Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menkominfo Budi Arie: Pemerintah Tak Jadikan Starlink Anak Emas

image-gnews
Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 30 April 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 30 April 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Budi Arie Setiadi menanggapi kekhawatiran Komisi I DPR RI soal kehadiran penyedia layanan internet Starlink di Indonesia. Dalam rapat dengar pendapat hari ini, anggota Komisi I DPR Nurul Arifin mepertanyakan sikap pemerintah Indonesia terhadap provider asal Amerika Serikat itu.

Awalnya, Arifin menyoroti kedatangan CEO Starlink Elon Musk ke Bali pada 19 Mei lalu untuk meluncurkan provider-nya di Indonesia. “Hal ini memunculkan pro dan kontra, sikap Kominfo itu sebenarnya bagaimana sih?” kata Arifin kepada Budi Arie dalam rapat.

Arifin mempertanyakan apakah pemerintah sudah mempelajari pro dan kontra kehadiran pemberi layanan internet berbasis orbit rendah itu di Indonesia. “Yang kontranya sudah dipelajari belum? Yang pronya bagaimana? Karena ini kan merugikan industri telekomunikasi nasional,” ucap politikus Partai Golkar itu.

Arifin pun bertanya mengapa Starlink tidak beroperasi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) saja. “Kenapa harus di pusat, apakah memang ada permintaan atau kompensasi yang diminta oleh pihak Starlink? Kalau kami berharap jangan membunuh industri telekomunikasi dalam negeri, khususnya Telkom itu sendiri,” ujar dia.

Menanggapi pertanyaan itu, Budi Arie mengatakan pemerintah tidak memberi perlakuan khusus kepada Starlink. Dia menyatakan pemerintah bakal memberi perlakuan yang sama kepada seluruh penyelenggara layanan internet yang beroperasi di tanah air.

“Pemerintah tidak menjadikan Starlink sebagai anak emas,” ucap dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia pun mengklaim industri telekomunikasi di Indonesia tidak perlu khawatir dengan kehadiran Starlink. Sebabnya, kata Budi Arie, Starlink belum juga market share atau pangsa pasar yang besar di negara-negara tempatnya beroperasi. Di antaranya di Amerika Serikat yang hanya 0,2 persen, di Australia 0,5 persen, dan di Selandia Baru 0.8 persen.

Ketua Umum Projo itu berujar negara-negara tersebut adalah wilayah yang secara geografis memerlukan teknologi satelit. “Jadi kenapa kita mesti takut dengan yang market share-nya bawah satu persen,” kata dia.

Budi Arie pun mengatakan dia sudah sering meminta orang-orang untuk tidak khawatir dengan kehadiran Starlink. “Saya pikir ini Starlink karena paling hot terus, saya bilang tenang aja kalian masa takut sama Starlink,” ujarnya.

Pilihan Editor: Budi Arie Ancam Blokir X di Indonesia jika Masih Perbolehkan Konten Pornografi

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Starlink, Axiata Tak Terganggu hingga Investasi Rp30 Miliar

1 hari lalu

Satelit Starlink (kiri) dan Satria-1.
Starlink, Axiata Tak Terganggu hingga Investasi Rp30 Miliar

Axiata Group tak menganggap rencana kehadiran layanan Internet milik Elon Musk, Starlink sebagai ancaman bisnis


Pakar Ingatkan Pembentukan Satgas Judi Online Bukan Hanya Karena Kasus Viral

1 hari lalu

Merespons kasus 'Polwan bakar suami' Menko Polhukam Hadi Tjahjanto membeberkan sejumlah upaya pemerintah untuk memberantas judi online.
Pakar Ingatkan Pembentukan Satgas Judi Online Bukan Hanya Karena Kasus Viral

Pakar Ilmu Hukum Pidana Khusus ini menyebut pemerintah perlu untuk mengevaluasi kembali kinerja aparat penegak hukum dalam memberantas judi online.


Beberapa Tokoh yang Sempat Mengeluarkan Candaan Misoginis

1 hari lalu

Kompolnas memberi perhatian untuk kasus polwan bakar suami di Mojokerto, Jawa Timur.
Beberapa Tokoh yang Sempat Mengeluarkan Candaan Misoginis

Beberapa pejabat sempat mengeluarkan candaan misoginis. Terbaru, tanggapan Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Budi Arie.


Axiata Tak Anggap Kehadiran Starlink di Indonesia jadi Ancaman Bisnis

2 hari lalu

Direktur & Chief Technology Officer PT XL Axiata (EXCL) I Gede Darmayusa (kiri) bersama Group Head Service Operation Management XL Axiata, Waqas Malik mengamati layar trafik data jaringan di Customer Experience and Service Operation Center XL Axiata di Jakarta, Rabu, 3 April 2024. Dibandingkan hari biasa trafik layanan XL Axiata diprediksi akan meningkat sekitar 10% - 20% selama libur panjang Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan
Axiata Tak Anggap Kehadiran Starlink di Indonesia jadi Ancaman Bisnis

Axiata Group tak menganggap kehadiran layanan internet milik Elon Musk, Starlink sebagai ancaman bisnis


Fitur Baru X Bikin Pengguna Bisa Suka Konten Tanpa Ketahuan, Ini Alasannya

2 hari lalu

Logo X terlihat di bagian atas kantor pusat platform X, dahulu Twitter, di pusat kota San Francisco, California, AS. REUTERS/Carlos Barria
Fitur Baru X Bikin Pengguna Bisa Suka Konten Tanpa Ketahuan, Ini Alasannya

Kebijakan ini memicu beragam komentar dari pengguna X.


Budi Arie Sebut Aturan Satgas Judi Online Tinggal Tunggu Diteken Jokowi, Siapa yang Bakal jadi Ketua?

2 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 30 April 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Budi Arie Sebut Aturan Satgas Judi Online Tinggal Tunggu Diteken Jokowi, Siapa yang Bakal jadi Ketua?

Menkominfo Budi Arie Setiadi menyebutkan pembentukan Satgas Judi Online tinggal menunggu tanda tangan Presiden Jokowi.


3 Menteri yang Dukung Penuh Starlink Investasi di Indonesia

2 hari lalu

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Bahlil mengatakan bahwa Starlink sudah mengantongi izin investasi di Indonesia. Berdasarkan data pengurusan izin investasi Online Single Submission (OSS) yang dikantonginya, jumlah investasi yang ditanamkan Starlink di Indonesia hanya Rp30 miliar. Tak hanya itu, jumlah tenaga kerja yang terdaftar juga hanya 3 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis
3 Menteri yang Dukung Penuh Starlink Investasi di Indonesia

Elon Musk sukses meluncurkan Starlink di Indonesia, berikut daftar menteri yang ngebet dengan investasinya.


Kemenko Perekonomian Klaim Starlink Milik Elon Musk Mampu Tingkatkan Penetrasi Internet hingga 100 Persen

2 hari lalu

Satelit Starlink (kiri) dan Satria-1.
Kemenko Perekonomian Klaim Starlink Milik Elon Musk Mampu Tingkatkan Penetrasi Internet hingga 100 Persen

Kemenko Perekonomian klaim layanan internet milik Elon Musk, Starlink, mampu mendorong penetrasi internet Indonesia hingga 100 persen.


Budi Arie Sebut Perempuan Lebih Kejam dari Lelaki, Dosen UGM: Berpotensi Memperkuat Bias Gender

3 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Budi Arie Sebut Perempuan Lebih Kejam dari Lelaki, Dosen UGM: Berpotensi Memperkuat Bias Gender

Dosen UGM sebut pernyataan Menkominfo Budi Arie soal peremnpuan lebih kejam dari lelaki kasus Polwan bakar suami berpotensi memperkuat bias gender.


Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Perempuan Lebih Kejam dari Laki-laki

3 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Perempuan Lebih Kejam dari Laki-laki

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengklaim tak menghina perempuan.