Suap Daging Sapi, KPK Periksa Pengacara Fathanah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luthfi Hasan Ishaaq bersama Ahmad Fathanah. Istimewa

    Luthfi Hasan Ishaaq bersama Ahmad Fathanah. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - KPK memeriksa kuasa hukum Ahmad Fathanah dalam kasus suap daging dan tindak pidana pencucian uang terkait suap daging sapi impor Kementerian Pertanian. Kuasa hukum Fathanah, Ahmad Rozi, akhirnya memenuhi panggilan KPK setelah mangkir selama tiga kali sejak pekan lalu.

    "Ahmad Rozi hadir sebagai saksi untuk kasus suap impor daging sapi," ujar juru bicara KPK Johan Budi S.P, Kamis, 25 April 2013. Selain menjadi kuasa hukum Ahmad Fathanah, Rozi juga menangani kasus kredit fiktif Bank Jabar Banten dengan tersangka Komisaris PT Radina Niaga, Elda Devianne Adiningrat, yang kini ditangani Kejaksaan Agung.

    Elda juga menjadi saksi untuk kasus suap impor daging sapi Kementerian Pertanian yang kini membelit Fathanah dan juga bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. Johan enggan mengungkapkan peranan Rozi dalam suap impor daging sapi. "Itu sudah masuk materi pemeriksaan," kata dia.

    Sumber Tempo yang kenal dengan Rozi menyebut advokat itu sudah lama menangani Ahmad Fathanah. Bahkan, sang sumber menyebut Rozi juga pernah menjadi kuasa hukum Luthfi. "Dia diduga mengetahui aset-aset Fathanah dan Luthfi," kata dia.

    Selain itu, adapula indikasi Rozi menerima uang hasil pencucian uang dari Fathanah. "Dia juga diduga terima hasil pencucian uang mereka," ujar sumber.

    KPK sendiri belum mau berkomentar soal informasi tersebut saat dikonfirmasi. "Sampai saat ini, tidak ada informasi semacam itu yang saya terima," ujar juru bicara KPK Johan Budi S.P.

    Kasus suap impor daging sapi terungkap saat komisi antikorupsi menangkap orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah, di Hotel Le Meredien, Jakarta, pada 29 Januari lalu. Fathanah diduga menerima duit Rp 1 miliar dari direktur dan pemilik PT Indoguna Utama selaku importir daging, yaitu Juard Effendi dan Arya Abadi Effendi.

    Duit itu rencananya akan diberikan kepada Luthfi guna mendapatkan kuota impor daging. Saat itu, KPK juga mencokok Juard dan Arya. Esoknya, mantan Presiden PKS itu ditangkap komisi.

    SUBKHAN

    Topik Terhangat:

    #Ujian Nasional | #Bom Boston | #Lion Air Jatuh | #Preman Yogya

    Baca juga:
    Eyang Subur Dilaporkan atas Penodaan Agama

    Eyang Subur, Konspirasi dan Pasal Santet
    Gagal Temui Adi, Pengacara: Eyang Subur Niat Baik
    Adi Bing Slamet Tantang Eyang Subur Ketemu di DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.