JIS Ubah Infrastruktur Tempat Kejadian Perkara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa melintasi pintu masuk di sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta, Selasa (15/4). Dua tersangka pelecehan seksual terhadap AK (6), siswa TK Jakarta International School, telah mengakui perbuatannya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Siswa melintasi pintu masuk di sekolah Jakarta International School (JIS), Jakarta, Selasa (15/4). Dua tersangka pelecehan seksual terhadap AK (6), siswa TK Jakarta International School, telah mengakui perbuatannya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Usia Dini Non-Formal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Hawadi, mengatakan Jakarta International School (JIS) telah mengubah infrastruktur tempat kejadian perkara tindak asusila. Pernyataannya didasarkan pada pantauan tim investigasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    "Toilet dan ruang kelas diubah bangunannya. Dikhawatirkan perubahan ini akan membuat BAP (berkas acara pemeriksaan) orang tua korban bermasalah," kata Lydia Freyani Hawadi kepada Tempo saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 18 April 2014.

    Lydia mengatakan, untuk mengungkap kebenaran, JIS seharusnya lebih bersikap terbuka. Dia menyesalkan tindakan JIS yang malah terkesan menutup-nutupi perkara dengan mengubah infrastruktur lokasi kejadian. (Baca :Ada Korban Lain di TK JIS, Polisi Jemput Bola )

    Pihak JIS sampai saat ini belum dapat dimintai konfirmasi. Saat Tempo menghubungi JIS melalui nomor telepon sekolah, hanya terdengar suara mesin penjawab.

    Terakhir, Kepala Sekolah JIS Tim Carr menyatakan turut prihatin atas kejadian yang menimpa siswanya. Ia berjanji akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan untuk menangani kasus ini. "Fokus utama kami adalah untuk kesejahteraan siswa dan keluarganya serta keamanan dan keselamatan dari komunitas sekolah," ujar Carr dalam konferensi pers pada Rabu, 16 April 2014 di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

    Jumpa pers yang juga dihadiri Lidya itu hanya berlangsung singkat, tidak sampai tiga menit. Sesi tanya-jawab yang disediakan bagi wartawan pun sengaja ditiadakan. Usai memberikan keterangannya, Carr yang ditemani sejumlah perwakilan sekolah langsung kabur menuju lift. Tidak ada satu pun pertanyaan wartawan yang ia tanggapi.

    APRILIANI GITA FITRIA

    Berita Terpopuler
    Ibu Korban Pelecehan di TK JIS: Anakku Pahlawan! 
    Kasus TK JIS, Polisi Sita Flash Disk dari Tersangka
    Cinta Berlumur Darah Pasangan Dua Generasi
    Peringatan Dini BMKG: Jakarta Akan Hujan Lebat  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.