Nasyiatul Aisyiah Tolak Muhammadiyah Dirikan Partai

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Boyolali:Berbeda dengan Pemuda Muhammadiyah yang getol mendorong Muhammadiyah untuk mendirikan partai sendiri, Nasyiatul Aisyiyah justru menolak. Mereka lebih menginginkan Muhammadiyah menjaga jarak yang sama dengan semua partai politik dan tidak ingin organisasi Islam tertua di Indonesia itu terseret dalam politik praktis. Pernyataan itu disampaikan Sekjen Nasyiatul Aisyiah demisioner Rahmawati Hussien kepada wartawan, Sabtu (11/12) malam. Menurut Rahmawati, sikap itu berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan organisasinya selama Muktamar Nasyiatul Aisyiah berlangsung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali sejak Rabu (9/12) lalu. Dari jajak pendapat dengan sampel 600 peserta muktamar yang sebagian besar merupakan pengurus NA mulai dari tingkat pusat, wilayah sampai daerah, hasilnya 86 persen dari responden menyatakan ketidaksetujuannya.Seperti diketahui, Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu lalu mengusulkan agar Muhammadiyah mendirikan partai sendiri. Alasannya, Partai Amanat Nasional, gagal untuk memperjuangkan aspirasi warga Muhammadiyah. Tidak kurang dari Ketua PP Muhammadiyah, Syafi'e Ma'arif memberikan tanggapan atas desakan Pemuda Muhammadiyah. Bahkan dalam Sidang Tanwir di Mataram dua pekan lalu, masalah ini juga turut dibahas. Imron Rosyid





Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

1 hari lalu

Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

Setelah bertemu Presiden Jokowi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sunanto menyatakan dukungannya atas pembangunan IKN.


Muhammadiyah DKI Jakarta Dorong Masyarakat Kurangi Pengggunaan Air Tanah, sesuai Fikih Air

13 hari lalu

Muhammadiyah DKI Jakarta Dorong Masyarakat Kurangi Pengggunaan Air Tanah, sesuai Fikih Air

Muhammadiyah DKI Jakarta berkomitmen untuk mendorong masyarakat mengurangi penggunaan air tanah, memanfaatkan air secara baik dan bijak.


Kader PAN di Lumajang Eksodus ke Partai Ummat

21 hari lalu

Kader PAN di Lumajang Eksodus ke Partai Ummat

Sejumlah kader PAN di Lumajang hengkang ke Partai Ummat.


Gus Yahya Dukung Pemilu Sistem Proporsional Terbuka

27 hari lalu

Gus Yahya Dukung Pemilu Sistem Proporsional Terbuka

Gus Yahya menyebut PBNU belum menentukan sikap soal sistem Pemilu ini. Adapun ia menyerahkan kepada pihak yang terlibat ihwal urusan ini.


2 Usul Muhammadiyah soal Sistem Pemilu: Proporsional Tertutup atau Terbuka Terbatas

28 hari lalu

2 Usul Muhammadiyah soal Sistem Pemilu: Proporsional Tertutup atau Terbuka Terbatas

Usulan Muhammadiyah soal proporsional tertutup ini dimaksudkan untuk mengurangi kanibalisme politik. Juga agar money politics bisa berkurang.


Muhammadiyah Sebut Ada Pihak Bermanuver Perpanjang Masa Jabatan Presiden

28 hari lalu

Muhammadiyah Sebut Ada Pihak Bermanuver Perpanjang Masa Jabatan Presiden

Muhammadiyah mengatakan berbagai dalih untuk menunda Pemilu maupun memperpanjang masa jabatan Presiden tidak punya dasar yang kuat.


Jenderal Agum Gumelar Minta Alumni Lemhanas Backup Heru Budi: Ormas Apa yang Juga Dukung Dia?

29 hari lalu

Jenderal Agum Gumelar Minta Alumni Lemhanas Backup Heru Budi: Ormas Apa yang Juga Dukung Dia?

Sejumlah kelompok dan elemen masyarakat secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono.


Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Ajak NU dan Muhammadiyah Rukun

33 hari lalu

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Ajak NU dan Muhammadiyah Rukun

Zulkifli Hasan mengajak Muhammadiyah dan NU selalu bisa berkumpul duduk satu panggung mengerjakan hal-hal yang produktif sehingga Indonesia bisa maju.


Polemik Pernyataan Luhut soal OTT KPK, Haedar Nashir: Yang Kurang Disempurnakan, Jangan Malah Dikurangi

33 hari lalu

Polemik Pernyataan Luhut soal OTT KPK, Haedar Nashir: Yang Kurang Disempurnakan, Jangan Malah Dikurangi

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir merespons pernyataan Luhut perihal OTT KPK yang disebut hanya membuat citra Indonesia jadi jelek


Ketum PP Muhammadiyah: Wacana Penundaan Pemilu 2024 Harus Diakhiri

33 hari lalu

Ketum PP Muhammadiyah: Wacana Penundaan Pemilu 2024 Harus Diakhiri

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mendesak agar wacana penundaan pemilu 2024 segera dihentikan.