Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Isodorus di Kwamki Lama

image-gnews
Iklan

TEMPO Interaktif, Timika - Polisi didesak dapat menangkap pelaku pembunuhan Isodorus Edoway. Isodorus pada Selasa (19/1) tewas setelah dikeroyok belasan orang.

Menurut salah satu keluarga Isodorus, pada Selasa siang sebenarnya pelajar SMP YPPGI Kwamki Lama ini hendak melihat pengumuman di sekolahnya soal kapan proses belajar dimulai. Sejak konflik antarwarga pada 4 Januari 2010, semua persekolahan di Kwamki Lama lumpuh.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mimika, Karel Gwijangge, Rabu (20/1), mengatakan Isodorus adalah anak sekolah yang tidak terlibat konflik tapi jadi korban pertikaian antar warga. "Isodorus meninggal tidak masuk kelompok yang bertikai. Ini tindakan kriminal. Polisi harus menangkap pelaku," kata Karel.

Karel Gwijangge yang juga warga Suku Amungme mengatakan dalam adat sebenarnya tidak dibenarkan orang saling baku bunuh. "Jaman dulu itu tidak ada agama, tidak ada polisi. Jadi perang itu yang dipilih untuk menyelesaikan masalah. Tetapi sekarang harusnya tidak lagi karena sudah ada agama, polisi dan hukum," kata Karel.

Menurut Karel, sekarang banyak konflik dan kerusuhan pakai istilah perang adat, dan konflik adat sebagai tameng. "Sehingga kalau mereka bunuh orang tidak ditangkap. Itu semua tipuan yang membuat bingung penegak hukum," kata Karel.

Semua kepala perang di Kwamki Lama, kata karel, harus menanggung sendiri denda adat akibat konflik ini. "Tidak ada lagi bantuan dari pemerintah. Tidak boleh ada pos anggaran di APBD untuk bayar-bayar denda itu," kata Karel.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dihubungi terpisah, Kepala Kepolisian Resor Mimika, Ajun Komisaris Besar Muhammad Sagi, Rabu siang, mengatakan warga yang bertikai mulai hari ini harus menghentikan perang. "Kemarin (Selasa) pemerintah dan Dewan sudah meminta polisi bertindakl tegas. Kalau ada warga yang bawa panah dan perang akan ditangkap," kata Muhammad Sagi.

Menurut Muhammad Sagi, setelah penandatangan kesepakatan damai yang dijadwalkan hari ini, polisi akan menilai semua tindak kekerasan dan pembunuhan sebagai tindakan kriminal. "Potensi konflik tetap ada, tetapi tidak bisa ditolerir lagi. Secepatnya pemerintah dan pihak terkait akan melakukan pendekatan dan sosialisasi hukum," kata Muhammad Sagi.

Jenazah Isodorus yang semula hendak diusung ke DPRD Mimika batal dilakukan. Jenazah kemudian dibawa ke Bandara Mosez Kilangin Mimika untuk diterbangkan ke Paniai.

TJAHJONO EP

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Terdampak Konflik Antarkampung di Mataram, Para Siswa akan Dapat Trauma Healing

19 Oktober 2023

Ilustrasi tawuran. TEMPO/Iqbal Lubis
Terdampak Konflik Antarkampung di Mataram, Para Siswa akan Dapat Trauma Healing

Sebelumnya para siswa sempat belajar di rumah akibat konflik antarkampung di Mataram.


Panglima TNI Imbau Masyarakat Waspadai Benih Perpecahan

6 Agustus 2017

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. ANTARA
Panglima TNI Imbau Masyarakat Waspadai Benih Perpecahan

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebut benih perpecahan sudah muncul, berpotensi Indonesia sebagai kancah konflik antar agama.


JK Minta Polisi Bertindak Adil Mengatasi Konflik di Masyarakat

11 Juli 2017

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVII di Makassar, Sulawesi Selatan, 1 Juli 2017. TEMPO/Iqbal Lubis
JK Minta Polisi Bertindak Adil Mengatasi Konflik di Masyarakat

Wakil Presiden Jusuf kalla atau JK memngharapkan polisi bisa bertindak adil mengatasi konflik di tengah masyarakat.


Kawal Maklumat Menteri Agama, NU Lumajang Tangkal Konflik

4 Mei 2017

TEMPO/ Wahyu Setiawan
Kawal Maklumat Menteri Agama, NU Lumajang Tangkal Konflik

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Syamsul Huda berkomitmen untuk mengawal maklumat Kementerian Agama untuk mencegah konflik.


Kapolri Tito Karnavian: Konflik Sosial Masalah Utama Indonesia  

26 April 2017

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian saat meninjau lokasi penggerebekan teroris di Kampung Curug, Desa Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten. TEMPO/Marifka Wahyu
Kapolri Tito Karnavian: Konflik Sosial Masalah Utama Indonesia  

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyatakan negara ini mempunyai ancaman terbesar dalam menangani konflik sosial dan isu primordialisme.


Tiru Cara Poso, Indonesia Bangun Pasar Perdamaian di Myanmar  

17 Maret 2017

Wakil Menteri Luar Negeri saat memberikan penjelasan tentang kasus yang menimpa Siti Aisyah, terduga pembunuh abang tiri pimpinan Korea Utara. IMAM SUKAMTO
Tiru Cara Poso, Indonesia Bangun Pasar Perdamaian di Myanmar  

Wakil Menteri Luar Negeri mengatakan pembangunan pasar di Myanmar diharapkan bisa mengakhiri konflik serta membuat masyarakat berinteraksi dan tak saling curiga.


BIN Nilai Pemda Kerap Terlambat Tangani Gejala Konflik Sosial

15 Maret 2017

REUTERS/Herwig Prammer
BIN Nilai Pemda Kerap Terlambat Tangani Gejala Konflik Sosial

Lambatnya pemerintah daerah dalam menangani memperparah terjadinya konflik sosial, menurut Deputi II Bidang Dalam Negeri BIN Thamrin Marzuki.


GMBI Bekasi dan Jawara Damin Sada Nyatakan Ikrar Damai  

1 Februari 2017

Jawara Bekasi Damin Sada dan Ketua GMBI Distrik Bekasi Zakaria berdamai disaksikan wakapolres Bekasi Kota AKomisaris Besar Widjonarko di Bekasi, 1 Feb 2017. TEMPO/Adi Warsono
GMBI Bekasi dan Jawara Damin Sada Nyatakan Ikrar Damai  

Damin dan Zakaria tampil bersama di panggung acara dan
keduanya berjabat tangan.


Menkopolhukam Usul Penyelesaian Konflik di Luar Pengadilan  

13 Desember 2016

Wiranto, Menteri koordinator Politik Hukum dan Keamanan. TEMPO/Imam Sukamto
Menkopolhukam Usul Penyelesaian Konflik di Luar Pengadilan  

Menurut Wiranto, masyarakat mengenal azas musyawarah untuk mufakat sebagai kultur.


Gemabudhi Minta Konflik Rohingya Tidak Meluas ke Indonesia

24 November 2016

Seorang wanita muslim Rohingya bersama anaknya menangis saat ditangkap oleh petugas perbatasan Bangladesh (BGB) setelah melintas perbatasan secara ilegal di Cox's Bazar, Bangladesh, 21 November 2016. Warga Rohingnya melarikan diri ke Bangladesh karena kekerasan yang diterimnya di Myanmar. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
Gemabudhi Minta Konflik Rohingya Tidak Meluas ke Indonesia

Gemabudhi dan Gema Mathla'ul Anwar akan ke Kedubes Myanmar di Jakarta untuk menyampaikan keprihatinan.