Rabu, 21 Februari 2018

Kurikulum 2013, Penilaian Dalam Bentuk Narasi

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 16 Juli 2013 06:37 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kurikulum 2013, Penilaian Dalam Bentuk Narasi

    Seorang siswi menunjukan buku pelajaran baru kurikulum 2013 di SMA 68 Jakarta (15/07). Di mulai hari ini Kemendikbud menerapkan kurikulum baru 2013 saat seluruh siswa dan siswi masuk sekolah hari pertama. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hendarman, mengungkapkan peraturan menteri tentang penilaian/rapor untuk Kurikulum 2013 belum disahkan. "Masih dicermati," kata Hendarman di SMAN 68 Jakarta Pusat, Senin, 15 Juli 2013.

    Menurut Hendarman, peraturan tersebut masih bisa menunggu karena pembagian rapor para siswa akan berlangsung di penghujung semester baru ini. "Biarkanlah kami bekerja dulu," kata dia. Pelatihan mengenai penilaian ini, kata Hendarman sudah terdapat dalam program pelatihan guru.

    Guru SD 03 Senen Jakarta Pusat Nurjanatun menyebutkan pelatihan untuk penilaian kurikulum baru ini akan dilangsungkan seusai Idul Fitri mendatang. "Yang saya tahu, nanti penilaiannya dalam bentuk narasi, baru itu," kata dia.

    Hari ini, di 2.326 sekolah bukan hanya tahun ajarannya yang baru, tetapi juga kurikulumnya. Kurikulum yang disebut sebagai Kurikulum 2013 ini, diterapkan di kelas 1, 4, 7 dan 10. Untuk menerapkan kurikulum ini, kementerian menganggarkan Rp 829 miliar.

    TRI ARTINING PUTRI

    Topik Terhangat

    Hambalang Jilid 2
    | Rusuh Nabire | Pemasok Narkoba | Eksekutor Cebongan

    Berita Lain:
    Wakil Menteri Dituding Muluskan Anggaran Hambalang

    Dua Orang Ditembak di Apartemen Mediterania

    Polri dan TNI Diminta Pulihkan Situasi di Nabire

    Priyo: ICW Salah Mengerti Surat Napi Koruptor

    Kerudung Ikatan ala Aldila Jelita


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.