Waketum MUI Berharap Pesantren Shiddiqiyyah Jombang Lakukan Pembenahan

Reporter

Situasi depan Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso saat upaya jemput paksa DPO kasus pencabulan MSAT, Jombang, Jawa Timur pada Kamis, 7 Juli 2022. Polisi sempat kesulitan mencari tersangka karena dihalang-halangi oleh orang tua dan ratusan santri. ANTARA/HO-WI

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, berharap pengurus Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur melakukan pembenahan-pembenahan menyusul adanya dugaan pencabulan yang oleh salah satu pengurus terhadap santriwatinya.

"Pihak pesantren diharapkan melakukan pembenahan-pembenahan yang serius sehingga peristiwa yang semacam itu tidak terulang kembali," kata dia, seperti dikutip dari Antara, Sabtu 9 Juli 2022.

Selain itu, dia pun mendorong pengurus Pesantren Shiddiqiyyah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pencabulan santriwati tersebut kepada penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga mereka pun dapat kembali memperoleh kepercayaan penuh dari masyarakat sebagai suatu lembaga pendidikan.

Pada Kamis malam 7 Juli, tersangka dugaan kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Moch Suchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, yang merupakan anak dari pengasuh pondok pesantren di Jombang itu akhirnya menyerahkan diri kepada polisi. Polda Jawa Timur langsung menahan Tsani yang bahkan sempat pula diduga dilindungi para santri pondok pesantren itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan, mengatakan Tsani terancam hukuman 12 tahun penjara. Ia disangka melanggar pasal 285 KUHP dan pasal 294 ayat (2) kedua huruf e KUHP karena diduga melakukan kejahatan seksual terhadap empat orang santriwati di pesantren asuhannya tersebut.

Sebelumnya pada 7 Juli, Kementerian Agama bahkan mencabut izin operasional Pesantren Shiddiqiyyah karena dugaan kasus kekerasan seksual itu. "Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat," kata Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Waryono.

Tindakan tegas itu, kata dia, diambil karena Tsani masuk dalam daftar pencarian orang polisi dalam kasus pencabulan dan perundungan terhadap santriwati. Pengurus pondok pesantren juga dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap yang bersangkutan.

Waryono menegaskan, pencabulan bukan hanya tindak kriminal yang melanggar hukum, melainkan pula perilaku yang dilarang ajaran agama.

Ia  juga mengatakan, selanjutnya, Kementerian Agama akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, serta pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa para santri tetap dapat melanjutkan proses belajar dan memperoleh akses pendidikan yang semestinya.

Dalam menanggapi pencabutan izin itu Abbas menyampaikan ketidaksetujuannya walau dia tetap mendukung aparat penegak hukum untuk memproses kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Saya tidak setuju dengan pencabutan izin dari pondok pesantren tersebut. Tapi, saya sangat setuju pelaku dari pelecehan seksual tersebut ditindak dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum," kata dia, yang juga merupakan pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.

Baca: Kasus Pencabulan Santriwati di Jombang, Mas Bechi Terancam 12 Tahun Penjara






NU DKI Protes Dana Hibah 'Cuma' Rp 4 Miliar, PDIP: Itu Usulan Era Pak Anies Baswedan

9 hari lalu

NU DKI Protes Dana Hibah 'Cuma' Rp 4 Miliar, PDIP: Itu Usulan Era Pak Anies Baswedan

Johnny Simanjuntak menyebut, komisinya merekomendasikan PWNU DKI peroleh dana hibah Rp 5 miliar tahun depan, naik dari Rp4 miliar usulan DKI Jakarta.


MUI DKI Diusulkan Dapat Hibah Rp15 Miliar, DPRD: Untuk Bayar Pemulasaran Jenazah

10 hari lalu

MUI DKI Diusulkan Dapat Hibah Rp15 Miliar, DPRD: Untuk Bayar Pemulasaran Jenazah

Dana hibah untuk MUI DKI ini sempat dipertanyakan oleh PWNU DKI yang diusulkan mendapat anggaran lebih kecil


Luncurkan Buku Pedoman Islam Wasathiyah, MUI Singgung Politik Praktis di Masjid

11 hari lalu

Luncurkan Buku Pedoman Islam Wasathiyah, MUI Singgung Politik Praktis di Masjid

Ketua Komisi Dakwah MUI, Ahmad Zubaidi, menilai hajatan politik salah satu faktor yang bisa memecah belah umat Islam Indonesia


Kasus Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara

13 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara

Terdakwa kasus pelecehan seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mochamad Subchi Azal Tsani, divonis tujuh tahun penjara.


Setahun Lalu Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Tewas Kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto

26 hari lalu

Setahun Lalu Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Tewas Kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto

Setahun lalu, Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah tewas dalam kecelakaan di jalan tol Km 672 saat perjalanan menuju Surabaya.


PBNU Tak Setuju Sikap LDNU Minta agar Wahabi Dilarang, MUI: Patut Kita Apresiasi

29 hari lalu

PBNU Tak Setuju Sikap LDNU Minta agar Wahabi Dilarang, MUI: Patut Kita Apresiasi

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengapresiasi sikap PBNU yang tidak menyetujui permintaan agar Wahabi dilarang di Indonesia


Mas Bechi Dituntut 16 Tahun Penjara, JPU Sebut Tak Ada Pertimbangan yang Meringankan

50 hari lalu

Mas Bechi Dituntut 16 Tahun Penjara, JPU Sebut Tak Ada Pertimbangan yang Meringankan

JPU menuntut Mas Bechi terdakwa pencabulan dengan hukuman pidana penjara selama 16 tahun di Pengadilan Negeri Surabaya


Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

55 hari lalu

Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

"IndoVac memenuhi kebutuhan aspek halal dan thayyib yang memperkuat jaminan kualitas dan keamanan atas vaksin," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir.


Pesan Ma'ruf Amin dan Kepala BKKBN untuk Cegah Stunting: ASI Eksklusif dan Nikah di Atas 20 Tahun

55 hari lalu

Pesan Ma'ruf Amin dan Kepala BKKBN untuk Cegah Stunting: ASI Eksklusif dan Nikah di Atas 20 Tahun

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para penceramah menyelipkan pesan soal ASI Eksklusif untuk mengatasi masalah stunting.


Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

1 Oktober 2022

Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

Majelis Ulama Indonesia menilai penahanan Putri Candrawathi wujud komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.