Cegah Baiat Massal ISIS, Densus 88 Awasi Kegiatan Kelompok Teroris

Reporter

Editor

Amirullah

Foto barang bukti penangkapan dua terduga teroris ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021. Densus 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa kedua terduga teroris itu pernah latihan menggunakan senjata api jenis M16. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Polri mengawasi ketat aktivitas kelompok ataupun jaringan teroris di Indonesia. Ini untuk mencegah baiat massal atau sumpah setiap kepada pemimpin baru Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi.

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan belum ada indikasi ISIS melakukan proses baiat massal di Indonesia. Namun, yang ada proses baiat dilakukan oleh perorangan atau kelompok.

“Tidak ada baiat massal yang kami pantau selama ini. Densus 88 terus memonitor hal ini,” kata Aswin, di Jakarta, Rabu.

Proses baiat atau sumpah setiap kepada pemimpin baru ISIS tersebut dilakukan oleh sejumlah tersangka anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang ditangkap di tiga wilayah berbeda.

Sebanyak 24 anggota kelompok MIT Poso yang juga pendukung ISIS ditangkap pada Sabtu, 14 Mei 2022, dengan rincian 22 orang di wilayah Sulawesi Tengah, 1 orang di Bekasi, Jawa Barat, dan 1 orang lagi di Kalimantan Timur.

Beberapa dari tersangka itu melakukan baiat secara mandiri lewat teks baiat yang dikirim oleh salah satu tersangka berinisial H. Teks baiat dikirim melalui aplikasi pesan instan, kemudian mengharuskan tersangka teroris lainnya membuat video baiat.

“Monitoring kegiatan kelompok atau jaringan terorisme yang dilaksanakan Densus 88 tidak pernah putus. Kami melakukannya setiap 24 jam, 7 hari dalam seminggu,” kata Aswin.

Untuk mencegah adanya baiat massal, Aswin mengimbau masyarakat untuk berperan serta membantu kepolisian mencegah hal tersebut, dengan melaporkan kepada kepolisian terdekat bila menemukan aktivitas-aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungannya.

Baiat adalah bersumpah setia atau menyatakan diri menjadi bagian dari kelompok teror yang dilarang. Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak pidana Terorisme.

“Baiat merupakan penanda bahwa seseorang masuk dalam keanggotaan kelompok. Aturan dalam undang-undang tersebut dikenakan di antaranya pemufakatan jahat dengan maksud teror sebagai mana diatur dalam Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Terorisme,” kata Aswin pula.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Brigjen Ahmad Nurwakhid dihubungi terpisah mengatakan bahwa setiap pergantian pucuk pimpinan di organisasi teroris pasti akan diikuti dengan proses baiat.

"Untuk menjadi anggota jaringan pasti melalui baiat dulu, dan setiap ada pergantian pucuk pimpinan, juga diikuti baiat seluruh anggotanya," kata Nurwakhid.

Menurut dia, proses baiat tersebut disesuaikan dengan petunjuk atau arahan pemimpin di masing-masing wilayahnya.

Penyidik masih melakukan penyidikan dan pendalaman terkait dengan proses baiat secara massal yang dimungkinkan dilakukan di Indonesia. "Apakah secara massal atau lainnya, masih didalami oleh penyidik," ujarnya lagi.






Singapura Menahan Pelajar Pendukung ISIS yang Berencana Melakukan Serangan

3 hari lalu

Singapura Menahan Pelajar Pendukung ISIS yang Berencana Melakukan Serangan

Pelajar Singapura pendukung ISIS berencana menyerang kamp tentara dan makam di sebuah masjid.


Setidaknya 28 Tewas dalam Dua Serangan oleh Kelompok Bersenjata di Burkina Faso

5 hari lalu

Setidaknya 28 Tewas dalam Dua Serangan oleh Kelompok Bersenjata di Burkina Faso

Burkina Faso sedang memerangi kelompok pengacau terkait Al Qaeda dan ISIS.


Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

7 hari lalu

Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

Made Mangku Pastika berpandangan bahwa pariwisata Bali tetap membutuhkan dukungan program keamanan dan keselamatan berstandar internasional.


Buat Podcast Kisah Shamima Begum Bergabung dengan ISIS, BBC Dikecam

9 hari lalu

Buat Podcast Kisah Shamima Begum Bergabung dengan ISIS, BBC Dikecam

Shamima Begum bergabung dengan ISIS saat masih sangat belia, berumur 15 tahun, pada 2015.


Operasi Khusus AS Tewaskan Pemimpin Senior ISIS di Somalia

9 hari lalu

Operasi Khusus AS Tewaskan Pemimpin Senior ISIS di Somalia

Bilal al-Sudani yang menjadi target operasi disebut bertanggung jawab untuk membantu perkembangan kehadiran ISIS di Afrika.


Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

13 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

13 hari lalu

Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

Tersangka teroris simpatisan ISIS di Sleman yang ditangkap Densus 88 disebut memiliki dua bom rakitan siap pakai.


Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

14 hari lalu

Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

Densus 88 menangkap satu orang tersangka terorisme yang diduga jaringan ISIS di Daerah Istimewa Yogyakarta


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

14 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

14 hari lalu

Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

Nurdji ayah dari terduga teroris SN merasa bersyukur sang anak dibekuk tim Densus 88 Anti Teror Polri. Belum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan.