Rabu, 14 November 2018

Jam Malam, Hizbut Tahrir Tekan Ridwan Kamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Hendra Suhara

    TEMPO/Hendra Suhara

    TEMPO.CO, Bandung - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat, berencana menekan DPRD Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung, agar menutup tempat hiburan malam. Menanggapi pembatasan waktu operasional tempat hiburan malam hingga pukul 24.00. Hubungan Masyarakat HTI Jawa Barat Luthfi Afandi mengatakan, pihaknya ingin Pemerintah Kota Bandung segera merumuskan peraturan daerah pembatasan itu.

    "Kami menilai adanya transaksi jual beli minuman keras, bahkan tindakan seksualitas di dalam tempat hiburan malam di Kota Bandung," ujar Luthfi saat dihubungi Tempo, Selasa, 25 Februari 2014. Menurutnya, tempat hiburan malam jelas tidak memiliki manfaat bagi warga kota Bandung. Dia pun meyakini, jika pemabuk yang berkeliaran di malam hari, kerap mengganggu kenyamanan masyarakat.(baca: Ridwan Kamil: Polisi Tak Sesuai Janji)

    Saat ditanya prediksi timbulnya banyak pengangguran di Kota Bandung jika tempat hiburan malam ditutup, menurut Luthfi hal itu hanya pembenaran saja. "Karena keamanan kota lebih penting, daripada bertambahnya pengangguran," ujarnya, "Ketimbang kami harus merasa waswas tiap malam."(baca: Soal Jam Malam, Ridwal Kamil: Tetap sampai 03.00)

    Jika berharap Bandung menjadi kota yang kondusif, kata Luthfi, masyarakat mesti patuh dengan imbauan kepolisian saat ini. Tidak hanya itu yang akan mereka sampaikan nanti, HTI pun akan memastikan Pemerintah Kota Bandung agar tidak takut didesak para pengusaha tempat hiburan malam, yang terancam bangkrut.

    Pemerintah Kota Bandung tidak akan membuat Perda baru, sebagai acuan jam operasional bagi para pengusaha. "Ini hanya situasional dari pandangan kepolisian, dan saya yakin tidak akan berlangsung lama," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

    Pemerintah Kota Bandung belum membicarakan permasalahan jam operasional ini, kepada Polisi Daerah Jawa Barat. "Perda kan kesepakatan antarwarga dan Pemkot. Perda Nomor 7 tahun 2011 soal operasional tempat hiburan malam, sudah disepakati sampai pukul 03.00," demikian Wali Kota Ridwan.

    PERSIANA GALIH

    Terpopuler:
    Pengakuan Sutan Bhatoegana Soal Ibas di Kasus SKK Migas
    Catherine Wilson Akui Terima Mobil dari Wawan
    Begini Risma Berseloroh Soal Pertemuan dengan Mega


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?