Jumat, 14 Desember 2018

11 Partai Politik Dukung Amien-Siswono

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:11 partai politik di tingkat Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungannya kepada pasangan Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Dukungan ini dinyatakan melalui penandatanganan manifesto politik Jawa Barat, di kantor pusat kampanye Amien-Siswono Jakarta, Kamis (27/5). Ke-11 partai politik itu adalah Partai Nasional Indonesia PNI Marhaenisme, Partai Buruh Sosial Demokrat, Partai Merdeka, Partai PDK, Partai PIB, PNBK, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, PBR, Partai Pelopor, PSI, PPD, dan PAN. Kecuali Partai Pelopor dan Partai Persatuan Daerah, penandatanganan manifesto politik ini langsung dilakukan ketua di pimpinan wilayah itu. Turut menandatangani manifesto itu Amien dan Siswono.Ketua PNI Marhaenisme, Lody Kristio, yang membacakan manifesto itu menjelaskan ada lima prinsip yang dihasilkan manifesto itu. Pertama, secara bersama melakukan sistem bernegara yang benar, mengedepankan etika moral bangsa. Prinsip lainnya, memiliki komitmen memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ketiga, melakukan desentralisasi dengan otonomi daerah secara konsisten, baik di bidang pemerintahan, ekonomi, hukum, dan budaya. Keempat, adalah menghilangkan diskriminasi politik, ras, agama, dan kelompok minoritas, dan prinsip yang diambil terakhir adalah meningkatkan harkat martabat kemandirian sebagai bangsa. Berdasarkan prinsip itulah maka mereka mendukung pasangan calon ini. Di samping itu, mereka juga berharap dapat memperjuangkan aspirasi politik masyarakat Jawa Barat. Amien yang diberikan kesempatan menjawab mengungkapkan kegembiraannya yang begitu besar atas dukungan itu. Seolah-olah ada tangan Tuhan yang membawa kita ke perahu yang sama, kata dia. Ia berharap, langkah politik partai di Jawa Barat ini bisa menular ke daerah lainnya. Direncanakan besok siang enam pengurus partai politik lain juga mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan ini. Di tempat yang sama Siswono menyatakan dukungan ini dianggapnya sebagai tambahan tenaga yang cukup besar, disebabkan Jawa Barat memiliki jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Sekitar 15 persen jumlah pemilih di Indonesia itu berasal dari Jawa Barat, kata Siswono. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan yang turut menandatangani manifesto itu menyatakan keputusan dukungan ini sudah diketahui pengurus pusat partai. Seperti diberitakan, PDK memang sudah menyatakan dukungannya terhadap pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid. Menurut Ketua Dewan Pengurus Provinsi PDK, Maman Wangsa Atmadja, keputusan yang berbeda dengan keputusan pusat ini disebabkan mereka ingin mengedepankan kepentingan masyarakat. Dia membantah dukungan kepada Amien ini melanggar keputusan partai. Kami berpegang pada platform partai yang jelas menyebutkan otonomi daerah, kata Maman. Maman menambahkan, ketika rapat pimpinan nasional digelar sekitar tiga pekan lalu beberapa daerah memang menyatakan perbedaan pandangan atas keputusan partai yang mendukung Wiranto-Gus Solah. Tetapi, ia enggan menyebutkan daerah-daerah mana saja yang dimaksud selain Jawa Barat. Terkait desakan untuk mengumumkan kabinet bayangan, menurut Amien, hal itu akan diumumkan pada saatnya. Kini, ia, Siswono, dan timnya tengah mendiskusikan siapa saja yang bisa bekerja sama dalam kabinet nanti. Kami mencari menteri yang memiliki track record baik, bersih, nasionalis, dan kami mungkin merekrut tokoh-tokoh dari kelompok manapun, kata Amien.Sedangkan Siswono menimpali pernyataan Amien itu dengan menyatakan kabinet bayangan sedang digodok baik struktural maupun personelnya. Ia menambahkan, mereka sudah sepakat menempatkan anggota tim yang cukup kompetensinya. Persyaratan yang diutamakan, ujarnya. Dia mengaku tidak bisa menggambarkan kabinet bayangan itu secara utuh karena dia memprediksikan kabinet nanti sangat dipengaruhi hasil pemilihan presiden. Yang jelas penuh warna, kata Siswono. Istiqomatul Hayati - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.