Sabtu, 24 Februari 2018

KPK Pastikan Maharani Tak Ditangkap di Kafe

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 6 Februari 2013 10:43 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPK Pastikan Maharani Tak Ditangkap di Kafe

    Maharani Suciyono dalam jumpa pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa (5/2). Dalam kesempatan ini Rani menceritakan kronologis penangkapan dirinya dan Ahmad Fathanah dalam Operasi Tangkap Tangan KPK di Hotel Le Meridien serta membantah segala pemberitaan mengenai dirinya yang beredar belakangan ini. TEMPO/Dhemas reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi S.P., mengungkapkan penangkapan Maharani Suciono berdasarkan versinya. Menurut dia, Maharani ditangkap bukan di kafe, seperti pengakuan Maharani dalam jumpa persnya semalam. "Dia ditangkap ketika keluar dari lift," kata Johan kepada Tempo melalui pesan pendeknya, Selasa, 5 Januari 2013.

    Bersamaan dengan kasus suap impor daging, nama Maharani mencuat. Sebab, mahasiswi Universitas Moestopo Jakarta itu ikut ditangkap penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan dengan target Ahmad Fathanah, orang dekat mantan Ketua Partai Keadilan Sejahtera.

    Keterangan Johan ini berbeda dengan keterangan sumber Tempo dan staf Hotel Le Meridien. Menurut sumber Tempo dari kalangan penyidik KPK, gadis berusia 19 tahun itu tertangkap ketika berduaan dengan Ahmad tanpa busana di kamar hotel. "Mereka berdua tidak sempat lagi memakai pakaian saat kamarnya dibuka tim dan petugas sekuriti hotel," ujar sumber.

    Namun, Johan mengaku belum menerima informasi soal ini. Jadi, mana yang benar?

    MUHAMAD RIZKI | TRI SUHARMAN | AFRILIA SURYANIS

    Berita terpopuler lainnya:
    Terima Rp 10 Juta, Maharani: Saya Enggak Munafik
    Le Meridien Pastikan Maharani Ditangkap di Kamar
    Tak Mau Dibilang Sombong, Maharani Temui Fathanah
    Harga Land Cruiser Luthfi Hasan Hampir Rp 1 Miliar

    Ibas Jadi Ketua Umum? Ketua Fraksi Demokrat Diam



     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.