Eksklusif, Detail Kronologi Tragedi Kanjuruhan Versi Polisi

Reporter

Editor

Febriyan

Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

TEMPO.CO, JakartaTragedi Kanjuruhan terjadi pasca laga BRI Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3 pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Kejadian itu menyebabkan 127 orang meninggal dunia sejauh ini. 

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Nico Afinta menyatakan dua dari 127 korban meninggal itu adalah polisi. Dia juga menyatakan masih terdapat 180 orang yang menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan. 

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico dalam konferensi pers di Polres Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tempo mendapatkan dokumen laporan Satuan Intelkam Polda Jawa Timur soal kronologi kejadian tersebut. Berikut detail laporan dengan nomor R /LHK - 172 X/2022/INTELKAM tersebut:

1. Pukul 21.58 WIB setelah pertandingan selesai, pemain dan official Persebaya Surabaya dari lapangan masuk ke dalam kamar ganti pemain dan dilempari oleh Aremania (Suporter Arema FC) dari atas tribun dengan botol air mineral, air mineral gelas, dan lain-lain.

Aremania serang pemain Arema FC dan polisi

2. Pukul 22.00 WIB, saat pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain. Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain, official Arema FC. Mengetahui hal tersebut petugas keamanan berusaha melindungi pemain hingga masuk ke dalam ruang ganti pemain.

3. Selanjutnya Aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan. Karena Aremania semakin brutal dan terus menyerang aparat keamanan serta diperingatkan beberapa kali tidak dihiraukan. Kemudian aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah lapangan, Tribun Selatan (11, 12, 13) dan Tribun Timur (Tribun 6).

4. Setelah penembakan gas air mata, suporter yang berada di tribun berusaha keluar melalui pintu secara bersamaan sehingga berdesakan - desakan, banyak yang tergencet dan terjatuh serta mengalami sesak nafas.

Rombongan tim Persebaya Surabaya keluar dari stadion dengan kendaraan taktis

5. Pemain Persebaya Surabaya memasuki kendaraan Baracuda dan bergerak meninggalkan Stadion, dengan Pengawalan Sat Lantas, Brimob dan TNI, namun dihadang oleh Aremania dengan melakukan pembakaran Barier Lantas, Pagar dan 2 kendaraan roda empat pribadi milik anggota Polri serta Truk Dalmas Sat Brimob.

6. Selain melakukan pembakaran, Aremania juga melakukan penyerangan terhadap personil pengawalan dengan menggunakan batu, botol dan kayu, sehingga kendaraan rombongan pemain Persebaya tertahan di jalur jalan keluar.

7. Untuk menghalau massa yang anarkis, dilakukan upaya pembubaran dengan penembakan gas air mata, namun massa tidak bergeming dan semakin menyerang aparat keamanan.

Selanjutnya, evakuasi korban terhambat






Berita Liga 1: Aji Santoso Minta Manajemen Persebaya Surabaya Rekrut George Brown

2 menit lalu

Berita Liga 1: Aji Santoso Minta Manajemen Persebaya Surabaya Rekrut George Brown

Pelatih klub Liga 1, Persebaya Surabaya, Aji Santoso, telah meminta manajemen klubnya untuk segera mengikat pemain muda George Brown..


Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

38 menit lalu

Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

Sejak tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu, kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga 1, dihentikan dan belum ada kepastian kelanjutannya.


Pelatih Bali United Sebut Sistem Bubble Tak Ideal untuk Kelanjutan Liga 1

11 jam lalu

Pelatih Bali United Sebut Sistem Bubble Tak Ideal untuk Kelanjutan Liga 1

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, berharap agar kompetisi Liga 1 kembali bergulir.


Persib Bandung Tekuk Persikabo, Milla Lihat Perkembangan Positif, Djanur Akan Evaluasi

11 jam lalu

Persib Bandung Tekuk Persikabo, Milla Lihat Perkembangan Positif, Djanur Akan Evaluasi

Persib Bandung menang 3-1 atas sesama klub Liga 1 Indonesia Persikabo 1973 pada laga uji coba.


Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

1 hari lalu

Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

Komnas HAM akan menggelar rapat komisioner bulan depan untuk menentukan apakah akan membuka kembali investigasi Tragedi Kanjuruhan atau tidak.


IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

2 hari lalu

IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

IPW berharap Kapolri patuh terhadap Peraturan Polri yang mengatur tentang sepak bola atau kompetisi Liga 1.


Berita Liga 1: Carlos Fortes Pulang Kampung dan Bhayangkara FC Terus Berlatih

4 hari lalu

Berita Liga 1: Carlos Fortes Pulang Kampung dan Bhayangkara FC Terus Berlatih

Berita Liga 1 kali ini datang dari striker PSIS Semarang, Carlos Fortes, yang pulang kampung ke Portugal.


Batal ke Surabaya, Dortmund Lelang Jersey Julian Brandt untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

4 hari lalu

Batal ke Surabaya, Dortmund Lelang Jersey Julian Brandt untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Klub sepak bola Jerman Borussia Dortmund menyumbangkan kostum nomor 19 milik bintang mereka, Julian Brandt, untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.


Berita Liga 1: Persita Tangerang Tunjuk Lucas Ferreyra Jadi Pelatih Fisik Gantikan Marcos Gaonzales

6 hari lalu

Berita Liga 1: Persita Tangerang Tunjuk Lucas Ferreyra Jadi Pelatih Fisik Gantikan Marcos Gaonzales

Pelatih fisik Lucas Ferreyra telah bergabung dengan klub Liga 1, Persita Tangerang, sejak pekan lalu.


Korban Tragedi Kanjuruhan Adukan Eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke Propam

6 hari lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Adukan Eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke Propam

Tim Gabungan Aremania (TGA) mengadukan beberapa perwira ke Propam Polri dalam dugaan pelanggaran kode etik dalam kasus tragedi kanjuruhan