Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kasus Chiki Ngebul di Kota Bekasi Bikin Lambung Bocah 4 Tahun Alami Iritasi

image-gnews
Napas naga (FDA)
Napas naga (FDA)
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 28 anak yang terdampak jajanan chiki ngebul alias cikbul setelah mengkonsumsinya. Mayoritas kasusnya yaitu 24 anak di Kabupaten Tasikmalaya dan empat bocah lainnya di Kota Bekasi.

“Sejauh ini tidak ada laporan kasus baru lagi, hanya dua daerah itu,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ryan Bayusantika Ristandi, Senin, 9 Januari 2023.

Laporan pertama datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Pada 15 November 2022, terjadi lonjakan kasus keracunan makanan pada siswa Sekolah Dasar Ciawang di Kecamatan Leuwisari, pada pukul 07.30 WIB. Kejadian itu setelah siswa membeli jajanan makanan ringan yang mengeluarkan asap putih atau disebut chiki ngebul alias cikbul setelah dicampur nitrogen.

Beberapa siswa mengaku minum cairan nitrogen yang tidak beruap. Akibatnya korban mengalami pusing, mual, sesak, hingga ada yang muntah daerah. Warga ikut membantu siswa ke Instalasi Gawat Darurat Puskesmas Leuweisari. Total jumlah siswa yang diperiksa 24 orang dengan rentang usia 8-13 tahun.

Hasilnya, tujuh anak dinyatakan bergejala, 16 anak tidak bergejala, dan seorang siswa dirujuk ke rumah sakit. Seluruh siswa kemudian bisa pulang dalam keadaan sehat. “Tidak ada anak yang sampai dioperasi,” kata Ryan.

Korban sempat merasakan kesakitan

Setelah itu muncul laporan kasus serupa pada Desember 2022 dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi dengan total sebanyak empat orang anak. Seorang di antaranya menurut Ryan, mengalami gejala berat hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Haji Jakarta Timur. Korban diduga meminum sisa cairan nitrogen pada jajanannya. “Cairan itu diminum sampai bisa membuat iritasi, lambungnya jadi bolong,” kata Ryan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ceritanya pada 21 Desember lalu, korban pergi ke pasar malam bersama orangtua, kakak, dan dua orang temannya dan jajan chiki ngebul lalu dimakan bersama di rumah. Sekitar 15 menit kemudian, korban menjerit kesakitan dan tersungkur sambil memegang perutnya. Keluarga yang panik melarikan anak mereka ke sebuah rumah sakit lalu dirujuk ke tempat lain. Keesokan paginya, korban dioperasi.

Pasca tindakan, korban yang sudah tidak ada keluhan, dipulangkan pada 27 Desember dengan diagnosa akhir Peritonitis Umum ec Perforasi Gaster. Dokter melakukan tindakan Laparatomy explorasi dan Repair gaster.

ANWAR SISWADI

Baca: Kasus Chiki Ngebul, Pengamat Sebut Perlu Penguatan Sistem Pengawasan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Temukan Pria Paruh Baya Cabuli Anak Perempuan 10 Tahun di Bekasi, Komnas PA Lapor Polisi

1 jam lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Temukan Pria Paruh Baya Cabuli Anak Perempuan 10 Tahun di Bekasi, Komnas PA Lapor Polisi

Peristiwa pencabulan anak di Bekasi ini terjadi saat ibu korban menceritakan kondisi ekonominya kepada pelanggannya.


Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

1 hari lalu

Stasiun pemantau kualitas udara bergerak milik Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Pemerintah Jakarta menyatakan mengembangkan sistem inventarisasi emisi yang lebih sistematis untuk memantau sumber-sumber polusi udara. FOTO/Dok. DLH DKI
Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

Harapannya, upaya memperbaiki kualitas udara Jakarta akan lebih tepat sasaran karena semua penyebab dan solusinya sudah dikaji dan terukur.


Masjid Al Azhar Jaksel Gelar Salat Idul Adha Hari Ini, Jamaah Datang dari Bekasi hingga Tanjung Priok

4 hari lalu

Suasana Salat Idul Adha 1445 H di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Ahad, 16 Juni 2024. Foto: TEMPO/Defara
Masjid Al Azhar Jaksel Gelar Salat Idul Adha Hari Ini, Jamaah Datang dari Bekasi hingga Tanjung Priok

Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, telah menggelar Salat Idul Adha 1445 Hijriah pada hari ini, Ahad, 16 Juni 2024. Para jamaah ini berdatangan dari berbagai daerah.


Sopir Angkutan Barang Demo Keluhkan Banyaknya Pungli Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi

6 hari lalu

Aksi demo sopir angkutan di kantor Dishub, Kota Bekasi, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/ADI WARSONO
Sopir Angkutan Barang Demo Keluhkan Banyaknya Pungli Oknum Dinas Perhubungan Kota Bekasi

Ika berharap melalui aksi unjuk rasa ini bisa menjadi bahan untuk Dinas Perhubungan Kota Bekasi dalam membenahi pungli yang selama ini terjadi.


Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

7 hari lalu

Ilustrasi tawuran/perkelahian penganiayaan. Shutterstock
Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

Kasus pengeroyokan anak ini sudah ditangani unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.


Berupaya Gagalkan Pencurian, Polisi di Bekasi Dihantam Linggis oleh Pencuri

8 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Berupaya Gagalkan Pencurian, Polisi di Bekasi Dihantam Linggis oleh Pencuri

Polisi dari Polsek Serang Baru Aiptu Jumaldi dihantam linggis oleh dua pencuri pada Ahad, 9 Juni 2024 lalu.


Rumah Sekretaris Bappilu PDIP Jabar Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

8 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Rumah Sekretaris Bappilu PDIP Jabar Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Rumah Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu PDIP Jawa Barat Imam Haryo Pradigdo kebakaran pada Selasa, 11 Juni 2024.


Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

9 hari lalu

Warga menggunakan payung menghindari terik matahari saat beraktifitas diluar ruangan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.  TEMPO/Subekti.
Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

Data suhu panas di Bekasi pernah menembus 40 derajat Celsius pada Januari lalu. Hot spell, begitu peneliti BRIN pernah menyebutnya.


Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

10 hari lalu

Didik Setiawan, 61 tahun, tersangka pembunuhan dan pencabulan anak di Bekasi. Tempo/Adi Warsono
Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

Motif tersangka pembunuhan dan pencabulan itu diketahui berdasarkan penyelidikan polisi bersama Apsifor, KPAD dan DP3A.


Kronologi Ibu Asal Bekasi Cabuli Anak Kandung, Tergiur Tawaran dari Akun Facebook Icha Shakila

12 hari lalu

Polda Metro Jaya menggelar konperensi pers kasus ibu cabuli anak kandung, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Jihan
Kronologi Ibu Asal Bekasi Cabuli Anak Kandung, Tergiur Tawaran dari Akun Facebook Icha Shakila

Bagaimana kronologi kasus video viral ibu cabuli anak kandung yang dilakukan seorang ibu di Bekasi?