Minggu, 25 Februari 2018

Aktivitas Anak Gunung Krakatau Meningkat Drastis

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 24 Juli 2003 09:50 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Serang:Komandan Pangkalan TNI AL di Merak, Letkol (P) Gusmaidi, mengingatkan Pemerintah Provinsi Banten agar mewaspadai aktivitas anak Gunung Krakatau. Sebelum terakhir ini, aktivitas gunung berapi itu meningkat drastis. Bahkan, setahun terakhir melonjak luar biasa dibanding masa sebelumnya. "Saya kembali ingatkan agar tim Satkorlak bencana alam mewaspadai aktivitas anak gunung krakatau. Tim jangan hanya mengurus bencana banjir dan lupa mewaspadai kejadian yang mengancam. Aktivitas Krakatau tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan bencana," ujarnya kepada Tempo News Room usai Rapat Koordinasi Satkorlak Penanggulangan Bencana di Kantor Gubernur Banten, Selasa (19/2). Krakatau hanya sekali meletus pada 1883, di era kolonial Belanda. Bencana alam itu menyebar kematian dan kerusakaan besar di sekitar tanah Sunda bahkan mencapai Batavia. Gusmaidi mengaku TNI AL banyak menerima laporan dari beberapa wisatawan tentang peningkatan aktivitas anak Gunung Krakatau. Apalagi, jelasnya, dalam beberapa bulan ini aktivitas gunung berapi yang terletak di perairan Selat Sunda itu tidak terpantau karena belum berfungsinya seismograf (alat pemantau kegiatan gunung berapi). Alat itu rusak akibat kabelnya diputus satu meter oleh tangan-tangan tak bertanggungjawab. Sikin, petugas pengamat anak Krakatau, membenarkan terjadinya kerusakan alat seismograf di Pasauran, Kecamatan Cinangka. "Kami tidak bisa memantau aktivitas Krakatau. Kenapa ada orang yang sengaja memotong kabel tersebut. Tidak bisa dimengerti," kata Sikin kemarin. Terpotongnya kabel itu diketahui setelah mendapat info dari rombongan wisatawan asal Perancis sebulan lalu. Ia menjelaskan masalah tersebut telah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Serang. Tapi, kerusakan itu tidak ditanggapi. "Saya mohon masalah ini segera diatasi karena sangat penting. Karena menyangkut keselamatan banyak orang. Apalagi saat ini anak Krakatau dalam status Waspada,” ujar Sikin. Ia menambahkan dalam setahun terakhir ini aktivitas Krakatau mengalami peningkatan luar biasa dibanding sebelumnya. (Faidil Akbar)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.