Eksklusif Pengakuan Konfrontir: Ferdy Sambo Perintahkan Ajudannya Pindahkan SIM Card ke iPhone

Editor

Amirullah

Ferdy Sambo buka suara soal penyelidikan kasus Ismail Bolong setelah jeda sidang pembunuhan Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 29 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa Ferdy Sambo sempat memerintahkan Ricky Rizal Wibowo alias Bripka RR, Kuat Ma’ruf, dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E untuk segera mengganti kartu sim handphone lama mereka ke iPhone 13 Pro Max yang diberikan setelah pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dalam Berita Acara Konfrontasi Putri Candrawathi, Ricky Rizal, Richard Eliezer, Kuat Ma’ruf, dan Susi, tertanggal 31 Agustus 2022 yang dilihat Tempo, ketiganya mengaku penyerahan itu dilakukan bersamaan dengan janji uang tota Rp 2 miliar usai pembunuhan. 

Ricky Rizal mengatakan ia bersama Richard dan Kuat dipanggil ke ruang kerja Ferdy Sambo di lantai 2 rumah Jalan Saguling 3. Ia mengatakan tidak mengetahui persis tanggalnya. Saat itu Ferdy Sambo menanyakan apakah ketiganya masih menyampaikan skenario seperti Berita Acara Pemeriksaan sebelumnya ketika mereka diperiksa penyidik. 

“Setelah itu diberikan kepada saya hp iPhone 13 Pro Max Sierra Blue untuk ganti hp kami yang lama, dan kami diperintahkan langsung untuk mengganti simcard ke hp iPhone 13 Pro Max baru,” kata Richard dalam pemeriksaan konfrontir tersebut.

Richard juga mengatakan ia diperintah memindahkan simcard ke iPhone 13 Pro Max setelah ditunjukkan amplop putih tertutup dikatakan Ferdy Sambo berisi uang dalam mata uang dolar. Sementara itu, Kuat Ma’ruf mengaku juga diperintahkan memindahkan simcardnya ke iPhone 13 Pro Max. Namun ia kembali menggunakan hp Samsung lamanya karena kontak tidak terbaca.

Baca: Richard Eliezer Ungkap Alasan Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua

Ferdy Sambo saat itu menunjukkan tiga amplop, yang ia katakan berisi Rp 1 miliar untuk Richard, dan masing-masing Rp 500 juta untuk Ricky, dan Kuat Ma’ruf beberapa hari setelah pembunuhan Yosua alias Brigadir J. Menurut pengakuan Ricky dan Richard, uang dalam mata uang dolar tersebut akan diberikan bulan berikutnya. 

Dalam pemeriksaan konfrontir tersebut, Putri Candrawathi dan asisten rumah tangganya, Susi, mengaku tidak tahu perihal janji uang atau pemberian iPhone tersebut. Namun dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum pada 17 Oktober lalu, Putri Candrawathi disebut mengetahui soal pemberian iPhone dan janji uang oleh suaminya.

Menurut dakwaan, pada 10 Juli 2022 Ferdy Sambo memanggil ketiganya ke ruang kerjanya di rumah Jalan Saguling 3 untuk memberikan imbalan setelah membunuh Yosua. Dengan handie talkie (HT), Ferdy Sambo memanggil ketiganya ke lantai dua di mana sudah ada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Di lantai dua rumah itu, Ferdy Sambo menyodorkan amplop putih berisi uang kepada ketiga terdakwa. Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf masing-masing mendapat Rp 500 juta dalam bentuk dolar. Sedangkan Richard Eliezer mendapat Rp1 miliar dalam bentuk dolar. Namun Ferdy Sambo mengambil kembali uang tersebut dan berjanji menyerahkannya pada Agustus 2022 apabila situasi sudah aman. Ferdy Sambo juga memberikan iPhone 13 Pro Max kepada ketiganya sebagai ganti handphone yang telah dirusak dan dihilangkan untuk menutup jejak pembunuhan. Putri Candrawathi juga hadir saat pemberian imbalan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada ketiga terdakwa.

Baca: Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi soal Peristiwa Magelang: Kejam Kamu Yos!

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

4 jam lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

4 jam lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

4 jam lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

5 jam lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.


Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

5 jam lalu

Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

Jaksa mengatakan, seharusnya Agus Nurpatria yang berpangkat Kombes berani menolak perintah Ferdy Sambo.


Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

7 jam lalu

Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

Jaksa menilai tidak ada unsur daya paksa dari Ferdy Sambo kepada terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Arif Rachman Arifin.


Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

11 jam lalu

Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

Hendra Kurniawan cs hari ini akan mendengarkan tanggapan jaksa atas pleidoi yang telah mereka bacakan pada pekan lalu.


Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

2 hari lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

3 hari lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.