PAN Bantah Relawan Amanat Indonesia Pendukung Anies Baswedan Terafiliasi dengan Partai

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno saat ditemui di kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa, 14 Juni 2022. Tempo/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno membantah bahwa partainya terafiliasi dengan kelompok relawan pendukung Anies Baswedan, Amanat Indonesia atau ANIES. Kelompok itu muncul untuk mendukung Anies sebagai calon presiden atau Capres 2024

"Saya belum dengar deklarasi relawan Anies dengan nama Amanat Indonesia yang kemudian mengklaim terafiliasi dengan PAN. Sejauh pemahaman saya kami tidak punya organisasi yang terafiliasi dengan PAN yang namanya Amanat Indonesia," ujar Eddy saat dihubungi Tempo, Kamis, 24 November 2022. 

Eddy menduga kelompok relawan itu didirikan oleh kader PAN atau politikus yang pernah berkiprah di PAN. Mengenai desakan relawan ANIES agar PAN segera mendeklarasikan capres pilihannya, Eddy meminta kelompok relawan itu untuk bersabar. 

"Kami sudah mengerucutkan sembilan nama, mungkin nanti kami kerucutkan menjadi lima atau tiga. Ketika itu terjadi nanti akan kita bicarakan dengan teman-teman di KIB," kata Eddy. 

Baca juga: Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Seperti diketahui PAN saat ini bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB. Ini merupakan koalisi yang berisi tiga partai yaitu PAN, Golkar, dan PPP.

Sebelumnya, beberapa orang yang mengklaim pendiri PAN membentuk tim relawan bernama Amanat Indonesia atau ANIES untuk mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden 2024.

Beberapa nama orang yang mengaku sebagai pendiri PAN itu, antara lain Afni Achmad, Alimin Abdullah, Miranti Abidin, M. Yasin Kara, Putra Jaya, dan Sahrin Hamid. Mereka sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Sekjen hingga Bendahara DPP PAN pada periode awal partai itu berdiri.

"Dalam rangka menjembatani aspirasi konstituen PAN dalam pemilihan presiden, maka kami dari entitas PAN yang terdiri dari Para Pendiri/Deklarator PAN, Anggota DPR RI, Mantan Anggota DPR RI, Pimpinan/Pengurus, Kader & Simpatisan PAN, telah membentuk ANIES atau AMANAT INDONESIA pada hari Kamis tanggal, 17 November 2022 di Jakarta," ujar Ketua Umum ANIES Sahrin Hamid.

Sahrin menjelaskan, Amanat Indonesia terbentuk karena yakin dan percaya dengan konsepsi kepemimpinan Anies Baswedan. Sahrin mengungkapkan, tim ini menjadi yakin setelah melihat sepak terjang Anies saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

"Kami telah bertemu Anies Baswedan, dan telah menyampaikan pikiran-pikiran tentang Amanat Indonesia demi Indonesia yang lebih baik," kata Sahrin. 

Sementara itu Divisi Media Amanat Indonesia atau ANIES, Adli Bahrun, menjelaskan alasan pihaknya mendeklarasikan ANIES, walaupun sikap tim itu berseberangan dengan partai yang mendukung Zulkifli Hasan sebagai capres. 

Menurut Adli, salah satu alasan pihaknya nekat menggeledah deklara karena si nama Anies sebenarnya sempat masuk dalam radar capres PAN. 

"Hasil Rakernas PAN memutuskam 9 nama capres, Anies salah satunya, ini bagian dari ententitas kader, pendiri, simpatisan mendorong PAN untuk menetapkan Anies sebagai calon presiden," ujar Adli. 

Alasan lainnya, Adli menyebut sampai hari ini belum ada keputusan final dari PAN soal capres definitif. Sehingga, pihaknya merasa deklarasi dukungan terhadap Anies dirasa sah-sah saja.

Setelah melakukan deklarasi untuk Anies Baswedan pada Rabu kemarin, Adli menyebut ANIES bakal terus melakukan konsolidasi dan pembentukan jaringandi seluruh daerah. Rencananya dalam waktu dekat, kata Adli, ANIES bakal melakukan deklarasi di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Anies Baswedan Gencar Bersafari, Politikus NasDem Ungkap Sumber Dananya

M JULNIS FIRMANSYAH 






Ketum GP Mania Sudah Beri Tahu Ganjar Pranowo soal Rencana Membubarkan Diri

1 jam lalu

Ketum GP Mania Sudah Beri Tahu Ganjar Pranowo soal Rencana Membubarkan Diri

Immanuel Ebenezer menyebut pesannya itu belum mendapat tanggapan dari Ganjar.


Immanuel Ebenezer Ungkap Alasan Relawan Ganjar Mania Membubarkan Diri

2 jam lalu

Immanuel Ebenezer Ungkap Alasan Relawan Ganjar Mania Membubarkan Diri

Pasca kejadian tersebut, Noel mengatakan pihaknya tidak mau lagi berada di lingkaran relawan pendukung Ganjar.


Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

18 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

19 jam lalu

Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

Waketum Golkar menyatakan mereka membuka pintu kepada PSI untuk bergabung ke KIB.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

19 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

20 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

1 hari lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

1 hari lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.


Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

1 hari lalu

Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

Sandiaga Uno enggan memperpanjang pembahasan soal utang Anies Baswedan Rp 50 miliar untuk Pilkada DKI Jakarta.