Selain Aceh, NasDem Sebut Riau juga Cabut Izin Penggunaan Tempat untuk Safari Anies Baswedan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Anies Baswedan bertemu petinggi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS di Bali pada Minggu, 13 November 2022.Dok: Partai Demokrat

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menerangkan partainya mendapatkan informasi bahwa izin penggunaan tempat untuk safari politik Anies Baswedan di Pekanbaru, Riau, juga dicabut. Adapun Anies dijadwalkan menyambangi Aceh pada 2-3 Desember 2022, namun izin penggunaan tempat di salah satu taman tiba-tiba dicabut.

“Sebenarnya hal seperti di Aceh tidak terjadi di daerah lain, walaupun saya sudah mendapatkan informasi bahwa di Provinsi Riau juga sudah terjadi hal yang sama,” kata Ali saat dihubungi, Rabu, 30 November 2022.

Ali menceritakan konteks pencabutan izin penggunaan tempat di Riau. Menurut dia, Pemerintah Daerah sekonyong-konyong mencabut izin karena bakal menggelar kegiatan di hari yang bersamaan dengan kegiatan safari Anies.

Baca juga: NasDem Pastikan Safari Anies Baswedan Tetap Berjalan Meski Izin Tempat Dicabut

“Bagi NasDem senyum-senyum saja mendengar itu. Nanti masyarakat yang menilai perilaku pejabat daerah yang seperti itu,” kata dia.

Kendati demikian, Ali mengatakan peristiwa semacam ini tidak bakal menyurutkan semangat NasDem dan Anies untuk bersafari.

“Bagi NasDem sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Karena kita sudah terlanjur berjalan, sudah terlanjur menarik layar, ya tidak mungkin kembali ke darat,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, berharap pencabutan izin penggunaan tempat untuk kegiatan safari politik Anies Baswedan tidak behubungan dengan politik. Anies dijadwalkan menyambangi Aceh pada 2-3 Desember 2022, namun izin penggunaan tempat di salah satu taman tiba-tiba dicabut.

Ali menjelaskan, mulanya Pemerintah Daerah telah mengizinkan salah satu taman di Aceh untuk digunakan sebagai tempat kegiatan safari. Namun, kata dia, tiba-tiba izin dicabut tanpa konfirmasi.

“Informasi yang saya terima tadi bahwa izin penggunaan taman awalnya sudah dikeluarkan Pemda, terus kemudian tiba-tiba tanpa konfirmasi dicabut izin penggunaannya,” kata Ali saat dihubungi, Rabu, 30 November 2022.

Ali menyayangkan pencabutan izin yang sekonyong-konyong ini. Menurut dia, kebebasan untuk berkumpul merupakan hak warga negara. Ia berharap pencabutan izin ini tidak bermuatan politis.

Jika berhubungan dengan politik, Ali menyebut hal ini sangat menyakiti rakyat Indonesia. Khususnya, masyarakat Serambi Mekah yang ingin bersilaturahmi dengan Anies.

Dia berharap Pemda bisa menjelaskan secara rinci duduk perkara di balik pencabutan izin ini. Sehingga, kata Ali, masyarakat tidak menafsirkan peristiwa ini sebagai suatu upaya menghalangi masyarakat bertemu Anies.

“Sampai sekarang kami belum mendapat penjelasan itu, yang baru kita dapatkan info pencabutan izin,” ujarnya.

Kendati demikian, Ali memastikan bahwa kunjungan Anies ke Aceh tetap berjalan. “Tetap terselenggara, jalan berliku, terjal, sejak awal kita sudah duga seperti itu,” kata dia.  

Baca juga: Anies Baswedan Ungkap 3 Kriteria Sosok Cawapresnnya






5 Provinsi Dengan Perkebunan Kelapa Sawit Terluas di Indonesia

31 menit lalu

5 Provinsi Dengan Perkebunan Kelapa Sawit Terluas di Indonesia

Kelapa sawit banyak di budidayakan sebab memiliki banyak manfaat


Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

16 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

17 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

18 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

23 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

1 hari lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

1 hari lalu

NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

Politikus Nasdem itu mengatakan Koalisi Perubahan tidak menutup pintu bagi partai lain yang hendak bergabung, baik parlemen maupun nonparlemen.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.


Harimau Sumatera: Jejak yang Meneror dan Perilaku tak Takut Manusia

1 hari lalu

Harimau Sumatera: Jejak yang Meneror dan Perilaku tak Takut Manusia

Sampel darah satu harimau dikirim ke laboratorium di Bogor untuk mencari tahu canine distemper virus atau CDV.


Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

1 hari lalu

Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

Sandiaga Uno enggan memperpanjang pembahasan soal utang Anies Baswedan Rp 50 miliar untuk Pilkada DKI Jakarta.