurban tahun ini berkisar 250-400 kilogram.

    Doddy mengatakan angka penjualan hewan kurban jenis domba tahun ini stagnan dibandingkan tahun lalu, sehingga terkesan turun. "Pembelian domba kalau melihat trennya berkurang, lari ke sapi. Tapi, kalau melihat jumlahnya, tetap dibandingkan tahun lalu."

    Sebelumnya, Dinas Peternakan Jawa Barat mencatat ketersediaan empat hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha tahun ini yakni kerbau 1.833 ekor, sapi 79.340 ekor, kambing 61.212 ekor, serta domba 581.810 ekor.

    AHMAD FIKRI

     

     

    Baca juga:
    Masalah Dengan Ancol Hambat Kreativitas Sea World
    Habib Selon Ogah Komentari Aksi FPI
    Kue Kurma, Lengkapi Sajian Menu Idhu Adha
    Menikmati Lebaran dengan Sajian Daging Kurban


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.