Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam Pembekalan Relawan di Istora Senayan, Jakarta, 22 November 2018. Pasangan Calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar pembekalan relawan dengan tema Bergerak Menjemput Kemenangan yang berisi tentang langkah-langkah dan strategi bagi relawan untuk menjaring suara masyarakat, dengan dihadiri sekitar 3000-an orang relawan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Diah Pramana Rachmawati Soekarnoputri yang merupakan anak ke tiga dari pasanggan Soekarno dan Fatmawati lahir pada 27 September 1950. Semasa hidupnya, ia dikenal politisi dan aktivis.

Semasa kecil, Rachmawati lebih dekat dengan Soekarno. Hal ini disebabkan karena Fatmawati telah meninggalkan istana sebagai protes atas pernikahan presiden. Saat itu, Rachmawati masih berusia tiga tahun pada 1953. Sejak itu ia lebih dekat dengan ayahnya. Ia diasuh oleh ibu angkatnya, Ibu Hadi, wanita asal Solo, Jawa Tengah.

Itu sebabnya, ia ingin sekali mengabadikan nama Soekarno, presiden pertama RI. Terlebih dalam meneruskan cita-cita Soekarno untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

Melansir kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, ia memulai pendidikannya di SD Perguruan Cikini, SMP Perguruan Cikini, dan SMA Santa Ursula Jakarta. Sejak kecil, Rachmawati belajar menari Jawa, Sunda, dan Sumatera. Ia juga menekuni olahraga anggar, renang, dan bulu tangkis.

Cita-cita setelah lulus SMA ialah ingin menjadi dokter, namun ia lebih memilih dan tercatat masuk dalam Fakultas Hukum Universitas Indonesia, namun tidak selesai atau sampai tahun 1969.

Akhirnya ia melanjutkan kembali pendidikan hukumnya di Universitas Bung Karno pada 2002 dan lulus meraih gelar sarjana. Pada 2017. Kemudian melanjutkan untuk meraih gelar magister hukumnya di kampus yang sama pada tiga tahun kemudian.

Awal mula karirr politiknya bermula ketika mendirikan Partai Pelopor pada tahun 2002. Hal ini merupakan respons dari perbedaan pandangan politik yang berbeda dengan Megawati setelah rezim Ored Baru runtuh.

Lalu ketika masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau dikenal dengan SBY, ia diamanahi untuk menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia pada periode tahun 2007-2009.

Dalam perjalanan karirrnya, dirinya menjadi politisi Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra sejak 8 April 2015, khususnya ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Sebelum akhir hayatnya, ia dikukuhkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina pada 7 September 2020.

Rachmawati Soekarnoputri meninggal pada 3 Juli 2021. Adik Megawati ini wafat pukul 06.45, setelah dirawat di RSPAD. Semasa hidupnya, ibu tiga anak ini berkegiatan, seperti mengurusi organisasi Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Yayasan Bung Karno, dan Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS), serta pendiri Universitas Bung Karno (UBK) pada 1981.

Selanjutnya: Rachmawati dan Megawati Kerap Selisih Jalan...






Anies Baswedan Bakal Mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua

9 jam lalu

Anies Baswedan Bakal Mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua

Anies Baswedan akan mengikuti Perayaan Natal Nasional yang digelar DPW Partai NasDen Papua pada 8 - 9 Desember 2022.


Safari Politik Anies Naikkan Elektabilitas NasDem, Wasekjen: Difasilitasi Partai

10 jam lalu

Safari Politik Anies Naikkan Elektabilitas NasDem, Wasekjen: Difasilitasi Partai

NasDem tak menampik salah satu penyebab naiknya elektabilitas partai karena safari politik yang dilakukan Anies Baswedan


Tokoh Pendidikan Dukung Anies Baswedan Capres 2024, Komitmen Kebangsaan Ditunjukkan 5 Tahun di DKI

11 jam lalu

Tokoh Pendidikan Dukung Anies Baswedan Capres 2024, Komitmen Kebangsaan Ditunjukkan 5 Tahun di DKI

Sejumlah tokoh pendidikan dan lintas agama memberikan dukungan Anies Baswedan jadi capres 2024. Intoleransi tak terbukti di DKI Jakarta.


Tokoh Lintas Agama Deklarasi Dukung Anies Baswedan untuk Pilpres 2024

14 jam lalu

Tokoh Lintas Agama Deklarasi Dukung Anies Baswedan untuk Pilpres 2024

Indra mengatakan tuduhan bahwa Anies Baswedan berhubungan dengan kelompok intoleran tidak terbukti.


Politikus Demokrat Anggap Pelemparan Telur Busuk Kantor NasDem Aceh Memalukan

19 jam lalu

Politikus Demokrat Anggap Pelemparan Telur Busuk Kantor NasDem Aceh Memalukan

Ali menyebut Nasdem optimis bisa meraup suara hingga 85 persen di Aceh. Pasalnya, kata dia, semua masyarakat Serambi Mekkah menjagokan Anies.


Deretan Alasan di Balik Penolakan Safari Politik Anies Baswedan di Sejumlah Daerah

23 jam lalu

Deretan Alasan di Balik Penolakan Safari Politik Anies Baswedan di Sejumlah Daerah

Alih-alih menggalang dukungan masyarakat, safari politik Anies Baswedan justru dijegal atau mendapat penolakan di sejumlah daerah.


Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaus Kaki, DPP: Nggak Perlu Ditanggapi

1 hari lalu

Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaus Kaki, DPP: Nggak Perlu Ditanggapi

DPP NasDem membenarkan ada pelemparan telur busuk dan kaos kaki ke kantor DPW NasDem Aceh saat Anies Baswedan melakukan safari politik.


Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

1 hari lalu

Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

Sudah tahukah Anda sejarah dan asal usul terbantuknya Paspampres, pasukan pengamanan presiden dan wapres?


Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

Hasto menyebut Megawati menginstruksikan tiga pilar PDIP untuk rajin turun ke bawah demi meraih kepercayaan rakyat.


Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

1 hari lalu

Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

Anies Baswedan, menyambangi Aceh sejak Jumat 2 Desember hingga hari ini. i NasDem mengklaim sambutan masyarakat Aceh menyambut Anies luar biasa.