OPM Klaim Tembak Pesawat Sipil dan Helikopter TNI di Nduga Papua

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB -OPM) mengklaim menembak sebuah pesawat sipil dan satu helikopter milik TNI di Kabupaten Nduga hari ini. Juru Bicara TPNPB OPM Sebby Sambom mengatakan, penembakan itu karena pesawat itu mengabaikan peringatan pihaknya agar tidak mengangkut diduga anggota TNI dan Polri.

“Dengan semua perlengkapan mereka melalui pesawat sipil dan tidak pernah gunakan pesawat milik TNI-Polri yaitu helikopter,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juni 2022.

Sebby mengatakan pihaknya juga memasuki ibu kota Kabupaten Nduga, Keneyam, dan mengibarkan bendera bintang kejora di lapangan terbang Keneyam. Langkah tersebut juga sebagai sikap penolakan OPM atas pemekaran provinsi, kabupaten, distrik, desa, di Papua.

Selain itu, OPM juga tidak menginginkan adanya pembangunan dari pemerintah di atas tanah leluhur mereka. “Jika tidak di indahkan penolakan maka kami akan bakar dan pesawat apa pun masuk juga kami akan tembak,” ujarnya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal membenarkan kejadian tersebut. Secara singkat dia hanya mengiyakan, namun belum menjelaskan perkembangan saat ini di lokasi.

“Iya (benar),” katanya lewat pesan singkat, Selasa, 7 Juni 2022.

Tempo juga telah mencoba menghubungi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal TNI Pranata Santosa. Namun hingga berita ini diberitakan, Pranata belum menanggapi atas kabar tersebut.

Baca juga: TPNPB-OPM Akui Serang Pos Marinir di Nduga yang Akibatkan Prajurit TNI Tewas

FAIZ ZAKI

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Provinsi Papua Berharap Tiga Pos Lintas Batas Jadi Pusat Ekonomi Baru

3 hari lalu

Provinsi Papua Berharap Tiga Pos Lintas Batas Jadi Pusat Ekonomi Baru

Papua mendorong kawasan perbatasan menjadi pusat ekonomi baru di Bumi Cenderawasih.


MRP Minta Mahfud Md Bentuk Tim Pencari Fakta Pengungsi Daerah Konflik Papua

3 hari lalu

MRP Minta Mahfud Md Bentuk Tim Pencari Fakta Pengungsi Daerah Konflik Papua

MRP meminta Mahfud Md membentuk tim pencari fakta untuk mengidentifikasi kebutuhan pengungsi.


Ekonomi Kuartal II 2022; Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh Paling Lambat, Maluku Papua Tertinggi

4 hari lalu

Ekonomi Kuartal II 2022; Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh Paling Lambat, Maluku Papua Tertinggi

BPS melaporkan Maluku dan Papua mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi, yaitu sebesar 13,01 persen.


Amnesty Indonesia Minta Kementerian ATR/BPN Tak Ganggu Tanah Ulayat Papua

5 hari lalu

Amnesty Indonesia Minta Kementerian ATR/BPN Tak Ganggu Tanah Ulayat Papua

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto telah menerima dengan baik keputusan MRP soal tanah ulayat di Papua


Dewan Adat Papua Tolak Pemekaran Papua, Bagaimana Terbentuknya DAP dan Siapa Anggotanya?

5 hari lalu

Dewan Adat Papua Tolak Pemekaran Papua, Bagaimana Terbentuknya DAP dan Siapa Anggotanya?

Dewan Adat Papua atau DAP menolak pemekaran papua, siapa itu DAP dan bagaimana sejarah terbentuknya?


Majelis Rakyat Papua Setor 12 Keputusan ke Tito: Dilarang Jual Beli Tanah Ulayat

6 hari lalu

Majelis Rakyat Papua Setor 12 Keputusan ke Tito: Dilarang Jual Beli Tanah Ulayat

Keputusan MRP melarang jual beli tanah ulayat dan moratorium sumber daya alam selaras dengan penelitian Amnesty tentang tambang emas di Papua.


Bantuan Kemensos Tiba di Distrik Kuyawage

6 hari lalu

Bantuan Kemensos Tiba di Distrik Kuyawage

Untuk memperkuat ketahanan pangan, Kemensos akan bangun lumbung sosial di sejumlah Kabupaten di Papua.


Cerita Yohanis Brando, Mahasiswa Asal Papua yang Berhasil Kuliah di UGM

6 hari lalu

Cerita Yohanis Brando, Mahasiswa Asal Papua yang Berhasil Kuliah di UGM

Dia diterima sebagai mahasiswa baru di Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Bagaimana kisahnya masuk UGM?


Anggotanya Tewas Ditembak KKB, Danki Brimob Wamena Dipecat

6 hari lalu

Anggotanya Tewas Ditembak KKB, Danki Brimob Wamena Dipecat

Selain membunuh satu anggota Brimob, dalam peristiwa itu KKB juga merampas dua pucuk senjata api.


MRP Lapor ke KPU, Mayoritas Orang Asli Papua Belum Punya e-KTP

7 hari lalu

MRP Lapor ke KPU, Mayoritas Orang Asli Papua Belum Punya e-KTP

MRP menyebut mayoritas warga asli Papua belum punya kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. KPU harus pastikan mereka bisa ikut Pemilu 2024.