Enam Benda Memuat Identitas yang Wajib Dibawa Jemaah Haji

Jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi haji Jakarta - Pondok Gede memasang gelang penanda di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu 4 Juni 2022 dini hari. Sebanyak 389 jemaah calon haji asal DKI Jakarta yang tergabung dalam kloter 1 embarkasi haji Jakarta - Pondok Gede diberangkatkan menuju tanah suci Arab Saudi melalui Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menghimbau para jemaah haji untuk melengkapi enam lapis identitas yang menjadi ketentuan haji. Berikut penjelasannya.

Pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua telah dimulai pada 19 Juni 2022 dan akan berakhir pada 3 Juli 2022. Kemenag memberikan berbagai identitas yang perlu jemaah bawa atau dipakai ketika keberlangsungan haji.

Melansir kemenag.go.id, identitas itu adalah gelang PPIH, gelang maktab, gelang kesehatan, dokumen identitas perjalanan ibadah Haji, kartu alamat hotel, dan kartu nomor bus. Ketentuan mengenai identitas ini telah diberlakukan sejak penyelanggaraan haji pada 1995.

Tujuannya untuk memberikan kemudahan dalam mengamati kondisi kesehatan dan mengetahui lokasi pemondokan bagi para jemaah. Berikut fungsi-fungsi identitas itu:

  1. Gelang PPIH

Berfungsi untuk melihat berbagai data jemaah, seperti keterangan nomor paspor dan kloter keberangkatan. Apabila jemaah tersesat, petugas akan meninjau data jemaah dari gelang yang dikenakan.

Petugas juga dapat mengarahkan tempat pemondokan dengan melihat nomor kloter. Jemaah akan diberi gelang PPIH ketika berada di Embarkasi Tanah Air.

  1. Gelang Maktab

Ini penanda jemaah haji berdasarkan nomor maktab, nama ketua maktab, dan nomor jemaah yang dapat dihubungi petugas. Gelang ini diberikan kepada jemaah sesampainya di pemondokan Mekah.

Maktab diurus oleh tempat penyelanggara ibadah haji untuk setiap jemaah. Mereka membagi kelompok haji di setiap muasasah. Sedangkan muasasah adalah gabungan antara kumpulan pembimbing tawaf dan pembimbing calon haji di Arab Saudi. Setiap maktab mengurus 2800 sampai 3000 calon haji.

  1. Gelang Kesehatan

Gelang kesehatan khusus bagi jemaah yang didominasi lanjut usia. Setiap jemaah akan diamati kesehatannya secara intensif oleh pendamping.

Gelang kesehatan ini berbentuk wristband atau smartwatch yang dipakai sebelum keberangkatan haji dari Indonesia. Petugas akan memeriksa setiap jemaah dan mengirimkan hasilnya ke dalam aplikasi bernama Telejemaah.

Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kloter 8 Embarkasi Batam, Nelma Syahrial menjelaskan, gelang kesehatan inovasi dari Kementerian Kesehatan yang dapat menghubungkan informasi kondisi kesehatan terkini dari calon jemaah haji ke aplikasi Telejemaah.

  1. Dokumen Identitas Perjalanan Ibadah Haji

Menurut Peraturan Kemenag, Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah Haji memuat identitas yang dipegang langsung oleh instansi terkait, baik di Indonesia atau Arab Saudi. Dokumen ini memuat nama jemaah yang ditempelkan dalam paspor. 

  1. Kartu Alamat Hotel

Kartu ini memuat alamat hotel pemondok kepada petugas Daker Makkah atau siapapun yang dijumpai. Kartu ini akan diberikan setibanya jemaah datang ke hotel masing-masing.

  1. Kartu Nomor Bus

Kartu nomor bus menunjukan nama terminal, tujuan pemondokan, dan nomor bus yang akan dilintasi oleh jemaah setibanya di Arab Saudi. Jika jemaah terpisah dari rombongan, kartu ini akan memudahkan petugas mengarahkan kembali rute yang tertera pada kartu nomor bus.

FATHUR RACHMAN 

Baca juga: Tak Sekedar Aksesoris, Gelang Haji Berisi Identitas Penting






Keutamaan Umrah Saat Ramadan: Menyamai Pahala Haji

1 hari lalu

Keutamaan Umrah Saat Ramadan: Menyamai Pahala Haji

Ada jalan untuk mendapat pahala setara haji walau dengan ibadah lain. Umrah di bulan Ramadan salah satunya.


Manfaat Kesehatan dalam Sebuah Mentimun

3 hari lalu

Manfaat Kesehatan dalam Sebuah Mentimun

Mentimun memiliki banyak manfaat buat kesehatan dan kecantikan sehingga dijuluki makanan super meski bentuknya sederhana dan harganya murah.


Tiga Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Cek Cara Pendaftarannya

3 hari lalu

Tiga Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Cek Cara Pendaftarannya

Ketiga produk ini harus sudah bersertifikat halal di 2024.


Kawasan Tanpa Rokok dan Upaya Wujudkan Kabupaten Kota Sehat

4 hari lalu

Kawasan Tanpa Rokok dan Upaya Wujudkan Kabupaten Kota Sehat

Rencana larangan menjual rokok batangan diharapkan bisa menjadi angin segar bagi kota-kota di Indonesia yang berupaya memperluas Kawasan Tanpa Rokok.


GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

5 hari lalu

GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

Ketua Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kota Depok, Muhammad Kahfi mengatakan langsung tancap gas mengerjakan program strategis.


5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

5 hari lalu

5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

Memiliki paru-paru yang sehat sangat diinginkan banyak orang. Ini Cara membuat paru-paru bekerja optimal hingga usia lanjut.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

5 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

5 hari lalu

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan RI bekerja sama terkait pengintegrasian kelas bahasa Jerman ke dalam kurikulum program studi keperawatan


Sebelum Ada Pesawat, Bagaimana Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci?

6 hari lalu

Sebelum Ada Pesawat, Bagaimana Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci?

Jemaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci sudah ada sejak abad 19 akhir. Mereka menggunakan kapal dagang.


5 Negara dengan Biaya Haji Termahal di Dunia

6 hari lalu

5 Negara dengan Biaya Haji Termahal di Dunia

Kementerian Agama mengusulkan biaya haji 2023 sebesar Rp 98,8 juta per calon jemaah. Bagaimana dengan biaya haji di negara lain?