Presiden PKS Ditangkap, Apa Kata Hilmi Aminuddin?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin (tengah) didampingi Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq (kanan) dan Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho (kiri) pada pembukaan Musyawarah Kerja Nasional PKS 2012, di Medan, Sumut, Selasa (27/3). ANTARA/Irsan Mulyadi

    Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin (tengah) didampingi Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq (kanan) dan Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho (kiri) pada pembukaan Musyawarah Kerja Nasional PKS 2012, di Medan, Sumut, Selasa (27/3). ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus suap daging impor menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang hingga kini masih berada di Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). Lalu, bagaimana reaksi Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin?

    Dihubungi Tempo, Kamis, 31 Januari 2013, Ustad Hilmi--begitu dia dipanggil--enggan berkomentar tentang kasus dugaan korupsi yang terdapat di dalam partainya tersebut. "Saya tidak ingin berkomentar apa apa, saya sedang meeting," katanya.

    Kasus suap terkait dengan izin impor daging sapi Kementerian Pertanian disebut-sebut tak hanya menjerat Luthfi Hasan Ishaaq. Laporan majalah Tempo pada Maret 2011 dan Juni 2011 menyinggung keterlibatan dua petinggi PKS lain, yakni Suripto dan Hilmi Aminuddin.

    Suripto adalah bekas Sekjen Kementerian Kehutanan yang juga orang dekat Hilmi Aminuddin. Sedangkan Hilmi adalah Ketua Dewan Syuro PKS. Dalam laporan majalah Tempo, edisi Maret 2011, disebutkan mengenai sepak terjang seorang pengusaha impor daging sapi bernama Basuki Hariman. Dia mengimpor daging dengan bendera CV Sumber Laut Perkasa dan PT Impexindo Pratama.

    Menurut sumber Tempo, Basuki sering menekan pejabat Kementerian Pertanian untuk memberikan kuota impor daging sapi bagi perusahaannya. Dia memanfaatkan kedekatannya dengan Suripto, yang pernah menjadi anggota Majelis Syuro PKS.

    GRETA PIKE


    Baca juga:
    Berikut Kronologi Penangkapan AF oleh KPK
    Tersangka Suap Daging PKS Sewa Gadis Rp 10 Juta?

    Ini Jawaban Presiden PKS

    Hidayat Nur Wahid Kaget Presiden PKS Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.