Cegah Baiat Massal ISIS, Densus 88 Awasi Kegiatan Kelompok Teroris

Reporter

Antara

Editor

Amirullah

Rabu, 18 Mei 2022 20:10 WIB

Foto barang bukti penangkapan dua terduga teroris ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021. Densus 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa kedua terduga teroris itu pernah latihan menggunakan senjata api jenis M16. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Polri mengawasi ketat aktivitas kelompok ataupun jaringan teroris di Indonesia. Ini untuk mencegah baiat massal atau sumpah setiap kepada pemimpin baru Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi.

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan belum ada indikasi ISIS melakukan proses baiat massal di Indonesia. Namun, yang ada proses baiat dilakukan oleh perorangan atau kelompok.

“Tidak ada baiat massal yang kami pantau selama ini. Densus 88 terus memonitor hal ini,” kata Aswin, di Jakarta, Rabu.

Proses baiat atau sumpah setiap kepada pemimpin baru ISIS tersebut dilakukan oleh sejumlah tersangka anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang ditangkap di tiga wilayah berbeda.

Sebanyak 24 anggota kelompok MIT Poso yang juga pendukung ISIS ditangkap pada Sabtu, 14 Mei 2022, dengan rincian 22 orang di wilayah Sulawesi Tengah, 1 orang di Bekasi, Jawa Barat, dan 1 orang lagi di Kalimantan Timur.

Beberapa dari tersangka itu melakukan baiat secara mandiri lewat teks baiat yang dikirim oleh salah satu tersangka berinisial H. Teks baiat dikirim melalui aplikasi pesan instan, kemudian mengharuskan tersangka teroris lainnya membuat video baiat.

“Monitoring kegiatan kelompok atau jaringan terorisme yang dilaksanakan Densus 88 tidak pernah putus. Kami melakukannya setiap 24 jam, 7 hari dalam seminggu,” kata Aswin.

Untuk mencegah adanya baiat massal, Aswin mengimbau masyarakat untuk berperan serta membantu kepolisian mencegah hal tersebut, dengan melaporkan kepada kepolisian terdekat bila menemukan aktivitas-aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungannya.

Baiat adalah bersumpah setia atau menyatakan diri menjadi bagian dari kelompok teror yang dilarang. Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak pidana Terorisme.

“Baiat merupakan penanda bahwa seseorang masuk dalam keanggotaan kelompok. Aturan dalam undang-undang tersebut dikenakan di antaranya pemufakatan jahat dengan maksud teror sebagai mana diatur dalam Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Terorisme,” kata Aswin pula.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Brigjen Ahmad Nurwakhid dihubungi terpisah mengatakan bahwa setiap pergantian pucuk pimpinan di organisasi teroris pasti akan diikuti dengan proses baiat.

"Untuk menjadi anggota jaringan pasti melalui baiat dulu, dan setiap ada pergantian pucuk pimpinan, juga diikuti baiat seluruh anggotanya," kata Nurwakhid.

Menurut dia, proses baiat tersebut disesuaikan dengan petunjuk atau arahan pemimpin di masing-masing wilayahnya.

Penyidik masih melakukan penyidikan dan pendalaman terkait dengan proses baiat secara massal yang dimungkinkan dilakukan di Indonesia. "Apakah secara massal atau lainnya, masih didalami oleh penyidik," ujarnya lagi.






Keanggotaan Finlandia dan Swedia Terhalang Turki, Jens Stoltenberg Inginkan Dialog

1 hari lalu

Keanggotaan Finlandia dan Swedia Terhalang Turki, Jens Stoltenberg Inginkan Dialog

Jens Stoltenberg mengaku pihaknya sedang mencari jalan agar Finlandia dan Swedia bisa segera menjadi negara anggota NATO.


Densus Tangkap 3 Tersangka Teroris di Bima NTB

3 hari lalu

Densus Tangkap 3 Tersangka Teroris di Bima NTB

Tim Densus 88 Polri menangkap 3 tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD di Bima, NTB. 2 di antaranya mantan napi terorisme.


BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

4 hari lalu

BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

Sebanyak 2.000 bibit pohon di beberapa wilayah dalam negeri BNI dan beberapa cabang luar negeri BNI.


BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

4 hari lalu

BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

Sebanyak 2.000 bibit pohon di beberapa wilayah dalam negeri BNI dan beberapa cabang luar negeri BNI.


9 Ruangan Menarik di Museum Polri, Ruang Densus 88 hingga Kids Corner

4 hari lalu

9 Ruangan Menarik di Museum Polri, Ruang Densus 88 hingga Kids Corner

Salah satu museum menarik untuk dikunjungi adalah Museum Polri. Apa saja hal menarik di sana selain terdapat ruang Densus 88?


Klaim Serang Kuil Sikh di Afghanistan, ISIS: Balasan karena Menghina Nabi

6 hari lalu

Klaim Serang Kuil Sikh di Afghanistan, ISIS: Balasan karena Menghina Nabi

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap kuil Sikh di Afghanistan, pembalasan atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad di India


Andika Perkasa Sebut Operasi Madago Raya Kesempatan Belajar TNI Atasi Terorisme

8 hari lalu

Andika Perkasa Sebut Operasi Madago Raya Kesempatan Belajar TNI Atasi Terorisme

Menurut Andika Perkasa, Operasi Madago Raya adalah operasi yang ideal bagi prajurit TNI untuk melihat lebih dekat cara Polri menaggulangi terorisme.


Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

8 hari lalu

Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

Densus 88 Antiteror Polri mengatakan masih mendalami keterlibatan kelompok Khilafatul Muslimin dengan tindak pidana terorisme.


BNPT: Khilafatul Muslimin Tak Terindikasi Mengebom, Tapi Gunakan Strategi Berbohong

9 hari lalu

BNPT: Khilafatul Muslimin Tak Terindikasi Mengebom, Tapi Gunakan Strategi Berbohong

BNPT belum menemukan indikasi Khilafatul Muslimin akan melakukan aksi terorisme seperti pengeboman. Kalau dibiarkan sangat berbahaya.


Koalisi AS Tangkap Pentolan ISIS Spesialis Pembuat Bom di Suriah

9 hari lalu

Koalisi AS Tangkap Pentolan ISIS Spesialis Pembuat Bom di Suriah

Koalisi pimpinan AS menahan seorang pemimpin senior kelompok ISIS, pembuat bom berpengalaman dan fasilitator di Suriah selama operasi pagi hari Kamis