Samad: Siapa Atut, sehingga KPK Harus Takut?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berada di ruang tunggu setibanya di Gedung KPK ketika memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Selasa (10/12). ANTARA/Wahyu Putro A

    Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berada di ruang tunggu setibanya di Gedung KPK ketika memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Selasa (10/12). ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, mengatakan lembaganya dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara, yang menentukan nasib Gubernur Banten Atut Chosiyah Chasan. Menurut Samad, KPK tak mempunyai kendala untuk menetapkan Atut sebagai tersangka.

    "KPK tak ada kendala untuk menetapkan hanya seorang Atut menjadi tersangka. Makanya jangan dulu pikir macam-macam, siapa sih Atut sehingga KPK harus takut?" kata Samad di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2013.

    Saat ini, kata Samad, KPK sedang mendalami peran Atut. "Atut kemarin baru diperiksa, dari hasil pemeriksaan itu, Insya Allah, Kamis atau Jumat, KPK melakukan ekspose yang menentukan apakah Atut dan Airin dan yang lainnya bisa ditetapkan menjadi tersangka," ujar dia.

    Gubernur Banten Atut Chosiyah Chasan, kemarin menjalani pemeriksaan penyidik KPK selama hampir 12 jam terkait kasus suap bekas Ketua MK Akil Mochtar. Keluar gedung KPK pukul 20.45 WIB, Atut langsung disambut pertanyaan dari wartawan yang bergerombol menunggunya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Atut tampak kebingungan dan hanya mengucap kalimat, "Kehadiran saya di sini saksi untuk Pak Akil dan Bu Susi, ya, terima kasih," kata dia, Selasa, 10 Desember 2013.

    Kemudian, Atut yang dilindungi enam ajudannya berupaya menerobos kerumunan wartawan, untuk masuk ke mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam B-22-AAH. Tak ada lagi kalimat yang dia ucapkan, termasuk saat ditanya soal pertemuan di Singapura, maupun saat ditanya soal kasus proyek pengadaan alat kesehatan di pemerintahannya.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita Terpopuler:
    Ahok dan Masinis Pemberani Kereta Tragedi Bintaro 

    Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions 

    Kisah Penjaga Palang Kereta 1: Mual Lihat Mayat

    Teknisi Beri Isyarat Kereta Akan Menabrak 

    Petugas KA Bintaro Korbankan Nyawa Demi Penumpang




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.