DPR Aceh: Bendera Kedaulatan Tetap Merah-Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menunjukkan bendera bulan bintang di Banda Aceh, Senin (1/4). Pawai bendera diikuti oleh seribuan warga yang menginginkan bulan bintang menjadi bendera Provinsi Aceh. TEMPO/Adi Warsidi

    Seorang warga menunjukkan bendera bulan bintang di Banda Aceh, Senin (1/4). Pawai bendera diikuti oleh seribuan warga yang menginginkan bulan bintang menjadi bendera Provinsi Aceh. TEMPO/Adi Warsidi

    TEMPO.COBanda Aceh - Politikus Aceh memastikan pengesahan bendera bulan bintang yang mirip lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai lambang resmi Nanggroe Aceh Darussalam, bukanlah langkah awal pemisahan diri provinsi itu.

    "Bendera tersebut justru akan menjamin keberlangsungan perdamaian di Aceh," kata Ketua Komisi A DPR Aceh, Adnan Beuransyah, Kamis 11 April 2013. Pengesahan parlemen lokal Aceh atas bendera itu, kata Adnan, "Itu keinginan rakyat, bukan kami."

    Adnan menjamin bahwa pembuatan qanun bendera dan lambang Aceh sudah sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku secara nasional. Dan yang lebih penting, Adnan memastikan bahwa bendera bulan bintang itu bukanlah simbol kedaulatan negara. "Jadi boleh-boleh saja," katanya.

    Upaya sejumlah kalangan untuk mempertentangkan bendera Aceh dengan bendera Merah-Putih, menurut Adnan, tidak pada tempatnya. "Ini konyol, karena Merah Putih sudah jelas bendera kedaulatan," ujarnya.  

    ADI WARSIDI

    Topik terpopuler:

    Sprindik KPK
    | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

    Berita lainnya:
    Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong 

    Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube 

    Cucu Soeharto Segera Diadili

    Usai Diperiksa KPK, Konsultan Pajak Kecebur Got 

    'Janganlah Sedikit-sedikit Pak Ahok' 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.