Komisi Penyiaran Indonesia Jabar Keluarkan Surat Edaran Siaran Keagamaan

Ilustrasi menonton televisi. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2022 tentang Program Siaran Keagamaan di Lembaga Penyiaran. Surat edaran yang ditetapkan pada 15 Agustus 2022 itu terkait dengan beberapa masalah yang berkembang belakangan ini khususnya di lembaga penyiaran di wilayah Jawa Barat.

“Indikasinya mempertentangkan aliran agama,  melarang narasumber, perempuan, dan lain-lain,” kata Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet, Kamis 18 Agustus 2022.

Menurutnya, surat edaran itu untuk menjadi pedoman bagi lembaga penyiaran radio dan televisi di Jawa Barat tentang bagaimana seharusnya siaran keagamaan dilakukan. Meski dalam surat edaran itu tidak memuat sanksi, namun bagi lembaga penyiaran yang melanggar bisa kena hukuman sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Surat edaran tersebut memuat 14 poin. Program siaran menurut Adiyana, dilarang berisi serangan, penghinaan, pelecehan terhadap pandangan dan keyakinan antar atau dalam agama tertentu serta wajib menghargai etika hubungan antarumat beragama.

Sementara program siaran yang menyajikan muatan berisi perbedaan pandangan atau paham dalam agama tertentu, wajib disajikan secara berhati-hati, berimbang, tidak berpihak, dengan narasumber yang berkompeten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketika mencari narasumber yang berkompeten, lembaga penyiaran bisa memperhatikan rekomendasi organisasi keagamaan yang telah terdaftar sesuai aturan. Surat edaran terbaru KPID Jabar itu mengatur tentang siaran adzan yang harus sesuai dengan waktu setempat, dilarang disisipi iklan.

Adapun soal pemberitaan kejahatan, dilarang melakukan labelisasi kepada terduga pelaku berdasarkan agama, ras, golongan, dan lembaga yang terlibat. Menurut Adiyana, pembuatan surat edaran itu dilatari oleh temuan KPID Jabar mengenai adanya pergeseran orientasi siaran. Kondisi itu juga diingatkan oleh berbagai institusi seperti Kementerian Agama, MUI, BNPT, Kepolisian dan kalangan perguruan Tinggi di Jawa Barat dalam focus group discussion di KPID Jawa Barat.

Baca juga: KPI DKI Minta Para Ustad Kritisi Tayangan Televisi

ANWAR SISWADI






Ulama di 1,000 Abrahamic Circles Mengutuk Pembakaran Al Quran di Swedia

11 hari lalu

Ulama di 1,000 Abrahamic Circles Mengutuk Pembakaran Al Quran di Swedia

Ulama yang tergabung dalam program 1,000 Abrahamic Circles mengutuk aksi pembakaran Al Quran yang terjadi di Stockholm, Swedia.


Banyak Konten Meresahkan Viral di Media Sosial, Ini Pesan KPI

16 hari lalu

Banyak Konten Meresahkan Viral di Media Sosial, Ini Pesan KPI

KPI mengingatkan lembaga penyiaran televisi selektif dalam memilih materi atau muatan program siaran yang berasal dari konten viral di media sosial.


DPR Umumkan Hasil Uji Kelayakan dan Kepatuhan Anggota KPI Selasa Depan

16 hari lalu

DPR Umumkan Hasil Uji Kelayakan dan Kepatuhan Anggota KPI Selasa Depan

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) akan mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada Selasa, 24 Januari 2023.


PWNU DKI Nilai Siaran TV tentang Percintaan Fajar Sadboy Rusak Generasi Muda

31 hari lalu

PWNU DKI Nilai Siaran TV tentang Percintaan Fajar Sadboy Rusak Generasi Muda

Pimpinan PWNU DKI menilai anak seusia Fajar Sadboy seharusnya fokus pada pendidikan


Di Depan Ribuan Mahasiswa, Moeldoko: Hati-hati Politisasi Agama Jelang 2024

47 hari lalu

Di Depan Ribuan Mahasiswa, Moeldoko: Hati-hati Politisasi Agama Jelang 2024

Kepala Staf Presiden Moeldoko mewanti-wanti masyarakat agar berhati-hati terhadap politisasi agama menjelang Pemilu 2024.


Tangkap Haters Dewi Perssik, Polres Depok: Kami Fasilitasi Pertemuan

48 hari lalu

Tangkap Haters Dewi Perssik, Polres Depok: Kami Fasilitasi Pertemuan

Polres Metro Depok akan fasilitasi pertemuan pendangdut Dewi Perssik dengan haters berinisial MZ. Pertemuan ini adalah tindak lanjut laporan Dewi.


Dito Mahendra 3 Kali Mangkir di Sidang Nikita Mirzani, Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Paksa

49 hari lalu

Dito Mahendra 3 Kali Mangkir di Sidang Nikita Mirzani, Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Paksa

Kuasa hukum Nikita Mirzani mengapresiasi perintah hakim agar Dito Mahendra dihadirkan paksa karena kliennya dirugikan dengan ketidakhadiran saksi.


Dinilai Paling Informatif, Kementan Raih Penghargaan dari KIP

54 hari lalu

Dinilai Paling Informatif, Kementan Raih Penghargaan dari KIP

Ketetapan yang diberikan KIP kepada Kementan diperoleh melalui serangkaian proses penelitian panjang


Pakar Sosiologi Agama Bicara Satu Keluarga Tewas di Kalideres: Bukan Apokaliptik atau Sekte

57 hari lalu

Pakar Sosiologi Agama Bicara Satu Keluarga Tewas di Kalideres: Bukan Apokaliptik atau Sekte

Pakar sosiologi agama menyanggah teori yang satu keluarga tewas di Kalideres ada kaitannya dengan apokaliptik atau sekte tertentu.


Ada yang Suka Klenik di Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Gunakan Kutipan Al Quran Surat Yusuf

58 hari lalu

Ada yang Suka Klenik di Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Gunakan Kutipan Al Quran Surat Yusuf

Hasil analisis menunjukkan anggota satu keluarga tewas di Kalideres, Budyanto Gunawan, berkepribadian suka klenik.