Rabu, 14 November 2018

Istri Wali Kota Banjar Dilantik Gantikan Suami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanto Walikota Banjar, Jawa Barat. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Kanto Walikota Banjar, Jawa Barat. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Banjar - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik Wali Kota Banjar terpilih, Ade Uu Sukaesih, dan pasangannya sebagai wakil wali kota, Darmadji Prawirasetia, Rabu, 4 Desember 2013. Pelantikan dilakukan di Aula Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Banjar.

    Ade Uu adalah istri Herman Sutrisno, Wali Kota Banjar periode 2008-2013, yang digantikannya. Meski begitu, Heryawan mengatakan, "Wali Kota bukan lagi milik golongan atau parpol tertentu, tapi milik warga Kota Banjar."

    Termasuk, Heryawan menambahkan, "Bukan milik Pak Herman saja."

    Heryawan berharap wali kota baru tetap memberikan prioritas terhadap sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sektor pertanian, perdagangan dan ekonomi. "Jangan lupa soal lingkungan, pariwisata, budaya, dan pemuda," katanya.

    Ade Uu menyatakan akan berkonsolidasi dengan semua dinas untuk membangun Kota Banjar. Selain itu, dia akan melaksanakan program 100 hari kartu Asih Katadji sesuai janji kampanye dan juga reformasi birokrasi. "Kami pikirkan Banjar lima tahun ke depan. Yang sudah baik Insya Allah lebih baik, yang belum sempurna akan disempurnakan," kata dia menunjuk peninggalan sang suami.

    Dalam kesempatan itu, Ade menuturkan akan menempatkan Herman sebagai konsultan. Keputusan kebijakan, dia memastikan, tetap berada di tangannya.

    Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Kalyubi, berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar bisa mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Selain itu, juga harus meningkatkan pelayanan kepada seluruh warga Banjar. "Kepada wali kota dan wakil wali kota sebelumnya, terima kasih telah membangun Banjar dan terima kasih atas segala pengabdiannya," katanya.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?