Billy Syahputra Hingga Manajer Klub Basket Diperiksa di kasus DNA Pro Hari Ini

Reporter

Editor

Febriyan

Billy Syahputra. Tabloidbintang.com

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Billy Syahputra, DJ Una dan Yosi Project Pop plus seorang manajer klub bola basket hingga sejumlah pesohor pada hari ini, Kamis, 21 April 2022 dalamkasus penipuan dan investasi ilegal robot trading DNA Pro. Mereka diperiksa sebagai saksi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, untuk manajer klub basket yang diperiksa hari ini berinisial IP. Dia merupakan salah satu manajemen dari klub basket DNA Bima Perkasa Jogja. Klub basket ini disponsori oleh DNA Pro.

"Melalui manajer klub Bima Perkasa saudara IP menyampaikan akan memenuhi dan menghadiri panggilan penyiidk sebagai saksi pada Kamis, 21 April 2022," kata Gatot dikutip dari keterangannya hari ini.

Selain IP, sejumlah pesohor hari ini juga akan diperiksa ihwal kasus tersebut, diantaranya DJ Una, Billy Syahputra, dan Yosi Project Pop. Mereka diperiksa sebagai saksi karena dianggap menerima aliran uang dari DNA Pro ataupun manajemennya yang telah ditahan polisi.

"Rencananya BS yang akan dimintai keterangan dan satu lagi Y yang merupakan salah satu personel band ya," kata Gatot.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan 12 orang tersangka. Dari jumlah itu, tujuh orang diantaranya telah ditahan yaitu Rudy Kusuma, Roby Setiadi, Russel, Yoshua Try Sutrisno Franky yang ditangkap terlebih dahulu, Jerry Gunandar, Stefanus Richard alias Stefen yang sempat buron, dan Hans Andre Supit.

Polisi juga menyatakan, Interpol telah menerbitkan surat perintah pencarian dan penangkapan atau Red Notice untuk 3 tersangka kasus DNA Pro. Terbitnya Red Notice itu membuat ketiganya kini sah berstatus sebagai buronan internasional.

Ketiga Red Notice tersebut atas nama Fauzi alias Daniel Zii, Eliazar Daniel Piri alias Daniel Abe, dan Ferawaty alias Fei.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan pihaknya telah mengajukan penerbitan Red Notice setelah ketiganya diketahui kabur ke luar negeri.

"Tiga orang tersangka ini merupakan DPO yang diterbitkan 'red notice'-nya, dua orang laki-laki, dan satu perempuan," kata Whisnu dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 18 April 2022.

Dua tersangka lainnya berinisial AS dan DV hingga saat ini juga masih masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang. Penyidik Bareskrim Mabes Polri meyakini keduanya masih berada di Indonesia sehingga belum meminta Interpol untuk menerbitkan Red Notice.

Selain Billy Syahputra, DJ Una dan Yosi Project Pop, polisi sebelumnya juga telah memeriksa desainer Ivan Gunawan dan pasangan Lesti Kejora - Rizky Billar (Leslar) dalam kasus DNA Pro ini. Ivan mengaku menjadi brand ambasador robot trading ini dan mengambalikan uang sebesar Rp 921,7 miliar yang telah dia terima sementara pasangan Leslar mengembalikan uang sebesar Rp 1 miliar yang didapatkan dari Stefanus Richard. 






Rizky Billar Sindir Haters yang Menyebutnya Numpang Hidup ke Lesti Kejora

6 hari lalu

Rizky Billar Sindir Haters yang Menyebutnya Numpang Hidup ke Lesti Kejora

Rizky Billar memamerkan baru saja membeli sebidang tanah di Jakarta Selatan untuk Lesti Kejora, sindir haters yang menyebutnya menumpang hidup.


Pengaduan Konsumen ke YLKI Meningkat, Ada Aduan Baru Soal Minyak Goreng

8 hari lalu

Pengaduan Konsumen ke YLKI Meningkat, Ada Aduan Baru Soal Minyak Goreng

Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Rio Priambodo mengatakan aduan jasa keuangan menempati posisi tertinggi.


KDRT, Lapor Polisi, Cabut Laporan Kasus Rizky Billar - Lesty Kejora, Apakah Akan Berulang pada Ferry Irawan - Venna Melinda?

13 hari lalu

KDRT, Lapor Polisi, Cabut Laporan Kasus Rizky Billar - Lesty Kejora, Apakah Akan Berulang pada Ferry Irawan - Venna Melinda?

Kasus dugaan KDRT Ferry Irawan kepada Venna Melinda apakah akan berakhir seperti Rizky Billar - Lesty Kejora?


Ferry Irawan Minta Bantuan Sunan Kalijaga, Hotman Paris Tetap Tenang Bela Venna Melinda

15 hari lalu

Ferry Irawan Minta Bantuan Sunan Kalijaga, Hotman Paris Tetap Tenang Bela Venna Melinda

Hotman Paris menyindir pengacara yang menjadi lawannya dalam kasus KDRT Venna Melinda setelah Ferry Irawan ditetapkan sebagai tersangka.


Terkini Bisnis: Kriteria Pekerja yang Tidak Boleh di-PHK hingga Lowongan Kerja di Telkom

17 hari lalu

Terkini Bisnis: Kriteria Pekerja yang Tidak Boleh di-PHK hingga Lowongan Kerja di Telkom

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 11 Januari 2023 tentang kriteria pekerja yang tidak boleh di-PHK menurut Perpu Cipta Kerja.


Terdakwa Kasus Investasi Robot Trading DNA Pro Dituntut 3 Tahun Bui, Denda Rp 4 Miliar

18 hari lalu

Terdakwa Kasus Investasi Robot Trading DNA Pro Dituntut 3 Tahun Bui, Denda Rp 4 Miliar

Sepuluh terdakwa kasus investasi robot trading DNA Pro menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Bandung.


Sebelum Lesty Kejora dan Vena Melinda, Berikut 5 Artis Menjadi Korban KDRT Suaminya

18 hari lalu

Sebelum Lesty Kejora dan Vena Melinda, Berikut 5 Artis Menjadi Korban KDRT Suaminya

Sebelum kasus Lesty kejora dan Venna Melinda diduga alami KDRT, beberapa artis berikut ini pun pernah mengalami KDRT, siapa sajakah mereka?


Awal Tahun Dibuka Dugaan KDRT Ferry Irawan kepada Venna Melinda, Apa Sanksi Pelaku KDRT?

18 hari lalu

Awal Tahun Dibuka Dugaan KDRT Ferry Irawan kepada Venna Melinda, Apa Sanksi Pelaku KDRT?

Laporan Venna Melinda kepada Ferry Irawan yang diduga lakukan KDRT membuka kasus hukum awal tahun. Apa pasal dan sanksi bagi pelaku KDRT?


Ingin Seperti Penanganan KDRT Lesti Kejora, Venna Melinda Ngotot Ferry Irawan Harus Ditahan

18 hari lalu

Ingin Seperti Penanganan KDRT Lesti Kejora, Venna Melinda Ngotot Ferry Irawan Harus Ditahan

Venna Melinda membandingkan penanganan laporannya atas kasus KDRT dari suaminya dengan laporan penyanyi dangdut, Lesti Kejora.


Bappebti: Robot Trading Jadi Perdagangan Berjangka Komoditi Ilegal Terbanyak Sepanjang 2021-2022

24 hari lalu

Bappebti: Robot Trading Jadi Perdagangan Berjangka Komoditi Ilegal Terbanyak Sepanjang 2021-2022

Banyak robot trading yang tidak memenuhi sejumlah kriteria sebagai perdagangan berjangka komoditi dan tidak terdaftar di Bappebti.