Samad: Dugaan Korupsi Wiendu Belum Lengkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abraham SamadTempo/Tony Hartawan

    Abraham SamadTempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Yogyakarta:Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan, soal dugaan ada penyelewengan uang anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum lengkap. Pihaknya masih mendalami laporan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh beberapa waktu lalu.

    Penyelewengan dana itu santer dikabarkan melibatkan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti. Laporan yang disampaikan oleh Nuh adalah laporan dari hasil temuan Inspektorat Jenderal Kementerian itu.

    "Dari laporan itu tidak hanya spesifik menyangkut Wakil Menteri. Banyak temuan, menteri minta KPK mendalami bahwa apakah temuan-temuan itu mengandung tindak pidana korupsi, atau pelanggaran administratif," kata Samad, seusai membuka Pelatihan Bersama Peningkatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Hotel Grand Quality, Yogyakarta, Senin 17 Juni 2013.

    Oleh karena itu, kata dia sekarang tim KPK dari Pengaduan Masyarakat masih terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan bahan-bahan lebih lanjut lagi. Karena informasi dan dokumen-dokumen yang disampaikan oleh M Nuh belum cukup sehingga berkas-berkas mencukupi untuk penyelidikan.

    "Sampai hari ini kasus itu masih didalami," kata dia."KPK belum menyimpulkan apakah ada keterlibatan dari Wakil Menteri itu."

    MUH SYAIFULLAH

    Topik terhangat:

    Rusuh KJRI Jeddah | Koalisi dan PKS | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:

    Edisi Khusus HUT Jakarta
    Dosen UI Pengkritik Korupsi Jadi Tersangka

    Aktris Ully Artha Meninggal Dunia

    Alasan Jakarta Semakin Macet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.