Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Presiden Joko Widodo bersiap menempelkan gambar bendera Merah Putih pada barang yang akan disumbangkan kepada korban bencana alam Pakistan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin 26 September 2022. Pemerintah Indonesia memberikan bantuan dana tunai sebesar satu juta Dollar AS serta sejumlah kebutuhan dasar seperti pakaian, tenda, selimut, serta obat obatan kepada korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di Pakistan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia telah tiba di Karachi, Pakistan, pada Selasa pagi, 27 September 2022. Bantuan tersebut ditujukan untuk korban banjir disertai tanah longsor di Provinsi Sindh.

“Presiden Joko Widodo menyampaikan perhatian yang besar terhadap bencana yang menimpa masyarakat Paksitan. Bencana ini disebabkan oleh hujan lebat yang berdampak banjir besar dan tanah longsor,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan Muhadjir Effendy saat menyerahkan bantuan itu ke pemerintah Pakistan, Selasa, 27 September 2022.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari tenda keluarga 50 unit, matras 10 ribu lembar, selimut 10 ribu lembar, baju anak 10 ribu potong, baju dewasa 10 ribu potong, kantung tidur 10 ribu buah, kelambu 5 ribu buah. Pemerintah Indonesia juga menyerahkan alat tes antigen 2 ribu paket, peralatan kebersihan 5 ribu paket dan genset 2 kilo volt ampere 200 unit.

Untuk sektor kesehatan, pemerintah mengirimkan paket obat-obatan sebanyak 87 kotak, paket logistik kedaruratan kesehatan lingkungan 250 paket dan polybag dengan jumlah seribu lembar.

Muhadjir mengatakan pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati atas bencana yang melanda Provinsi Sindh. Dia berharap bantuan dari Indonesia bisa meringankan penderitaan para korban.

Dalam kunjungan ini, Muhadjir ditemani oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto dan Ketua Komisi Sosial DPR RI Ashabul Kahfi, dan Duta Besar Indonesia untuk Pakistan. Delegasi Indonesia sempat meninjau tempat penampungan koban banjir di Government Boy School Madu Goth, Ghulsan-e-Iqbal. Saat berada di lokasi tersebut, Muhadjir dan Suharyanto menyerangkan bantuan paket keluarga kepada 225 korban yang berasal dari Distrik Dadu, Sindh. Bantuan itu berupa water cooler, kelambu, susu kemasan, beras, minyak goreng, gula, teh, dan biskuit.

Muhadjir mengatakan akan menyampaikan situasi di Pakistan kepada Presiden Jokowi. Muhadjir ingin mendiskusikan mengenai bantuan lanjutan yang mungkin bisa diberikan oleh Indonesia. Indonesia, kata dia, juga akan menggandeng berbagai pihak untuk membantu pada tahap pemulihan.

Pada awal Oktober ini, Pemerintah Indonesia akan mengirimkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak banjir. Rencana ini masih akan didiskusikan dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Pakistan.

Baca juga: Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

 






Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, AP I Siapkan 34 Parkir Pesawat Jet Pribadi

14 menit lalu

Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, AP I Siapkan 34 Parkir Pesawat Jet Pribadi

Menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, persiapan juga dilakukan oleh pihak pengelola Bandara Adi Soemarmo Solo


Sentralitas ASEAN Diharapkan Redakan Ketegangan

11 jam lalu

Sentralitas ASEAN Diharapkan Redakan Ketegangan

ASEAN diproyeksikan dapat tetap terbuka dan inklusif di tengah ancaman polarisasi kekuatan global utama.


Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Papua, Hadiri Perayaan Natal hingga Temui Relawan

12 jam lalu

Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Papua, Hadiri Perayaan Natal hingga Temui Relawan

Anies Baswedan melanjutkan safari politiknya ke Papua mulai hari ini. Dia akan mengikuti perayaan natal hingga bertemu dengan para relawan Jumat besok


Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

13 jam lalu

Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

Ayu Sabrina, alumni program Kampus Mengajar angkatan pertama yang pernah diundang ke Istana.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

13 jam lalu

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Progam bantuan yang digelontokan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendongkrak tingkat kepuasan publik.


Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

13 jam lalu

Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

Presiden Jokowi meminta bantuan gempa tidak dibelikan sepeda motor tetapi benar-benar digunakan untuk membangun kembali rumah yang rusak.


Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

14 jam lalu

Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

Presiden Jokowi meminta masyarakat korban gempa Cianjur untuk benar-benar menggunakan bantuan renovasi rumah sesuai peruntukannya.


Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

17 jam lalu

Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

Surya Paloh berkirim surat ke Jokowi. Dia tak bisa menghadiri resepsi pernikahan Kaesang-Erina Gudono.


Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

17 jam lalu

Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

Presiden Jokowi meminta warga korban gempa Cianjur untuk berkonsultasi dengan PUPR dan mengikuti petunjuk pembangunan rumah tahan gempa


Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

18 jam lalu

Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

Jokowi enggan memberikan bantuan renovasi rumah korban Gempa Cianjur, Jawa Barat, secara keseluruhan dalam satu kali pencairan namun secara bertahap