Pengamat Sebut Tindakan Anies Baswedan Soal Ini yang Lunturkan Stempel Intoleran

Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan saat menyampaikan sambutan dalam Puncak Perayaan HUT ke-11 NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat, 11 November 2022. Partai NasDem merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 bertemakan "It's Time! Restorasi Indonesia dan menggelar NasDem Umkm Trade Show. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Analis politik sekaligus CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan perhatian Anies Baswedan untuk semua agama dinilai berhasil menggerus stempel intoleran. Perhatian itu, kata Pangi, diberikan ketika Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Kita bisa lihat Anies perhatiannya untuk semua agama dan tempat ibadah, anggaran untuk tempat ibadah seperti gereja waktu beliau Gubernur, sangat terlihat keberpihakan beliau untuk tempat ibadah," kata Pangi saat dihubungi Tempo, Senin, 5 Desember 2022.

Selain memberikan perhatian lewat anggaran dan peresmian tempat ibadah, Pangi menyebut Anies juga kerap menghadiri undangan acara keagamaan. Hal ini membuat Anies menjadi representatif semua agama. 

Pangi menyebut penilaian ini beradasarkan hasil survei Voxpol Center pada 22 Oktober - 7 November 2022. Survei itu menggunakan metode multistage random sampling melalui dua tahap, yakni systematic random sampling dalam memilih TPS dan systematic random sampling dalam memilih responden dari DPT. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,81 persen. 

Dalam survei tersebut, mayoritas pemilih Anies beragama Hindu dengan persentase 38,2 persen, Kristen Katolik 36,8 persen, Islam 33,3 persen, Kristen Protestan 29 persen, dan Budha 28,6 persen.

"Dalam data kita saja, pendukung Kristen Katolik sudah terbelah. Kalau waktu Jokowi kan semua bulat Kristen-Katolik. Kalau Anies masih kental soal capres intoleransi nggak mungkin Kristen Katolik mendukung beliau," ujar Pangi.

Selain itu, dalam survei alasan masyarakat tidak memilih Anies, hanya 3,2 pesen yang menjadikan faktor Anies dekat dengan kelompok intoleran sebagai alasan tak memilih. Sementara mayoritas tak memilih Anies karena alasan tertarik dengan kandidat lain. 

Anies Bakal Hadiri Perayaan Natal Nasional

Dalam safari politiknya sebagai capres dari Partai NasDem, Anies kembali mengunjungi tempat ibadah di berbagai daerah. Pada 8 - 9 Desember 2022, Anies bahkan dijadwalkan mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua. 

"Ya, (Anies ikut) Natal Nasional dan akan ada pidato kebangsaan dari Anies," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim. 

Selain untuk melakukan sosialisasi soal pencapresannya, Hermawi menyebut kunjungan Anies mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua sekaligus untuk melawan stigma publik soal intoleran dengan perbuatan nyata.

Dalam undangan yang Hermawi kirimkan, acara Perayaan Natal Nasional di Papua diadakan oleh DPW NasDem Papua. Acara itu bakal dihadiri oleh DPP Partai NasDem, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dan calon presiden dari Partai NasDem yang dalam hal ini adalah Anies Baswedan. 

Perayaan Natal Nasional itu bakal digelar pada Kamis, 8 Desember 2022 di Auditorium Universitas Cendrawasih pada pukul 18.00-20.00 waktu setempat. 

Lalu pada Jumat, 9 Desember 2022, Anies dijadwalkan mengikuti Gedung DPW Partai NasDem Papua di Sentani, Jayapura. Setelah melakukan safari di Papua, Hermawi menyebut Anies akan melanjutkan safarinya ke Sulawesi Selatan pada 10-11 Desember 2022

M JULNIS FIRMANSYAH 

 
Baca: Peneliti Voxpol Nilai Stempel Intoleran Tak Relevan Lagi untuk Anies Baswedan, Ini Sebabnya






Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

14 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

15 jam lalu

Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

Waketum Golkar menyatakan mereka membuka pintu kepada PSI untuk bergabung ke KIB.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

15 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

15 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

16 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

22 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

22 jam lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

23 jam lalu

NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

Politikus Nasdem itu mengatakan Koalisi Perubahan tidak menutup pintu bagi partai lain yang hendak bergabung, baik parlemen maupun nonparlemen.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.


Gibran Dapat Dukungan Tertinggi Jadi Gubernur Jawa Tengah Menurut Survei Aksara

1 hari lalu

Gibran Dapat Dukungan Tertinggi Jadi Gubernur Jawa Tengah Menurut Survei Aksara

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan tertinggi maju sebagai Gubernur Jateng menurut survei Aksara Research and Consulting.