Rhoma Irama Sebut Densus 88 Kurang Profesional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Presiden dari PKB Rhoma Irama. ANTARA/Ujang Zaelani

    Bakal calon Presiden dari PKB Rhoma Irama. ANTARA/Ujang Zaelani

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal Calon Presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa Rhoma Irama mengatakan, Detasemen Khusus 88 Antiteror kurang profesional. Sebabnya, pasukan elit tersebut kerap menembak mati pelaku teror. "Harusnya Densus lebih profesional dan terlatih jadi tidak semua terorisme ditembak mati," kata dia, saat ditemui di Gedung Sekretariat Rhoma Irama For RI (Riforri) di Jakarta Timur, kemarin.

    Menurut Rhoma, sebaiknya Densus 88 tidak membalas kemungkaran yang dilakukan pelaku teror dengan kemungkaran juga. "Apalagi polisi harusnya melindungi rakyat dan mereka masih rakyat," kata Rhoma.

    Lebih lanjut Rhoma berkomentar, selain membasmi pelaku teror, pemerintah juga harus tahu apa yang menyebabkan mereka melakukan teror. Bintang Soneta ini menganggap bahwa penyebab pelaku teror lancarkan aksi adalah wujud keridakpuasan terhadap pemerintah.

    Rhoma bukan satu-satunya bakal calon presiden yang diusung PKB. Ada nama Mahfud Md dan Jusuf Kalla juga yang menjadi pesaing Rhoma menuju kursi RI-1 tersebut.

    TIKA PRIMANDARI

    Baca juga:
    Hujan Bubarkan Beragam Kampanye Jokowi Nyapres

    Dukung Pencapresan Jokowi, Ratusan Waria Pawai

    Jika Jokowi Nyapres, Ini Cawapres Pilihan Waria

    Waria: Jokowi Patut Diperjuangkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H