Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pj Gubernur NTT Batalkan Aturan Viktor Laiskodat Sekolah Masuk Pukul 05.30, Begini Kilas Baliknya

image-gnews
Seorang guru sekolah menengah atas (SMA) memandu gerakan senam sebekum masuk kelas di SMA Negeri I Kupang, di Kota Kupang, NTT, Senin 6 Maret 2023. Pemerintah provinsi NTT merubah kebijakan jam masuk sekolah untuk SMA/SMK di Kota Kupang, dari semula 05.00 WITA menjadi 05.30 WITA dan pulang sekolah 10.30 WITA setelah banyaknya kritikan dan masukan dari masyarakat. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Seorang guru sekolah menengah atas (SMA) memandu gerakan senam sebekum masuk kelas di SMA Negeri I Kupang, di Kota Kupang, NTT, Senin 6 Maret 2023. Pemerintah provinsi NTT merubah kebijakan jam masuk sekolah untuk SMA/SMK di Kota Kupang, dari semula 05.00 WITA menjadi 05.30 WITA dan pulang sekolah 10.30 WITA setelah banyaknya kritikan dan masukan dari masyarakat. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT akhirnya menghentikan kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita di sejumlah Sekolah Menengah Atas atau SMA di Kota Kupang. Beleid itu disampaikan Penjabat atau Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake dalam rapat paripurna ke-3 masa persidangan 1 tahun sidang 2023-2024.

“Pemerintah telah mengambil langkah bahwa pada tanggal 21 September 2023 jam masuk sekolah dikembalikan ke jadwal masuk semula yaitu 07.00 Wita,” ujar Ayodhia di ruang sidang utama DPRD Provinsi NTT, Kamis, 21 September 2023.

Kebijakan masuk sekolah jam 5 pagi sebelumnya dicanangkan oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Instruksi itu disampaikannya dalam agenda pertemuan bersama kepala sekolah pada Kamis, 23 Februari lalu. Alasan Viktor, aturan tersebut diterapkan untuk mengasah kedisiplinan dan etos kerja para peserta didik. Selain itu, menurut dia, rata-rata anak SMA tidur paling malam pukul 22.00. Sehingga, dia mengklaim siswa sudah cukup tidur untuk memulai sekolah pukul 05.00.

Video Viktor saat memberikan instruksi pun viral di media sosial dan mendapatkan beragam tanggapan. Aturan tersebut mendapat berbagai kritik dari mulai organisasi guru hingga Ombudsman. Kebijakan Viktor dinilai memberikan efek buruk bagi kesehatan siswa. Siswa yang kurang tidur bisa mengalami risiko terkena berbagai penyakit seperti obesitas maupun kesehatan mental.

“Apa kira-kira urgensinya masuk sekolah jam 5 pagi?” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton.

Anggota DPR Komisi Pendidikan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahmy Alaydroes juga menilai instruksi Viktor agar siswa SMA masuk sekolah jam 5 pagi terasa aneh dan tidak nyambung. Menurut dia, mengejar ketertinggalan mutu pendidikan mestinya dengan meningkatkan standar mutu, alih-alih menyalahkan jam sekolah. Oleh sebab itu, Fahmy menyebut kebijakan ini mesti ditinjau kembali.

“Terasa aneh dan tidak nyambung ketika ketertinggalan mutu pendidikan yang penyebabnya adalah merosotnya capaian standar mutu, tetapi yang disalahkan justru jam masuk sekolah”, kata Fahmy dalam keterangannya, Rabu, 1 Maret 2023.

Kendati demikian, ia paham bahwa tujuan kebijakan tersebut baik, yakni mendidik siswa agar terbiasa disiplin. Namun, Fahmy mengatakan instruksi tersebut jadi tidak bijak jika berujung memberatkan, merepotkan, dan membuat gaduh banyak pihak. Utamanya, pihak orang tua peserta didik. Apalagi, kata dia, instruksi Viktor itu berpotensi mengganggu kesempatan siswa-siswi muslim menunaikan salat subuh di masjid.

“Hal ini pasti akan memicu kontroversi di tengah masyarakat”, ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Kemendikbudristek juga merespons soal aturan masuk sekolah jam 5 pagi untuk siswa SMA di NTT. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Chatarina Muliana Girsang mengatakan dalam melaksanakan berbagai kebijakan Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan berkomitmen untuk selalu melindungi hak siswa untuk dapat belajar dengan aman dan menyenangkan di sekolah.

“Kami berkoordinasi intensif terkait penerapan kebijakan yang dimaksud. Setiap kebijakan perlu juga mendapatkan masukan dari masyarakat khususnya orang tua,” ujarnya kepada Tempo melalui pesan WhatsApp pada Rabu, 1 Maret 2023.

Kebijakan Viktor Laiskodat disebut memberatkan bukan bualan semata. Sejak beleid itu diterapkan, sejumlah video aktivitas siswa di Kupang, NTT. Dalam sebuah video misalnya, terlihat sejumlah siswa tertidur di ruang kelas saat matahari mulai terbit. Warganet berkomentar, hal ini wajar terjadi karena jam masuk sekolah yang terlalu pagi. Netizen pun banyak yang miris dan memberi dukungan pada anak-anak sekolah tersebut.

“Pemerintah turun tangan dong, hentikan penyiksaan anak-anak ini,” tulis salah satu komentar.

Kebijakan masuk sekolah jam 5 pagi membuat siswa kelas 12 di SMAN 1 Rote Barat Daya, Rio Jonathan terpaksa menunggang kuda demi sampai ke sekolah tepat waktu. Rio menjadi perhatian warganet karena ia berhasil menaiki kuda sejauh 8 kilometer dari rumahnya menuju sekolah agar jam 5 pagi ia sudah sampai di sekolah. Alasan dia menunggangi kuda karena motornya rusak.

“Saya pergi ke sekolah pakai kuda karena motornya mogok. Karena saya takut terlambat, maka saya terpaksa naik kuda ke sekolah,” kata Rio yang mengenakan seragam pramuka dalam video.

HENDRIK KHOIRUL MUHID  | TIM TEMPO.CO

Pilihan Editor: Kemendikbud Rekomendasikan Kaji Ulang Masuk Sekolah Jam 5.30 Pagi di NTT

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Rektor Unair Tak Masalah Penghapusan Jurusan di SMA: Kami Pelopor Kebijakan ini

2 jam lalu

Rektor Unair M. Nasih sebut guru besar tidak perlu tulis gelar di luar kepentingan akademik, Jumat, 19 Juli 2024. Foto: Hanaa Septiana/TEMPO
Rektor Unair Tak Masalah Penghapusan Jurusan di SMA: Kami Pelopor Kebijakan ini

Unair menanggapi soal penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang SMA yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025


Ingin Perbaikan pada PPDB, Pj Gubernur Jabar Berencana Temui Mendikbudristek

3 jam lalu

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Ingin Perbaikan pada PPDB, Pj Gubernur Jabar Berencana Temui Mendikbudristek

Bey Machmudin mengatakan, prihatin dengan maraknya kecurangan dalam PPDB 2024. Ada 279 calon siswa yang dianulir karena kecurangan


ITB Sudah Antisipasi Penghapusan Jurusan IPA-IPS SMA di Kurikulum Merdeka

10 jam lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
ITB Sudah Antisipasi Penghapusan Jurusan IPA-IPS SMA di Kurikulum Merdeka

ITB memberikan panduan kepada siswa yang ingin masuk suatu program studi tertentu.


Pegiat Pendidikan Ingatkan Penghapusan Jurusan di SMA Bisa Jadi Bumerang

13 jam lalu

Peniadaan jurusan di SMA membuat siswa tidak fokus. Sudah diterapkan di beberapa negara, tapi dengan infrastruktur yang memadai.
Pegiat Pendidikan Ingatkan Penghapusan Jurusan di SMA Bisa Jadi Bumerang

Kemendikbud mengklaim sekitar 90-95 persen satuan pendidikan di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK mulai menerapkan program Kurikulum Merdeka.


BMKG: Sebagian Jatim-NTT-NTB Alami Kekeringan Ekstrem Setelah Nyaris Tiga Bulan Tanpa Hujan

13 jam lalu

Foto udara kawasan persawahan yang mengering di Lombok Timur, NTB, Rabu, 12 Juni 2024. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
BMKG: Sebagian Jatim-NTT-NTB Alami Kekeringan Ekstrem Setelah Nyaris Tiga Bulan Tanpa Hujan

18 kabupaten/kota dan puluhan kecamatan di tiga provinsi tersebut mengalami kekeringan akibat kurang hujan dengan kategori ekstrem.


Peniadaan Jurusan IPA-IPS di SMA, Anggota Dewan Pendidikan Jatim: Masalahnya Ada di Guru

1 hari lalu

Ilustrasi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). TEMPO/Prima Mulia
Peniadaan Jurusan IPA-IPS di SMA, Anggota Dewan Pendidikan Jatim: Masalahnya Ada di Guru

Peniadaan jurusan IPA-IPS di SMA dinilai tepat asalkan ketersediaan guru menunjang.


Kurikulum Merdeka Berlakukan SMA Tanpa Jurusan Tahun Ini

1 hari lalu

Peniadaan jurusan di SMA membuat siswa tidak fokus. Sudah diterapkan di beberapa negara, tapi dengan infrastruktur yang memadai.
Kurikulum Merdeka Berlakukan SMA Tanpa Jurusan Tahun Ini

Kurikulum Merdeka yang meniadakan jurusan di SMA mulai diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025.


Pengamat Anggap Penghapusan Jurusan di SMA Kebijakan Keliru

1 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Pengamat Anggap Penghapusan Jurusan di SMA Kebijakan Keliru

Kebijakan penghapusan jurusan di SMA oleh Kemendikbudristek merupakan bagian dari penerapan Kurikulum Merdeka.


Tuai Polemik, Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA

2 hari lalu

Ilustrasi siswa SMA. ANTARA
Tuai Polemik, Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA

Kemendikbudristek menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasan yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2024/2025.


Pelajaran Siswa di SMA Setelah Jurusan Bahasa, IPS, dan IPA Dihapus

2 hari lalu

Ilustrasi siswa SMA. ANTARA
Pelajaran Siswa di SMA Setelah Jurusan Bahasa, IPS, dan IPA Dihapus

Penghapusan jurusan di SMA mulai diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025. Siswa bisa memilih mata pelajaran yang diinginkan.