Kasus Ekspor CPO, Jaksa Agung Minta Tim Penyidik Fokus di 3 Perusahaan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Jaksa Agung ST Burhanuddin. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) beserta tim penyidik fokus pada pembuktian perkara pemberian persetujuan ekspor crude palm oil (CPO) terhadap tiga perusahaan, yakni, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Permata Hijau Groupm dan PT Musim Mas.

"Kami menekankan kepada tim penyidik untuk percepatan pemberkasan agar pemeriksaan difokuskan pada pembuktian terhadap para pelaku yang telah ditetapkan menjadi tersangka sehingga tidak perlu memanggil pihak-pihak yang tidak terkait dengan perkara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, 18 Mei 2022.

Dalam kasus ini, penyidik Jampidsus telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Daglu) Indrasari Wisnu Wardhana.

Kemudian, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.

Tersangka kelima yang baru ditetapkan Selasa (17/5) kemarin, bernama Lin Che Wei, seorang ekonom yang diketahui bekerja sama dengan tersangka Indrasari Wisnu Wardhan dalam penerbitan persetujuan ekspor (PE) kepada tiga produsen CPO.

Ketut mengatakan tim penyidik masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap tiga perusahaan yang menerima fasilitas ekspor tersebut.

Sebelumnya disebut ada satu perusahaan lain yang diduga terseret dalam kasus ini yaitu PT Multimas Nabati Asahan. Namun belakangan Jaksa Agung memerintahkan penyidik fokus pada tiga perusahaan saja.

Ketut mengatakan soal nama perusahaan lain itu bukan keterangan resmi dari instansinya.

Baru ada fakta keterlibatan 3 perusahaan...






Mendag Zulhas Yakin MinyaKita Dijual di Supermarket Sesuai HET

51 menit lalu

Mendag Zulhas Yakin MinyaKita Dijual di Supermarket Sesuai HET

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan minyak goreng curah kemasan MinyaKita bisa didistribusikan ke supermarket dengan harga sesuai HET Rp 14 ribu.


MinyaKita Seharga Rp 14 Ribu Mulai Beredar, Mendag: Lebih Mudah sampai Papua

4 jam lalu

MinyaKita Seharga Rp 14 Ribu Mulai Beredar, Mendag: Lebih Mudah sampai Papua

Zulkifli Hasan mengatakan program minyak goreng murah bermerek MinyaKita akan menjadi solusi untuk mengatasi sengkarut rantai distribusi komoditas.


Akan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp 14 Ribu, Mendag: Sesuai BPOM dan SNI

21 jam lalu

Akan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp 14 Ribu, Mendag: Sesuai BPOM dan SNI

Kemendag akan meluncurkan produk minyak goreng kemasan sederhana ukuran satu liter seharga Rp14 ribu.


Kejaksaan Agung Menang atas Tiga Gugatan Praperadilan Eks Dirut Taspen Life

22 jam lalu

Kejaksaan Agung Menang atas Tiga Gugatan Praperadilan Eks Dirut Taspen Life

Praperadilan diajukan mantan Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Taspen Life Maryoso Sumaryono.


Jual Minyak Goreng Rp 14.000, Peretail Tagih Utang Rp 130 Miliar ke BPDPKS

1 hari lalu

Jual Minyak Goreng Rp 14.000, Peretail Tagih Utang Rp 130 Miliar ke BPDPKS

Ketua Aprindo menyatakan BPDPKS memiliki utang Rp 130 miliar pada para pengusaha retail yang telah menjual minyak goreng di bawah harga pasar.


Mendag Sebut Harga Minyak Goreng Curah di Wilayah Timur Masih di Atas HET, karena..

1 hari lalu

Mendag Sebut Harga Minyak Goreng Curah di Wilayah Timur Masih di Atas HET, karena..

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan harga minyak goreng curah di daerah Timur, terutama di wilayah Papua dan Maluku masih tinggi


Mendag Luncurkan Minyakita Besok, Berapa Harganya?

1 hari lalu

Mendag Luncurkan Minyakita Besok, Berapa Harganya?

Zulkifli Hasan mengatakan Kemendag akan meluncurkan minyak goreng curah kemasan sederhana 'Minyakita' untuk menjaga harga minyak goreng sesuai HET.


Mendag Sebut Akan Tambah Kuota Ekspor bagi Perusahaan yang Pasok Minyakita

1 hari lalu

Mendag Sebut Akan Tambah Kuota Ekspor bagi Perusahaan yang Pasok Minyakita

Zulkifli Hasan menuturkan jika perusahaan memberi pasokan untuk minyak goreng kemasan sederhana maka kuota ekspornya akan diperlebar hingga 1:10.


Kemendag Sebut 28 Produsen yang Produksi Minyak Goreng Kita

1 hari lalu

Kemendag Sebut 28 Produsen yang Produksi Minyak Goreng Kita

Direktur Bahan Pokok dan Penting Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan ada 28 produsen yang memproduksi minyak goreng curah kemasan yang disebut 'Minyak Kita'.


Kuota Ekspor Dinaikkan, Mendag Tak Khawatir Minyak Goreng Kembali Langka

1 hari lalu

Kuota Ekspor Dinaikkan, Mendag Tak Khawatir Minyak Goreng Kembali Langka

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebutkan telah menaikkan kuota ekspor tandan buah segar (TBS).