Kejagung Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Impor Baja

Reporter

Tahan Banurea (37) selaku Kasubag Tata Usaha Periode 2017-2018 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi impor baja dan turunananya, Kamis 19 Mei 2022. ANTARA/Laily Rahmawaty

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi impor baja tahun 2016-2021, Kamis malam 19 Mei 2022. Tersangka adalah Tahan Banurea (TB) selaku Kasubag Tata Usaha Periode 2017-2018 dan Kasi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap Tahan Banurea di Gedung Bundar. Tersangka Tahan keluar dari Gedung Bundar sekitar pukul 22.54 WIB, menggunakan rompi warna merah muda lalu dibawa masuk ke mobil tahanan untuk dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Supardi mengungkap pasal yang dikenakan dalam kasus ini, yakni Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

"Masih pasal 2, Pasal 3 tetap. Kasus Impor baja, ada indikasi suap atau tidak nanti," kata Supardi, Rabu 18 Mei 2022.

Dalam perkara ini, penyidik pernah menggeledah Kantor Kementerian Perdagangan pada April 2022 dan menyita uang tunai senilai Rp63.350.000, serta barang bukti elektronik.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjelaskan perkara dugaan tindak pidana terjadi pada rentang tahun 2016 sampai 2021. Ada enam perusahaan pengimpor besi atau baja, baja panduan, dan produk turunannya menggunakan surat penjelasan (sujel) atau perjanjian impor tanpa PI dan LS yang diterbitkan Direktorat Impor Kementerian Perdagangan.

Sujel tersebut diterbitkan atas dasar permohonan importir dengan alasan untuk digunakan dalam rangka pengadaan material konstruksi proyek pembangunan jalan dan jembatan dengan dalih ada perjanjian kerja sama dengan empat BUMN.

Keempat BUMN tersebut, yakni PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, PT Nindya Karya, dan PT Pertamina Gas (Pertagas). "Setelah dilakukan klarifikasi, keempat BUMN tersebut ternyata tidak pernah melakukan kerja sama pengadaan material proyek, baik berupa besi atau baja dengan enam importir tersebut," ungkap Ketut.

Diduga enam importir tersebut melakukan impor baja paduan dengan menggunakan Sujel tanggal 26 Mei 2020 dengan alasan untuk keperluan proyek pembangunan jalan dan jembatan, padahal dalam kenyataannya proyek jalan dan jembatan yang dimaksud sudah selesai dibangun pada tahun 2018.

Baca juga: Kejagung Sebut Masuknya Lin Che Wei di Kemendag Dibawa Dirjen Pendaglu

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






76 Tahun BNI, Bank Pertama Milik Pemerintah Indonesia

10 jam lalu

76 Tahun BNI, Bank Pertama Milik Pemerintah Indonesia

BNI, bank tertua milik pemerintah Indonesia. Pendirinya Margono Djojohadikusumo merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara pertama Indonesia.


Bidik Penerbitan 3 Juta Nomor Induk Usaha pada Tahun Depan, BKPM Gandeng Grab hingga Tokped

21 jam lalu

Bidik Penerbitan 3 Juta Nomor Induk Usaha pada Tahun Depan, BKPM Gandeng Grab hingga Tokped

BKPM menargetkan penerbitan nomor induk berusaha (NIB) melalui sistem perizinan online berbasis risiko dapat meningkat dua kali lipat.


Per 2 Juli 2022, BKPM Keluarkan 1,5 Juta Nomor Induk Berusaha

21 jam lalu

Per 2 Juli 2022, BKPM Keluarkan 1,5 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM mencatat sebanyak 1,5 juta nomor induk berusaha (NIB) telah diterbitkan per 2 Juli 2022.


Akan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp 14 Ribu, Mendag: Sesuai BPOM dan SNI

22 jam lalu

Akan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp 14 Ribu, Mendag: Sesuai BPOM dan SNI

Kemendag akan meluncurkan produk minyak goreng kemasan sederhana ukuran satu liter seharga Rp14 ribu.


Kejaksaan Agung Menang atas Tiga Gugatan Praperadilan Eks Dirut Taspen Life

23 jam lalu

Kejaksaan Agung Menang atas Tiga Gugatan Praperadilan Eks Dirut Taspen Life

Praperadilan diajukan mantan Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Taspen Life Maryoso Sumaryono.


Kemendag Sebut 28 Produsen yang Produksi Minyak Goreng Kita

1 hari lalu

Kemendag Sebut 28 Produsen yang Produksi Minyak Goreng Kita

Direktur Bahan Pokok dan Penting Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan ada 28 produsen yang memproduksi minyak goreng curah kemasan yang disebut 'Minyak Kita'.


Kuota Ekspor Dinaikkan, Mendag Tak Khawatir Minyak Goreng Kembali Langka

1 hari lalu

Kuota Ekspor Dinaikkan, Mendag Tak Khawatir Minyak Goreng Kembali Langka

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebutkan telah menaikkan kuota ekspor tandan buah segar (TBS).


Kejagung Periksa Presdir PT Jindal Stainless di Kasus Impor Baja

1 hari lalu

Kejagung Periksa Presdir PT Jindal Stainless di Kasus Impor Baja

Kejaksaan Agung memeriksa Presiden Direktur PT Jindal Stainless Indonesia Aditya Kumar sebagai saksi dalam penyidikan kasus impor baja


Harga TBS Masih Anjlok, Kemendag Naikkan Kuota Ekspor

1 hari lalu

Harga TBS Masih Anjlok, Kemendag Naikkan Kuota Ekspor

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan telah menaikan kuota ekspor untuk mengatasi redahnya harga tandan buah segar (TBS).


Eks Dirjen Kemendag Oke Nurwan Diperiksa Kejagung soal Kasus Korupsi Impor Garam

1 hari lalu

Eks Dirjen Kemendag Oke Nurwan Diperiksa Kejagung soal Kasus Korupsi Impor Garam

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan kehadirannya di Kejaksaan Agung untuk memberikan penjelasan soal regulasi impor garam