Inilah Sederet Polisi Berpangkat Rendah dengan Kekayaan Melimpah

Reporter

Editor

Nurhadi

Tangkapan layar Ismail Bolong pengusaha pengepul batu bara yang videonya viral. Sumber: medsos

TEMPO.CO, Jakarta - Profesi polisi masih menjadi idaman bagi sebagian anak muda. Selain punya tugas mulia, menjadi seorang polisi dipilih lantaran gajinya yang lumayan. Sebut saja mantan Kapolda Sumatera Barat yang terjerat kasus narkoba, Irjen Teddy Minahasa, yang disebut sebagai polisi terkaya di Indonesia. Ada pula beberapa polisi berpangkat rendah, namun memiliki kekayaan melimpah. 

Sebagai informasi, aturan gaji polisi tertuang dalam perubahan ke-12 atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Besaran gajinya bervariasi sesuai golongan dan pangkatnya. Golongan 1 atau Tamtama dengan pangkat Bharada memiliki gaji Rp 1,6 sampai Rp 2,5 juta. Sementara Perwira Tinggi pangkat Jenderal Polisi bergaji sekitar Rp 6 juta. 

Lantas, kenapa ada polisi berpangkat rendah bisa memiliki harta kekayaan luar biasa dibanding gajinya? Berdasarkan sebagian besar kasus, pertanyaan tersebut bisa dijawab karena mereka menjalankan praktik-praktik bisnis di luar profesinya sebagai polisi. Misalnya, memiliki bisnis tambang hingga melakukan praktik ilegal seperti korupsi maupun jual beli narkoba. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa polisi berpangkat rendah tapi memiliki harta kekayaan yang melimpah:

1. Labora Sitorus  

Pada 2013 silam, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan rekening tidak wajar alias rekening gendut berisi sekitar Rp 1,5 triliun milik salah satu anggota polisi, Labora Sitorus. Dia adalah anggota Kepolisian Resort Sorong Papua yang masih berpangkat Ajun Inspektur Satu atau Aiptu. Polda Papua sempat menyebut Labora terlibat kasus penyelundupan kayu dan bahan bakar minyak di Papua.

2. Briptu Hasbudi 

Meski masih berpangkat Briptu, Hasbudi dilaporkan memiliki tambang emas dan bisnis ilegal lainnya. Dari bisnisnya tersebut, Briptu Hasbudi memiliki harta kekayaan hingga miliaran rupiah dan dijuluki Crazy Rich Tarakan. Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Kalimantan Utara, akhirnya memvonis Hasbudi tiga tahun penjara pada Senin, 3 Oktober 2022.

3. Ismail Bolong 

Nama Ismail Bolong belakangin ini menjadi perbincangan publik karena mengaku menyetor uang senilai Rp 6 miliar kepada para pejabat Polri terkait aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur. Mantan anggota Polri dengan pangkat Aiptu itu diketahui memiliki bisnis tambang batu bara ilegal. Dari aksinya tersebut, Ismail disebut mendapat keuntungan mencapai Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar setiap bulan, terhitung sejak Juli 2020-Desember 2021. 

HARIS SETYAWAN

Baca juga: Isu Setoran Tambang Ismail Bolong ke Petinggi Polri Diduga Hingga Rp 6 Miliar






Sopir Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Tabrak Pengendara Motor di Rawaangun Menantu Polisi

23 menit lalu

Sopir Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Tabrak Pengendara Motor di Rawaangun Menantu Polisi

Sopir Fortuner yang menabrak pengendara motor di Rawamangun bukan anggota polisi, tapi menantu polisi. Aslinya pelat biasa.


Pengakuan Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Kritis, Masih Bernyawa Pasca Insiden

2 hari lalu

Pengakuan Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Kritis, Masih Bernyawa Pasca Insiden

Kondisi mahasiswa UI, Hasya, disebut masih bernyawa pasca insiden tabrakan di kawasan Jakarta Selatan pada Oktober 2022.


Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

5 hari lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

Polda Metro menjelaskan kronologi penjualan tanah yang dilakukan oleh orang tua Bripka Madih. Mengaku diperas sesama polisi.


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

5 hari lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

5 hari lalu

Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

Sebuah gereja di Kota Tua Israel menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya diduga turis asal Amerika Serikat.


Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

6 hari lalu

Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

Pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 101 orang di dalam sebuah masjid di sebuah markas polisi di Pakistan mengenakan seragam polisi dan helm


Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

7 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

Pelaku bom bunuh diri kemungkinan mendapatkan bPeantuan dari dalam.


Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

7 hari lalu

Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

Perselingkuhan Kompol D dengan Nur penumpang sedan Audi A6 terkuak setelah kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi di Cianjur.


Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

7 hari lalu

Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

Jenazah polisi Aipda I telah diserahkan kepada keluarga pada Selasa malam. hasil autopsi berupa visum et repertum dipegang penyidik.


Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

8 hari lalu

Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

Direskrimum Kombes Hengki Haryadi turun langsung memeriksa lokasi tewasnya polisi Aipda I di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu.