Kongres Kebudayaan 2022 di Padang: Undang Megawati, SBY, Perdana Menteri Malaysia, Presiden Singapura

Peserta menampilkan pawai prosesi "Mati Baghoghai", pada Festival Pesona Minangkabau di halaman Istano Basa Pagaruyung, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu 13 November 2021.Pemkab Tanah Datar menggelar Festival Pesona Minangkabau selama dua hari ke depan yang menampilkan pawai budaya autentik Minang dan penampilan tari piring yang juga diikuti secara virtual dalam rangka pemecahan rekor MURI. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

TEMPO.CO, JakartaKongres Kebudayaan 2022 resmi diluncurkan di Hotel Santika, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Selasa, 9 Agustus 2022 lalu dan ditargetkan puncaknya akan diselenggarakan pada Desember 2022.

Dilansir dari langgam.id mitra Teras.id, Presiden Kongres Kebudayaan 2022 Musliar Kasim menjelaskan, acara ini bentuk rencana kegiatan yang diinisiasi Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (YPKM) dan telah bekerja sama dengan DPD RI serta Pemerintah Provinsi Sumbar.

"Kami memiliki aset dari tokoh-tokoh Minang, jadi yang menggagas acara ini bukan kami, namun para tokoh itu dan diaspora kita yang ada di berbagai daerah dan luar negeri juga turut serta,” katanya kepada awak media di Padang.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan usaha memperkuat proses perkembangan bangsa dan negara Indonesia agar dapat mencapai tujuan Indonesia emas 2045.

Nantinya dalam acara ini sejumlah isu yang berpengaruh signifikan dalam upaya mencapai Indonesia emas 2045 akan juga dibahas. Selain itu Musliar berjanji semua potensi budaya juga akan dibahas dan tokoh-tokoh adat dari berbagai wilayah di Indonesia turut diundang.

Tak hanya tokoh adat, pihaknya rencananya juga mengundang para mantan presiden RI seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, juga mantan Wakil Presiden seperti Jusuf Kalla. Nantinya Ketua MPR RI dan DPD RI juga akan diundang sehingga semua tahu bahwa kongres yang digagas ini benar-benar memikirkan Indonesia.

Ketua Dewan Pembina YPKM Irman Gusman mengatakan, kongres yang dilaksanakan tersebut merupakan sebuah kontribusi masyarakat Minangkabau, bahwa pembangunan yang selama ini telah berjalan harus diisi oleh perspektif kebudayaan.

Menurutnya, majunya ekonomi sebuah bangsa harus diisi jiwa dan raga dari masyarakat itu. Bila tidak, maka nantinya akan terjadi disorientasi. "Karena itu Sumbar yang dikenal dengan kebudayaanya berada di posisi terdepan dalam memproyeksikan Indonesia di masa depan,” ujar Irman.

Lanjutnya, nantinya acara ini juga akan mengundang pemimpin negara tetangga, seperti Perdana Menteri Malaysia, Presiden Singapura, Raja Brunei Darussalam dan Presiden RI Joko Widodo. Kongres berskala internasional ini rencananya akan berlangsung pada bulan Desember setelah melalui rangkaian acara lainnya.

“Kita akan undang Presiden Singapura dan Perdana Menteri Malaysia. Kita berharap pula kehadiran Bapak Presiden Joko Widodo. Acaranya akan diselenggarakan di Padang,” sebutnya.

Saat ini masih dilakukan upaya untuk menghadirkan Perdana Menteri Malaysia. Ketua Dewan Negara Malaysia Rais Yatim yang akan melobi Perdana Menteri, dan kemudian akan disusul dengan surat resmi.

ANNISA FIRDAUSI 

Baca: Kongres Kebudayaan, Jokowi SInggung Toleransi dalam Berkontestasi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

19 jam lalu

Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tetap bakal aktif mencari kawan berkoalisi, walaupun secara presidential threshold PDIP sudah memenuhi.


Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

20 jam lalu

Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

Hubungan PDIP dan NasDem semakin memanas. Beragam sindiran dilontarkan PDIP ke NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.


Nasdem Soal Rencana Kunjungi PDIP: Kami Tak Memohon Minta Bertemu Bu Mega

2 hari lalu

Nasdem Soal Rencana Kunjungi PDIP: Kami Tak Memohon Minta Bertemu Bu Mega

Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto soal rencana kunjungan partainya ke PDIP.


Syarief Hasan dan SBY Saksikan Laga Jakarta LavAni Allo Bank

3 hari lalu

Syarief Hasan dan SBY Saksikan Laga Jakarta LavAni Allo Bank

Jakarta LavAni Allo Bank melakoni dua pertandingan di Gresik.


Sindir NasDem, PDIP: Capres Kami Kader yang Berprestasi, Bukan yang Pintar Berpoles Diri

3 hari lalu

Sindir NasDem, PDIP: Capres Kami Kader yang Berprestasi, Bukan yang Pintar Berpoles Diri

Hasto mengatakan, soal capres yang akan dipilih PDIP sudah dikatakan Megawati, yaitu kader internal yang berprestasi.


PDIP Soal Rencana Kunjungan Surya Paloh: Kodenya untuk Apa? Kalau Capres, NasDem Kan Sudah Punya

3 hari lalu

PDIP Soal Rencana Kunjungan Surya Paloh: Kodenya untuk Apa? Kalau Capres, NasDem Kan Sudah Punya

Sekjen PDIP menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang memberikan kode ihwal rencana bertemu Megawati


Surya Paloh Berencana Kunjungi Megawati, Berharap Diterima dengan Baik

5 hari lalu

Surya Paloh Berencana Kunjungi Megawati, Berharap Diterima dengan Baik

Surya Paloh berharap suasana kebatinan maupun penerimaan dari PDIP sama seperti yang dirasakannya kala menyambangi Golkar hari ini.


Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

5 hari lalu

Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

Megawati kemudian protes lagi kepada Bung Karno. "'Diajarinya pakai sepatu. Itu kenapa pakai sandal semua?'.


Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

5 hari lalu

Anak-Anak Presiden Main ke Politik dari Megawati, Tutut, Puan, AHY sampai Gibran

Hampir semua anak Presiden RI terjun ke dunia politik mulai Megawati, Tutut hingga Gibran. Anak presiden siapa yang tak main ke dunia politik praktis?


Top Nasional: Jokowi Ungkap Pertimbangan soal Reshuffle, Gibran dan Megawati Bahas Perihal Kaesang

5 hari lalu

Top Nasional: Jokowi Ungkap Pertimbangan soal Reshuffle, Gibran dan Megawati Bahas Perihal Kaesang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut ada dua pertimbangan soal wacana reshuffle menterinya di Kabinet Indonesia Maju.