Kerabat SBY, Abraham: Terlibat Pasti Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Abraham Samad berjalan meninggalkan ruang sidang seusai menyaksikan jalannya persidangan kasus dugaan korupsi proyek Simulator SIM dengan terdakwa Irjen Pol. Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (12/7). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua KPK Abraham Samad berjalan meninggalkan ruang sidang seusai menyaksikan jalannya persidangan kasus dugaan korupsi proyek Simulator SIM dengan terdakwa Irjen Pol. Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (12/7). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad mengatakan semua yang diperiksa dalam kasus korupsi gedung olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, akan ditelisik perannya, termasuk Sylvia Sholehah, orang yang disebut-sebut kerabat dekat Ibu Negara Ani Yudhoyono.

    "Kami akan dalami karena semua orang sama kedudukannya di depan hukum," ujar Abraham seusai membagikan takjil di depan kantor KPK, Jumat, 12 Juli 2013.

    Abraham mengatakan bila keterlibatannya ditunjang dua bukti permulaan, dirinya tidak akan segan mengambil langkah penindakan, "Pastilah akan ditetapkan seperti yang lain-lainnya," ujar dia.

    Sylvia diperiksa KPK dalam kasus korupsi Hambalang pada 28 Mei lalu. Sehari setelahnya pria bernama Widodo Wisnu Sayoko juga diperiksa dalam kasus yang sama. Mencuat kabar di media, Sylvia maupun Widodo adalah kerabat dekat Ani Yudhoyono. Mereka disebut-sebut ikut mengetahui seluk beluk kasus proyek Hambalang. Namun saat ditanyai perannya di KPK, keduanya memilih bungkam.

    Kasus ini menjerat mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng dan anak buahnya Deddy Kusdinar. Mereka disangka menyalahgunakan kewenangan sehingga terjadi penggelembungan dana dalam megaproyek tersebut. Deddy telah meringkuk di tahanan, namun Andi belum juga disentuh KPK hingga saat ini.

    Abraham menolak mengomentari hasil penelusuran KPK terhadap Sylvia. Ia mengaskan penelusuran maupun keterangan para saksi masuk dalam materi penyidikan. "Belum bisa diungkapkan ke publik karena menyangkut strategi penindakan."

    TRI SUHARMAN


    Terhangat:
    Bara LP Tanjung Gusta | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap



    Lihat juga:

    Alex Noerdin Batal Jadi Gubernur Sumatera Selatan

    Ini Penyebab Rusuh dan Kebakaran Tanjung Gusta

    Hari-hari Terakhir Presiden Mesir Muhammad Mursi

    Snowden Beberkan Bukti Keterlibatan Microsoft


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.