Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

KASAL Laksamana Yudo Margono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 September 2022. Rapat tersebut membahas penyesuain rencana kerja dan anggaran Kementerian atau Lembaga tahun 2023 sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Bursa calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terbuka karena Jenderal Andika Perkasa akan pensiun pada Desember mendatang. Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono disebut-sebut sebagai kandidat yang penting untuk dipertimbangkan.

Siapa Panglima TNI baru nanti menjadi penting karena ia akan memimpin TNI di masa depan, khususnya pada "tahun politik" pada 2023, menjelang pemilihan umum 2024. Undang-Undang TNI menggariskan bahwa calon Panglima TNI adalah perwira tinggi aktif yang menjabat sebagai kepala staf angkatan dari angkatan darat, laut, dan udara. Calon tersebut akan diusulkan presiden untuk mendapat persetujuan DPR.

Sebagai Kepala Staf TNI AL, nama Laksamana Yudo Margono masuk dalam bursa calon Panglima TNI. Nama lain adalah Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.

Pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menilai Yudo Margono berpeluang menjadi Panglima TNI. Selama Jokowi menjabat presiden, belum pernah ada perwira tinggi TNI AL yang menjadi Panglima TNI sehingga, kata Khairul, potensi Yudo Margono mengisi jabatan itu penting untuk dipertimbangkan. 

Sejak Joko Widodo menjadi presiden pada 2014, dia telah mengangkat tiga perwira tinggi TNNI Angkatan Darat dan satu perwira tinggi TNI Angkatan Udara sebagai Panglima TNI. Dari Angkatan Darat adalah Jenderal Moeldoko, Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Jenderal Andika Perkasa. Adapun dari TNI Angkatan Udara adalah Marsekal Hadi Tjahjanto.

Yudo Margono tampak enggan menangggapi pertanyaan Tempo soal calon Panglima TNI ini. “Itu hak prerogatif presiden,” katanya dalam wawancara dengan majalah Tempo di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 26 September lalu. Dia juga menegaskan bahwa TNI harus netral di tengah "tahun politik" tersebut.

Mengapa Yudo berpendapat demikian? Apa jawabannya bila dia dipilih sebagai Panglima TNI? Bagaimana pandangannya mengenai pengembangan TNI ke depan? Bagaimana pula tantangan yang dihadapi TNI AL dalam "keributan" di Laut Cina Selatan?

Yudo juga menjelaskan soal strateginya untuk menjaga perairan di perbatasan yang rawan, kekuatan persenjataan, pengadaan kapal, dan upayanya mencegah perdagangan satwa langka yang menggunakan kapal perang RI terulang.

Baca perbincangan Yudo Margono di Majalah Tempo edisi pekan ini: KSAL Yudo Margono Soal Calon Panglima TNI






Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, AP I Siapkan 34 Parkir Pesawat Jet Pribadi

1 jam lalu

Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, AP I Siapkan 34 Parkir Pesawat Jet Pribadi

Menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, persiapan juga dilakukan oleh pihak pengelola Bandara Adi Soemarmo Solo


Sentralitas ASEAN Diharapkan Redakan Ketegangan

11 jam lalu

Sentralitas ASEAN Diharapkan Redakan Ketegangan

ASEAN diproyeksikan dapat tetap terbuka dan inklusif di tengah ancaman polarisasi kekuatan global utama.


Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Papua, Hadiri Perayaan Natal hingga Temui Relawan

13 jam lalu

Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Papua, Hadiri Perayaan Natal hingga Temui Relawan

Anies Baswedan melanjutkan safari politiknya ke Papua mulai hari ini. Dia akan mengikuti perayaan natal hingga bertemu dengan para relawan Jumat besok


Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

13 jam lalu

Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

Ayu Sabrina, alumni program Kampus Mengajar angkatan pertama yang pernah diundang ke Istana.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

13 jam lalu

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Progam bantuan yang digelontokan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendongkrak tingkat kepuasan publik.


Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

14 jam lalu

Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

Presiden Jokowi meminta bantuan gempa tidak dibelikan sepeda motor tetapi benar-benar digunakan untuk membangun kembali rumah yang rusak.


Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

15 jam lalu

Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

Presiden Jokowi meminta masyarakat korban gempa Cianjur untuk benar-benar menggunakan bantuan renovasi rumah sesuai peruntukannya.


Pengamat Militer Sebut Ada 2 Opsi Andika Perkasa Pascapensiun

15 jam lalu

Pengamat Militer Sebut Ada 2 Opsi Andika Perkasa Pascapensiun

Pengamat militer Anton Aliabbas menduga Jenderal Andika Perkasa bakal terjun ke dunia politik pascapensiun. Ada dua opsi.


Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

17 jam lalu

Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

Surya Paloh berkirim surat ke Jokowi. Dia tak bisa menghadiri resepsi pernikahan Kaesang-Erina Gudono.


Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

18 jam lalu

Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

Presiden Jokowi meminta warga korban gempa Cianjur untuk berkonsultasi dengan PUPR dan mengikuti petunjuk pembangunan rumah tahan gempa