Sultan Bakal Gunakan BMW X5 untuk Blusukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW X5

    BMW X5

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menggunakan mobil jenis Bayerische Motoren Werke atau BMW seri X5 untuk blusukan ke desa-desa.

    Kepala Biro Umum Humas dan Protokoler Pemerintah DIY, Sigit Hariyanto mengatakan, pemerintah DIY mengajukan mobil jenis BMW X5 karena Sultan membutuhkan kendaraan operasional untuk ke desa-desa. Sedan Toyota All New Camry keluaran 2009 yang digunakan Sultan tidak bisa menjangkau desa dengan medan yang sulit. Misalnya, kawasan terimbas erupsi Merapi di Sleman dan dataran tinggi di Kabupaten Gunung Kidul.

    Sigit mengatakan, pemerintah DIY mengusulkan mobil BMW X5 karena mobil itu sesuai untuk kondisi medan atau jalan di pedesaan. Selain itu, harganya tidak terlalu mahal. “Body-nya ramping. Harga tidak sampai Rp 1,4 miliar,” ujarnya ketika dihubungi Tempo, Kamis, 17 Oktober 2013.

    Menurut Sigit, pemerintah DIY telah mengusulkan anggaran senilai Rp 1,4 miliar untuk pengadaan kendaraan operasional pejabat. Pengadaan mobil dinas ini diusulkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2013, bukan melalui duit keistimewaan. Pada Rabu, 16 Oktober 2013, Tempo menulis pengajuan mobil dinas itu menggunakan duit keistimewaan.

    Sigit mengatakan pemerintah DIY mengajukan beberapa alternatif jenis kendaraan operasional ketika membahasnya bersama Dewan. Pemerintah DIY nantinya akan menggunakan harga terendah di pasaran menggunakan mekanisme lelang. Sigit belum memastikan harga mobil operasional yang akan Sultan gunakan itu. Alasannya, harga tergantung pasar. “Yang jelas harga mobil di bawah Rp 1,4 miliar,” kata dia.

    Pemerintah DIY, kata dia, mengacu pada Peraturan Gubernur No 26 Tahun 2008 Tentang Sarana dan Prasarana untuk aparat daerah untuk pengadaan mobil itu. Selain Sultan, ada juga pejabat lain yang akan mendapatkan mobil dinas. Beberapa di antaranya adalah Wakil Gubernur DIY dan Sekretaris Daerah. Pemerintah DIY saat ini hanya menunggu Dewan mengesahkan APBD Perubahan 2013.

    SHINTA MAHARANI

    Baca juga
    Detik-detik Pembunuhan Holly Angela Versi Polisi
    Inil Barang Bukti Kasus Pembunuhan Holly Angela
    Gatot Suami Holly Angela Jadi Tersangka
    Polisi: Gatot Sering Curhat Soal Holly ke Surya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.